Nasional

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Pengganti Listyo Sigit: Lulusan Akpol 1994 hingga Kepala BNN

×

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Pengganti Listyo Sigit: Lulusan Akpol 1994 hingga Kepala BNN

Sebarkan artikel ini

JAKARTA — Nama Suyudi Ario Seto kini menjadi perhatian setelah ditetapkan untuk menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. Perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 ini memiliki perjalanan karier panjang, mulai dari reserse hingga dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN).

Pergantian pucuk pimpinan Polri tersebut diawali dengan pengajuan Presiden Prabowo Subianto kepada DPR. Suyudi kemudian menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR pada Kamis, 1 Oktober 2026.

artikel terkait: BREAKING NEWS: DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit

Sosok Suyudi menarik perhatian karena pengalaman tugasnya cukup beragam. Ia pernah menduduki sejumlah posisi di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, menjadi Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Banten hingga Kepala BNN.

Suyudi Ario Seto, Lulusan Akpol 1994

Suyudi Ario Seto merupakan perwira tinggi Polri yang berasal dari Akpol 1994.

Karier kepolisiannya banyak bersentuhan dengan bidang reserse dan penegakan hukum. Pengalaman tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan panjangnya hingga menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri.

Dalam perjalanan kariernya, Suyudi pernah bertugas di wilayah Polda Metro Jaya dan kemudian dipercaya mengemban berbagai jabatan kepemimpinan.

Pernah Menjadi Kapolsek hingga Kapolres

Sebelum menduduki jabatan strategis di tingkat pusat, Suyudi memiliki pengalaman memimpin kepolisian di tingkat kewilayahan.

Ia pernah dipercaya sebagai Kapolsek Metro Tanah Abang dan Kapolsek Metro Penjaringan.

Kariernya kemudian berlanjut sebagai Kapolres di sejumlah daerah, termasuk Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Pengalaman tersebut membuat perjalanan karier Suyudi tidak hanya berada di bidang penyidikan, tetapi juga mencakup kepemimpinan organisasi kepolisian di tingkat daerah.

Berkarier di Bareskrim Polri

Suyudi kemudian mendapat penugasan di lingkungan Bareskrim Polri.

Ia pernah dipercaya menduduki posisi Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus serta Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Pengalaman tersebut memperluas rekam jejaknya dalam penanganan perkara kejahatan ekonomi dan kejahatan berbasis teknologi.

Pernah Menjadi Wakapolda Metro Jaya

Karier Suyudi semakin menanjak ketika dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya.

Jabatan tersebut menjadi salah satu posisi penting dalam perjalanan kariernya sebelum kemudian dipercaya memimpin sebuah kepolisian daerah.

Suyudi selanjutnya mendapat amanah sebagai Kapolda Banten.

Pengalaman memimpin Polda Banten menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan kariernya sebelum berpindah ke lembaga negara di luar struktur operasional kepolisian.

Dari Kapolda Banten ke Kepala BNN

Pada 2025, Suyudi dipercaya menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional atau BNN.

Jabatan tersebut menempatkannya sebagai salah satu pejabat penting dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Indonesia.

Selama berada di BNN, Suyudi juga terlibat dalam sejumlah agenda pemberantasan narkotika dan penguatan pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Perjalanan dari Kapolda Banten menuju Kepala BNN kemudian menjadi salah satu tahapan sebelum namanya muncul sebagai sosok yang disiapkan menggantikan Listyo Sigit di kursi Kapolri.

Membawa Konsep “Polisi Bersama Masyarakat”

Dalam uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Suyudi menyampaikan gagasan “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai doktrin kepemimpinan dan arah transformasi Polri.

Menurut Suyudi, konsep tersebut menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian. Ia juga menyebut kritik publik berbasis fakta sebagai bagian dari sistem peringatan dini bagi Polri untuk mengetahui hal-hal yang perlu diperbaiki.

Gagasan tersebut menjadi salah satu bagian dari pemaparan Suyudi ketika menjalani proses di Komisi III DPR.

Menggantikan Listyo Sigit

Suyudi kini berada di pusat perhatian setelah Presiden Prabowo Subianto mengusulkannya untuk menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Listyo Sigit sebelumnya menjabat Kapolri sejak Januari 2021. Data resmi Polri mencatat Sigit mulai menjabat pada 27 Januari 2021.

Pergantian tersebut menjadi perubahan penting dalam kepemimpinan institusi Polri pada 2026.

Bagi Suyudi, posisi tersebut menjadi kelanjutan dari perjalanan karier panjangnya di kepolisian, setelah sebelumnya menjalankan tugas di bidang reserse, kewilayahan, Bareskrim, Polda Metro Jaya, Polda Banten dan BNN.

Dari seorang perwira reserse hingga menduduki posisi pucuk pimpinan Polri, perjalanan Suyudi Ario Seto kini memasuki babak baru setelah dipercaya menggantikan Listyo Sigit Prabowo.

Paragrafnews.co akan terus mengikuti perkembangan pergantian Kapolri, termasuk agenda pengangkatan dan serah terima jabatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *