DPRD Bontang

Banyak Infrastruktur di Bontang Kuala Rusak, Abdul Samad: Kurang Diperhatikan Pemkot Bontang

×

Banyak Infrastruktur di Bontang Kuala Rusak, Abdul Samad: Kurang Diperhatikan Pemkot Bontang

Sebarkan artikel ini
Infrastruktur di Bontang Kuala Rusak
Komisi III DPRD Bontang menggelar sidak infrastruktur di Bontang Kuala / ist

Wisata Bontang Kuala merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Kota Bontang, Kalimantan Timur. Namun, sayangnya beberapa infrastruktur yang ada dinilai kurang mendapat perhatian pemerintah daerah.

Hal ini diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Bontang Abdul Samad yang mengatakan bahwa, beberapa infrastruktur di Bontang Kuala tersebut seperti fasilitas umum, jembatan kayu di sekitar anjungan yang rapuh dan berlubang sehingga membahayakan pengendara, serta keadaan panggung adat yang juga banyak mengalami kerusakan.

Baca juga: Penanganan Banjir di Bontang Amir Tosina Minta Pemkot Libatkan Perusahaan

“Pemerintah seperti tutup mata, padahal jelas-jelas kondisinya sangat memprihatikan,” ujarnya, saat inspeksi mendadak (Sidak), Senin (5/6/2023).

Padahal menurut Samad, keluhan masyarakat terkait kerusakan infrastruktur di Bontang Kuala itu sudah sering disuarakan agar segera diperbaiki. Namun, hingga saat ini belum juga tersentuh perbaikan sama sekali.

“Apa bentuk pertanggungjawaban pemerintah soal kerusakan ini. Kok sampai sekarang belum tersentuh perbaikan. Harusnya ini bisa jadi skala prioritas. Masa Bontang Kuala selalu diperkenalkan sebagai lokasi wisata, tapi fasilitasnya banyak yang rusak. Malu kita,” timpalnya.

Politisi Partai Hanura ini pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang agara memprioritaskan perbaikan infrastruktur di Bontang Kuala.

Tak hanya itu, dirinya juga meminta pemerintah melakukan perbaikan anjungan eks kebakaran di Bontang Kuala sejak 2020 lalu, yang hingga saat ini belum tersentuh perbaikan.

“Harus kita kawal ini, masa selama 3 tahun tidak ada perkembangan, tidak ada perbaikan,” tandasnya.

Menanggapi hal itu, Bagian Perencanaan Ahli Muda Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Bontang Dian Nur Afianto menuturkan, pihaknya bersama Pemkot Bontang telah membahas soal rencana perbaikan infrastruktur di destinasi wisata Bontang Kuala.

Untuk, perbaikannya sendiri akan dianggarkan di anggaran tahun 2024 mendatang dengan estimasi total anggaran senilai Rp 4,5 miliar. Namun, total anggaran itu akan dibagi untuk pembenahan di pulau Beras Basah senilai Rp 1 miliar.

“Jadi untuk di Bontang Kuala alokasi anggarannya dapat Rp 3,5 miliar, itu full untuk perbaikan panggung, jalan, sekaligus anjungan eks kebakaran. Dan memang sudah masuk dalam usulan Musrenbang kemarin,” terangnya.

Sementara, untuk Musrenbang di tingkat kecamatan, masing-masing kecamatan mendapat anggaran sebanyak Rp 6 miliar. anggaran tersebut nantinya akan dibagi di setiap kelurahan difokuskan untuk perbaikan infrastruktur. Untuk di Kecamatan Bontang Utara, khususnya di Kelurahan Bontang Kuala sendiri ada 6 usulan yang diakomodir.

“Usulannya itu ada pengadaan di TK ABA, pelebaran jalan di RT 4, WC umum di panggung RT 2, pengadaan lampu penerangan jalan umum, pagar pengamanan dan peningkatan SDM,” bebernya. 

Baca juga: Masih Banyak Persoalan Sampah di Bontang, Amir Tosina: Penghargaan Adipura Kencana Tidak Sesuai dengan Realita

(kaje/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *