News

Iran Mengaku Memasok Drone ke Rusia Tapi Sebelum Konflik Ukraina

×

Iran Mengaku Memasok Drone ke Rusia Tapi Sebelum Konflik Ukraina

Sebarkan artikel ini
Iran Pasok Drone ke Rusia
Jajaran drone dalam latihan militer di lokasi yang dirahasiakan di Iran; Gambar diperoleh pada 24 Agustus 2022. Angkatan Darat Iran/Wana/Handout melalui Reuters

Iran telah mengakui untuk pertama kalinya memasok drone militer ke Rusia, namun pengiriman selesai sebelum konflik Ukraina pecah pada akhir Februari. Teheran juga membantah klaim bahwa pihaknya telah memberi Moskow rudal.

Kantor berita negara Iran, IRNA, mengutip Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian yang mengatakan “Keributan ini dibuat oleh beberapa negara Barat, bahwa Iran telah menyediakan rudal dan drone ke Rusia untuk membantu perang di Ukraina – bagian rudal sepenuhnya salah.”

Amirabdollahian menjelaskan bahwa “bagian drone itu benar, dan kami memberi Rusia sejumlah kecil drone beberapa bulan sebelum perang Ukraina.”

Amirabdollahian juga mengklaim bahwa Teheran dan Kiev telah sepakat dua minggu lalu untuk mengadakan diskusi terkait Rusia menggunakan senjata Iran.

Menurutnya, delegasi Ukraina menarik diri dari pertemuan yang direncanakan pada menit terakhir, namun Amirabdollahian juga memberikan jaminan bahwa Teheran “tidak akan tetap acuh tak acuh” jika bukti tayangan yang membuktikan militer Rusia menggunakan pesawat tak berawak Iran di Ukraina.

Reuters melaporkan bahwa Kementerian Luar Negeri Ukraina belum segera menjawab permintaan komentar.

Sebelumnya, pada awal Oktober, Rusia meluncurkan serangan udara besar-besaran yang menargetkan kota-kota besar Ukraina, dengan target khusus yakni pada pembangkit listrik dan infrastruktur penting lainnya. Serangan-serangan ini melibatkan rudal yang disebut drone ‘kamikaze’.

Pemerintah Ukraina mengklaim militer Rusia menggunakan UAV Shahed-136 buatan Iran dalam serangan itu, dan dibantah oleh Moskow.

Selain itu, Kiev juga menuduh adanya keterlibatan Teheran pada awal September, sehingg Ukraina menurunkan hubungan diplomatiknya dengan Iran akhir bulan itu.

Pada pertengahan Oktober, Menteri Luar Negeri Dmitry Kuleba mengusulkan pemutusan hubungan dengan Republik Islam.

Uni Eropa dan Inggris dengan cepat berpihak pada Ukraina dalam masalah ini, dan bulan lalu menjatuhkan tindakan hukuman tambahan pada Iran yang sudah diberi sanksi berat. Baca juga Inilah Drone Kamikaze Iran yang Digunakan Rusia Gempur Ukraina

Sumber: RT

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *