BANTEN — Momen duka menyelimuti proses pencarian korban kapal KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda. Titik terang akhirnya didapatkan setelah jenazah yang terdampar di Pulau Enggano, Bengkulu, dipastikan sebagai Surakman (60), salah satu Anak Buah Kapal (ABK) dari kapal naas tersebut.
Kepastian identitas Surakman diumumkan oleh pihak kepolisian usai melalui rangkaian proses identifikasi medis dan pencocokan sampel DNA (Disaster Victim Identification) secara spesifik.
Kronologi Penemuan dan Identifikasi DNA
Jenazah Surakman awalnya ditemukan oleh warga lokal di kawasan perairan Sawang Bengkok, Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara. Penemuan tersebut berada ratusan kilometer dari titik terakhir kapal diperkirakan hilang di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau.
Kuatnya arus laut di perairan bagian barat Sumatra diduga menjadi faktor utama yang membawa jasad korban bergerak hingga sejauh lebih dari 300 kilometer dari posisi awal insiden.
Guna memastikan identitas jasad, tim medis DVI melakukan pengujian genetik dengan membandingkan sampel DNA jenazah terhadap anak kandung Surakman. Hasil pemeriksaan ilmiah tersebut mengonfirmasi adanya kecocokan genetik.
”Berdasarkan pemeriksaan DVI secara genetik, jenazah terkonfirmasi identik sebagai Surakman, ABK dari kapal yang mengangkut rombongan jurnalis,” tegas Kapolda Banten Irjen Pol Hengki saat memberikan keterangan resmi.
Sosok Tulang Punggung Keluarga yang Dikenal Dermawan
Kepergian Surakman meninggalkan duka mendalam bagi sanak keluarga di Carita, Pandeglang, Banten. Di mata pihak keluarga dan warga sekitar, pria berusia 60 tahun tersebut dikenal sebagai sosok yang sangat bertanggung jawab dan bersahaja.
Surakman merupakan tulang punggung keluarga yang selama ini merawat saudaranya yang memiliki keterbatasan penglihatan (tunanetra), sekaligus membiayai kebutuhan hidup serta pendidikan cucunya.
Status Pencarian Korban Lainnya
Sebelumnya, KM Arupadhatu 1 mengangkut 8 orang penumpang dan kru, termasuk lima jurnalis dari berbagai media nasional yang tengah melakukan peliputan di area Selat Sunda.
Daftar nama penumpang dan kru kapal tersebut meliputi:
- Jurnalis: M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donal Husni (Freelance).
- Kru Kapal: Warta/Surahman (Kapten), Surakman (ABK), dan Heriyanto (Pemandu).
Hingga teridentifikasinya Surakman, keberadaan tujuh penumpang kapal lainnya masih dalam proses pemantauan dan pencarian oleh tim SAR gabungan. Pihak otoritas menyatakan akan terus berkoordinasi dengan jajaran di wilayah pesisir Sumatra dan Jawa bagian barat untuk memperluas area pemantauan perairan.
kaje/red





