NasionalNews

Pasar Paniai Dibakar Tengah Malam, 11 Warga Tewas: Enam Korban Masih Anak-anak, KKB Klaim Bertanggung Jawab

×

Pasar Paniai Dibakar Tengah Malam, 11 Warga Tewas: Enam Korban Masih Anak-anak, KKB Klaim Bertanggung Jawab

Sebarkan artikel ini
pasar paniai dibakar KKB
Kelompok KKB / Polri

PANIAI, PAPUA TENGAH — Tangisan dan kepanikan pecah di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Kebakaran hebat yang terjadi saat warga tengah terlelap pada Senin (7/9/2026) dini hari berubah menjadi tragedi besar setelah 11 warga sipil dilaporkan tewas, termasuk enam anak-anak.

Peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 00.25 WIT. Kobaran api dengan cepat melahap kawasan pasar hingga sedikitnya 40 rumah kios dilaporkan hangus terbakar.

artikel terkait: Kebakaran Pasar di Papua Tengah Tewaskan 11 Orang, Enam Korban Anak-anak

Informasi yang beredar menyebut kelompok bersenjata yang mengatasnamakan KKB Kodap XII Kegepa Nipouda Paniai mengklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut.

11 Nyawa Melayang, Enam Korban Anak-anak

Duka semakin dalam karena enam dari 11 korban merupakan anak-anak yang masih sangat muda.

Lima korban dewasa disebut berinisial Na (70), Wa (36), Ha (30), RF (28), dan He (30).

Sementara enam korban anak-anak masing-masing berinisial As (9), Ab (6), Ad (5), AR (9), Ic (6), dan AY (2).

Mereka dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka bakar serius akibat kebakaran.

Bayangkan, ketika sebagian besar warga tengah beristirahat, kobaran api justru melalap bangunan di kawasan pasar. Dalam waktu singkat, tempat yang menjadi bagian dari aktivitas masyarakat itu berubah menjadi lokasi penuh kepanikan.

Ada Klaim KKB di Balik Pembakaran

Kelompok yang disebut sebagai KKB Kodap XII Kegepa Nipouda Paniai dikabarkan mengklaim sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Dalam klaim yang beredar, aksi tersebut disebut berkaitan dengan tuduhan bahwa sejumlah warga sipil merupakan bagian dari aparat intelijen.

Namun, tuduhan tersebut merupakan klaim sepihak. Sampai terdapat keterangan resmi yang lebih lengkap dari aparat penegak hukum, informasi mengenai motif dan pelaku harus diperlakukan secara hati-hati.

Yang pasti, akibat peristiwa tersebut, warga sipil menjadi korban dan sejumlah bangunan milik masyarakat terbakar.

TNI-Polri Bergerak, Pengejaran Dilakukan

Pasca-kejadian, aparat gabungan TNI-Polri dilaporkan melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang disebut bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Upaya pengejaran dilakukan di tengah situasi keamanan Papua Tengah yang masih menjadi perhatian aparat.

Kasus ini pun kembali menyisakan pertanyaan besar mengenai keamanan masyarakat sipil di wilayah konflik. Sebab, dalam tragedi tersebut bukan hanya rumah dan kios yang terbakar, tetapi 11 nyawa manusia ikut menjadi korban—enam di antaranya anak-anak.

Tragedi yang Menyisakan Duka

Peristiwa di Pasar Kampung Bapouda menjadi tragedi kemanusiaan yang mengguncang masyarakat Paniai.

Sebanyak 40 unit rumah kios dilaporkan hangus, sementara 11 warga sipil kehilangan nyawa.

Kini, perhatian tertuju pada proses penyelidikan aparat untuk mengungkap secara terang siapa pelaku sebenarnya, bagaimana kebakaran bermula, serta apa motif di balik tragedi tersebut.

Satu hal yang tidak terbantahkan dari peristiwa ini adalah besarnya dampak terhadap masyarakat sipil. Enam anak-anak yang seharusnya berada dalam pelukan keluarga justru menjadi bagian dari daftar korban dalam tragedi kebakaran tersebut. (kaje/red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *