NasionalNews

Prabowo dan Presiden Mesir Sepakat Dorong Rekonstruksi Gaza, Empat Kerja Sama Diperkuat

×

Prabowo dan Presiden Mesir Sepakat Dorong Rekonstruksi Gaza, Empat Kerja Sama Diperkuat

Sebarkan artikel ini

Pertemuan Prabowo Subianto dan Abdel Fattah el-Sisi di Istana Merdeka menegaskan dukungan Indonesia–Mesir bagi Palestina, bantuan kemanusiaan, serta penguatan kemitraan strategis kedua negara.

JAKARTA, PARAGRAFNEWS.CO – Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi sepakat memperkuat upaya perdamaian di Palestina, termasuk mendorong bantuan kemanusiaan serta pemulihan dan rekonstruksi Gaza.

Kesepakatan tersebut disampaikan dalam pernyataan pers bersama setelah pertemuan bilateral kedua kepala negara di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Prabowo menegaskan, Indonesia dan Mesir memiliki pandangan yang sejalan mengenai pentingnya penyelesaian konflik Palestina melalui jalur diplomasi serta terwujudnya negara Palestina yang merdeka.

“Indonesia dan Mesir terus bersepakat untuk melanjutkan kontribusi dalam mendorong proses perdamaian dan memberi bantuan kemanusiaan segera untuk Palestina, termasuk dalam pemulihan dan rekonstruksi Gaza,” kata Prabowo dalam pernyataan bersama yang disiarkan melalui kanal resmi pemerintah.

Dilansir dari ANTARA, kedua pemimpin juga menyoroti dampak kekerasan terhadap masyarakat sipil, termasuk perempuan, anak-anak, dan kelompok rentan lainnya.

Prabowo dan el-Sisi Tegaskan Dukungan bagi Palestina

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo dan el-Sisi menegaskan pentingnya penyelesaian konflik Palestina melalui solusi dua negara (two-state solution).

Pendekatan ini mengarah pada terwujudnya negara Palestina yang merdeka dan hidup berdampingan secara damai dengan Israel.

Prabowo juga mengecam pembangunan permukiman ilegal Israel di wilayah Palestina serta tindakan kekerasan yang dinilai memperburuk situasi kemanusiaan.

Sementara itu, Presiden el-Sisi menegaskan bahwa penyelesaian menyeluruh atas persoalan Palestina harus menjamin berdirinya negara Palestina berdasarkan perbatasan Juni 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

Mengutip pernyataan resmi yang dimuat Sekretariat Negara, kedua negara turut menyerukan pengendalian diri, penghormatan terhadap hukum internasional, serta penguatan dialog dan diplomasi untuk mencegah eskalasi konflik di Timur Tengah.

Empat Dokumen Kerja Sama Indonesia–Mesir

Selain membahas Palestina, kunjungan kenegaraan el-Sisi juga menghasilkan sejumlah kesepakatan untuk memperluas hubungan bilateral Indonesia dan Mesir.

Berdasarkan keterangan Sekretariat Negara, terdapat empat dokumen kerja sama yang diumumkan dalam pertemuan tersebut, yakni:

  1. Nota kesepahaman mengenai rencana aksi kemitraan strategis antara kementerian luar negeri kedua negara.
  2. Nota kesepahaman mengenai pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik, paspor dinas, dan kategori paspor khusus yang tercantum dalam kesepakatan.
  3. Nota kesepahaman di bidang statistik.
  4. Nota kesepahaman di bidang kelautan dan perikanan.

Prabowo menyebut penguatan hubungan bilateral tersebut sebagai bagian dari komitmen kedua negara untuk membangun kemitraan strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kerja sama juga diarahkan pada sektor ekonomi, perdagangan, investasi, industri pertahanan, pendidikan, dan pengembangan hubungan antarlembaga.

Indonesia–Mesir Bidik Penguatan Perdagangan

Dalam pernyataan bersama, Presiden el-Sisi menyampaikan harapan agar hubungan ekonomi Indonesia dan Mesir terus berkembang.

Kedua negara membahas peluang memperluas perdagangan, investasi, serta kerja sama industri dan hilirisasi. Target yang disampaikan dalam pertemuan tersebut adalah meningkatkan nilai perdagangan bilateral hingga US$5 miliar pada 2030.

El-Sisi juga menyoroti peluang bagi perusahaan Indonesia untuk mengembangkan usaha di Mesir, begitu pula perusahaan Mesir yang ingin memperluas kegiatan bisnis di Indonesia.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan ekonomi kedua negara sekaligus membuka peluang baru bagi dunia usaha.

Hubungan Historis Indonesia dan Mesir

Indonesia dan Mesir memiliki hubungan diplomatik yang berakar pada dukungan Mesir terhadap kemerdekaan Indonesia. Hubungan tersebut kemudian berkembang melalui kerja sama politik, pendidikan, kebudayaan, dan ekonomi.

Mesir juga menjadi salah satu tujuan utama mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di kawasan Timur Tengah, terutama di Universitas Al-Azhar.

Dalam kunjungan kali ini, kedua pemimpin turut membahas perluasan kerja sama pendidikan, termasuk pertukaran mahasiswa, kemitraan universitas, riset bersama, dan peluang tambahan beasiswa.

Pertemuan Prabowo dan el-Sisi dengan demikian tidak hanya berfokus pada isu Palestina, tetapi juga mencakup agenda jangka panjang untuk memperkuat hubungan strategis Indonesia–Mesir.

Pemerintah kedua negara diharapkan dapat menindaklanjuti kesepakatan tersebut melalui program konkret, baik dalam diplomasi perdamaian, bantuan kemanusiaan, maupun kerja sama ekonomi yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.


Sumber: Sekretariat Negara RI, ANTARA News, dan pernyataan pers bersama Presiden RI dan Presiden Mesir pada 11 Oktober 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *