Internasional

Ukraina Temukan 440 Kuburan Setelah Pasukan Rusia Hengkang dari Kota Izyum

×

Ukraina Temukan 440 Kuburan Setelah Pasukan Rusia Hengkang dari Kota Izyum

Sebarkan artikel ini
Ukraina temukan 440 kuburan massal
Sekitar 440 kuburan telah ditemukan di kota Izyum, Ukraina, setelah dibebaskan dari Rusia

Sebuah situs pemakaman massal yang berisi sekitar 440 kuburan telah ditemukan di kota Izyum, Ukraina, setelah dibebaskan dari serangan Rusia beberapa hari yang lalu.

Baca juga: 18 Juta Orang Diambang Kelaparan Akibat Cuaca Ekstrem, Berikut 10 Negara yang Terdampak

Presiden Ukraina mengkonfirmasi bahwa “situs pemakaman massal” telah ditemukan tetapi dia mengatakan “informasi yang jelas dan terverifikasi” akan dirilis secepatnya pada Jumat waktu setempat.

Baca juga: Israel Bunuh Remaja Palestina, Ditembak di Kepala dan Kaki

“Kami ingin dunia tahu apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang telah menyebabkan pendudukan Rusia,” kata Volodymyr Zelenskyy dalam pidatonya, seperti dikutip Sky News, Jumat (16/9).

Petugas penyelidik Ukraina sedang menggali 440 kuburan massal

Sebuah gambar yang dirilis oleh kepala stafnya menunjukkan sejumlah salib kayu tertancap digundukan tanah yang dikelilingi oleh pepohonan.

“Prosedur yang diperlukan sudah dimulai. Semua mayat akan digali dan dikirim untuk pemeriksaan forensik… Rusia adalah negara pembunuh. Negara sponsor terorisme.” kata Zelenskyy.

Sementara itu kepala penyelidik polisi untuk wilayah Kharkiv, Serhii Bolvinov mengkonfirmasi penemuan situs pemakaman massal tersebut.

Dia mengatakan petugas juga mengetahui sejumlah kuburan massal di tempat lain di wilayah Kharkiv.

Bolvinov dan timnya, bersama dengan jaksa dan spesialis lainnya, akan segera menyelidiki semua dugaan kejahatan perang Rusia di desa-desa, kota-kota besar dan kecil yang telah direbut kembali oleh pasukan Ukraina dalam serangan balik bulan ini.

“Saya dapat mengatakan bahwa ada salah satu pemakaman terbesar di satu kota yang dibebaskan, yang berisi lebih dari 440 kuburan. Sekitar 440 mayat dimakamkan di satu tempat.” kata kepala penyidik.

Ditanya apakah dia bisa mengatakan bagaimana para korban meninggal, dia menjawab:

Kemudia ia mengatakan, beberapa meninggal karena tembakan artileri dan ledakan ranjau. Selain itu beberapa meninggal karena serangan udara.

“Kami juga memiliki informasi bahwa banyak mayat belum diidentifikasi. Jadi alasan kematian akan ditentukan selama penyelidikan.” kata kepala penyidik itu.

Baca juga berita lainnya di GOOGLE NEWS

kaje/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *