Kesehatan

7 Buah yang Bisa Memicu Gejala GERD, Tidak Semua Penderita Harus Menghindarinya

×

7 Buah yang Bisa Memicu Gejala GERD, Tidak Semua Penderita Harus Menghindarinya

Sebarkan artikel ini
Buah yang Memicu Terjadinya GERD
Buah Apel Hijau / Pexels

Paragrafnews.co – Penyakit refluks gastroesofagus atau GERD sering dikaitkan dengan pola makan. Salah satu pertanyaan yang banyak muncul adalah apakah buah-buahan tertentu dapat membuat asam lambung naik atau memperburuk gejala seperti rasa terbakar di dada dan sensasi asam di tenggorokan.

Jawabannya tidak sesederhana bahwa buah tertentu pasti menyebabkan GERD. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), beberapa makanan dan minuman, termasuk makanan asam seperti buah sitrus dan tomat, dapat menjadi pemicu gejala GERD pada sebagian orang.

Artinya, buah bukan penyebab tunggal GERD, tetapi jenis, jumlah, waktu konsumsi, serta kondisi masing-masing orang dapat memengaruhi munculnya gejala.

1. Jeruk

Jeruk termasuk buah sitrus yang memiliki tingkat keasaman cukup tinggi. Pada sebagian orang yang mengalami GERD, konsumsi buah atau jus jeruk dapat membuat sensasi panas di dada atau rasa asam di mulut menjadi lebih terasa.

NIDDK memasukkan buah sitrus sebagai kelompok makanan yang umum dikaitkan dengan memburuknya gejala GERD.

Namun, bukan berarti seluruh penderita GERD otomatis harus berhenti makan jeruk. American College of Gastroenterology menyarankan menghindari makanan pemicu berdasarkan respons gejala masing-masing.

2. Lemon

Lemon memiliki rasa sangat asam sehingga konsumsi dalam bentuk jus, air lemon, atau campuran minuman dapat menjadi masalah bagi orang yang sensitif terhadap makanan asam.

Terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak atau ketika gejala refluks sedang muncul, minuman berbahan lemon dapat memperburuk rasa tidak nyaman pada sebagian penderita.

3. Jeruk Nipis

Seperti lemon, jeruk nipis termasuk kelompok buah sitrus yang bersifat asam.

Jeruk nipis yang digunakan sebagai campuran minuman atau makanan mungkin tidak menimbulkan masalah bagi semua orang. Namun, bagi seseorang yang mengetahui bahwa makanan asam memicu refluksnya, konsumsi jeruk nipis dapat dikurangi atau dihindari sementara.

4. Grapefruit

Grapefruit juga termasuk buah sitrus. Karena sifatnya yang asam, buah ini dapat menjadi salah satu pemicu gejala pada orang dengan GERD yang sensitif terhadap makanan asam.

Jika setelah mengonsumsi grapefruit muncul rasa terbakar di dada, regurgitasi atau rasa asam yang naik ke tenggorokan, sebaiknya perhatikan hubungan antara makanan tersebut dan gejala yang muncul.

5. Tomat

Tomat secara botani merupakan buah, meskipun lebih sering digunakan sebagai bahan masakan.

NIDDK memasukkan tomat sebagai salah satu makanan asam yang umum dikaitkan dengan gejala GERD. American College of Gastroenterology juga mencantumkan produk tomat sebagai salah satu makanan yang dapat menjadi pemicu.

Produk olahan tomat seperti saus atau jus tomat juga perlu diperhatikan apabila terbukti memicu keluhan.

6. Nanas

Nanas memiliki rasa asam dan dapat menimbulkan sensasi tidak nyaman pada sebagian orang yang mengalami refluks.

Namun, bukti mengenai makanan tertentu sebagai pemicu GERD tidak berarti setiap penderita harus menghilangkan nanas dari menu. Pedoman American College of Gastroenterology menekankan pendekatan dengan menghindari makanan yang memang terbukti memicu gejala pada individu tersebut.

7. Buah Asam atau Olahan Buah yang Sangat Asam

Selain jenis buah tertentu, bentuk penyajiannya juga perlu diperhatikan.

Jus buah yang sangat asam, minuman dengan tambahan lemon atau jeruk nipis, serta kombinasi buah dengan bahan lain yang dapat memicu refluks bisa lebih bermasalah bagi sebagian penderita dibandingkan mengonsumsi buah dalam jumlah kecil.

Karena itu, mencatat makanan yang dikonsumsi dan gejala yang muncul dapat membantu menemukan pemicu secara individual.

Apakah Semua Buah Harus Dihindari Penderita GERD?

Tidak.

Ini merupakan bagian penting yang perlu diluruskan dari anggapan bahwa penderita GERD tidak boleh makan buah.

GERD adalah kondisi ketika isi lambung berulang kali naik ke kerongkongan dan menimbulkan gejala atau komplikasi. Gejala yang umum antara lain heartburn atau sensasi terbakar di dada serta regurgitasi, yaitu naiknya isi lambung ke tenggorokan atau mulut.

Makanan tertentu dapat memperburuk gejala, tetapi pemicunya dapat berbeda antara satu orang dan orang lainnya.

Karena itu, seseorang yang mengalami GERD tidak harus menghindari semua buah hanya karena beberapa jenis buah bersifat asam.

Cara Mengonsumsi Buah Jika Sering Mengalami GERD

Selain memperhatikan jenis makanan, waktu dan pola makan juga penting.

NIDDK menyebutkan bahwa orang dengan gejala GERD pada malam hari dapat terbantu dengan tidak makan setidaknya 3 jam sebelum berbaring atau tidur.

Beberapa langkah yang dapat diperhatikan antara lain:

  • Kenali makanan atau buah yang secara konsisten memicu gejala.
  • Hindari makan dalam jumlah berlebihan.
  • Jangan langsung berbaring setelah makan.
  • Beri jarak sekitar 3 jam antara makan dan waktu tidur jika gejala sering muncul pada malam hari.
  • Kurangi makanan yang terbukti memperburuk gejala, termasuk makanan sangat asam jika memang menjadi pemicu.
  • Perhatikan makanan lain seperti kopi, cokelat, makanan berlemak, makanan pedas, dan minuman beralkohol yang juga dapat dikaitkan dengan gejala GERD.

Kapan GERD Perlu Diperiksakan?

Keluhan asam lambung yang berlangsung berulang sebaiknya tidak selalu dianggap sebagai gangguan ringan.

Menurut NIDDK, seseorang perlu berkonsultasi dengan dokter apabila menduga mengalami GERD atau gejalanya tidak membaik setelah perubahan gaya hidup maupun obat yang dijual bebas.

Pemeriksaan medis juga penting apabila terdapat tanda peringatan seperti sulit menelan, nyeri saat menelan, muntah terus-menerus, muntah darah, tinja berwarna hitam, penurunan berat badan yang tidak diketahui penyebabnya, atau nyeri dada.

Kesimpulan

Tidak tepat jika dikatakan bahwa tujuh buah tertentu secara otomatis “menyebabkan GERD”.

Yang lebih tepat, buah atau makanan tertentu dapat memicu atau memperburuk gejala GERD pada sebagian orang, terutama makanan yang bersifat asam seperti buah sitrus dan tomat. Respons setiap orang berbeda sehingga pola makan sebaiknya disesuaikan dengan pemicu yang benar-benar menimbulkan keluhan.

Sumber: National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK); American College of Gastroenterology (ACG).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *