Pasukan Israel telah menembak dan membunuh seorang remaja Palestina, Taher Mohammad Zakarneh (19) setelah ditembak di kepala dan kaki dalam serangan di dekat kota Jenin di Tepi Barat utara, menurut kementerian kesehatan Palestina, Minggu (5/9).
Zakarneh tewas dalam perjalanan ke rumah sakit di pagi hari, akibat luka tembak di kepala dan kaki beberapa jam kemudian.
Serangan Israel di Jenin dimulai saat fajar dan menyebabkan konfrontasi dengan warga Palestina.
Sementra itu, Israel dalam sebuah pernyataan mengatakan, pasukannya sedang melakukan “kegiatan kontraterorisme” di Jenin dan Qabatiya, dan bahwa “kerusuhan kekerasan telah dihasut”.
“Para perusuh melemparkan batu, alat peledak dan bom molotov ke pasukan dan tembakan terdengar di daerah itu,” kata pernyataan itu. “Para prajurit merespons dengan tembakan langsung, serangan diidentifikasi.”
Sebelumnya, tentara Israel mengatakan 17 warga Palestina ditangkap oleh pasukan Israel di seberang Tepi Barat yang diduduki semalam. Kelompok tahanan Palestina mengatakan bahwa setidaknya lima orang telah ditangkap di Jenin.
Tentara Israel menyerang kota-kota dan desa-desa Palestina hampir setiap hari, sering mengakibatkan konfrontasi dan pembunuhan dan melukai penduduk Palestina.
Melansir Aljazeera, menurut kementerian kesehatan Palestina, lebih dari 140 warga Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel di wilayah pendudukan sejak awal tahun, termasuk 49 selama serangan tiga hari Israel baru-baru ini di Jalur Gaza yang diblokade.
kaje/red
Sumber: Aljazeera











