DPRD Bontang

Komisi II Minta RSUD Taman Husada Bontang Tingkatkan Pelayanan

×

Komisi II Minta RSUD Taman Husada Bontang Tingkatkan Pelayanan

Sebarkan artikel ini
Pelayanan RSUD Bontang
Suasana antrian di RSUD Taman Husada Bontang / Foto: dok. Paragrafnews.com

Anggota Komisi II DPRD Bontang Sumaryono menyebut RSUD Taman Husada Bontang kurang maksimal dalam memberikan pelayanan kepada pasiennya. Sebab, apa yang ia lihat ada pasien yang dipulangkan sebelum kondisinya belum sembuh total.

Menurutnya, seharusnya pihak rumah sakit harus benar-benar memastikan kesembuhan pasien sebelum dipulangkan, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Hal inipun membuatnya kecewa dengan pelayanan RSUD Bontang.

“Saya lihat belum bisa berdiri, tapi sudah dipulangkan. Wong masuk mobil aja susah. Itu dasarnya apa,” terangnya saat Komisi II DPRD Bontang rapat kerja dengan RSUD Taman Husada Bontang, diruang rapat sekretariat DPRD Bontang, Jalan Bessai Berinta, Kelurahan Bontang Lestari, Bontang, Kalimantan Timur, Senin (15/08/2022).

Sumaryono meminta, pihak RSUD Taman Husada Bontang lebih meningkatkan pelayanan. Apalagi kata dia, saat ini RSUD statusnya sudah naik jadi rumah sakit tipe B. Sehingga, pelayanan harus yang paling diperhatikan dan ditingkatkan.

“Pelayaannya harus ditingkatkan lagi,” jelasnya.

Senada dengan Sumaryono, Bakhtiar Wakkang Anggota DPRD Bontang menyarankan RSUD menggelar pelatihan pelayanan kepada para karyawannya. Agar slogan RSUD Bontang yakni melayani dengan sepenuh hati benar-benar bisa diimplementasikan dikehidupan nyata.

BW sapaannya, menyebut pelayanan kurang baik di RSUD juga pernah ia rasakan. Hal tersebut ia rasakan saat ingin mengurus administrasi di ruang pelayanan RSUD. Ia mendapati cara duduk pegawai rumah sakit yang kurang sopan dan tidak fokus saat memberi pelayanan. Bahkan mereka sibuk dengan HP yang sedang di charger. Mulai dari tata krama hingga attitude yang ia nilai kurang saat melayani pasien.

“Saya rasa harus diberi pelatihan supaya tahu bagaimana cara melayani sepenuh hati. Kalau kemarin pelayanan yang saya terimah itu sesuka hati pegawai, ini juga jadi bahan evaluasi bagi RSUD,” bebernya.

Menanggapi pernyataan Sumaryono dan Bakhtiar Wakkang Anggota Komisi II DPRD Bontang, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Taman Husada Bontang Niken Titisurianggi mengatakan, pasien yang dipulangkan lantaran kondisinya sudah membaik dan disarankan untuk rawat jalan. Sementara selama perawatan pasien diberi pelayanan maksimal dan dirawat oleh dua dokter spesialis selama 12 hari.

Sementara, terkait pelayanan rumah sakit yang kurang memuaskan, pihaknya akan melakukan pembenahan dan evaluasi.

“Pasiennya sudah ditangani 2 orang dokter spesialis dan oleh dokter yang tangani disarankan untuk rawat jalan. Soal pelayanan yang kurang memuaskan kami akan segera dibenahi dan akan kami evaluasi,”tutupnya.

Baca juga di Google News disini >>
kaje/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *