JAKARTA, PARAGRAFNEWS.CO — Perubahan besar terjadi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri.
Suyudi menerbitkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026 yang berisi mutasi dan rotasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri.
Dari jumlah tersebut, 70 personel mendapat promosi atau menempati jabatan baru. Mutasi juga menyasar 14 jabatan pejabat utama Mabes Polri serta 19 jabatan kepala kepolisian daerah (Kapolda).
Polri Sebut Mutasi untuk Kebutuhan Organisasi
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi.
Baca juga: Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Pengganti Listyo Sigit: Lulusan Akpol 1994 hingga Kepala BNN
Menurut Polri, keputusan itu dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, pembinaan karier serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Dengan demikian, mutasi 88 perwira tersebut tidak seluruhnya berarti pencopotan. Sebanyak 70 personel justru mendapat promosi atau penugasan baru.
Ini Daftar 14 Jabatan Utama Mabes Polri yang Berganti
Sejumlah posisi strategis di tingkat Mabes Polri mengalami perubahan. Berikut nama dan jabatan barunya:
- Komjen Pol. Asep Edi Suheri — Irwasum Polri
- Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti — Kabaintelkam Polri
- Irjen Pol. Asep Safrudin — Kabareskrim Polri
- Irjen Pol. Hery Herjawan — Kabaharkam Polri
- Irjen Pol. Rudi Darmoko — Kalemdiklat Polri
- Irjen Pol. Andik Setiyono — Astamarena Kapolri
- Brigjen Pol. Agus Dwi Hermawan — Aslog Kapolri
- Brigjen Pol. Deni Dharmapala — As SDM Kapolri
- Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap — Kadivpropam Polri
- Irjen Pol. Roberto G.M. Pasaribu — Kadiv TIK Polri
- Brigjen Pol. Tubagus Ami Prindani — Kadensus 88 Antiteror Polri
- Irjen Pol. Ahrie Sonta N. — Kadivkum Polri
- Irjen Pol. Arie Ardian Rishadi — Kakortastipidkor Polri
- Kombes Pol. Didik Hariyanto — Koorspripim Polri
Perubahan tersebut mencakup sejumlah posisi penting, mulai dari pengawasan internal, intelijen keamanan, reserse kriminal, pemeliharaan keamanan, pendidikan, sumber daya manusia, Propam, teknologi informasi hingga pemberantasan terorisme dan tindak pidana korupsi.
Kabareskrim hingga Kabaintelkam Berganti
Salah satu perubahan yang menjadi perhatian adalah posisi Kabareskrim Polri.
Jabatan tersebut kini dipercayakan kepada Irjen Pol. Asep Safrudin.
Sementara posisi Kabaintelkam Polri ditempati Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti.
Kemudian Kabaharkam Polri dijabat Irjen Pol. Hery Herjawan, sedangkan Irwasum Polri ditempati Komjen Pol. Asep Edi Suheri.
Perubahan ini menempatkan sejumlah perwira pada posisi strategis di tingkat Mabes Polri pada awal kepemimpinan Suyudi.
19 Kapolda Berganti, Ini Daftarnya
Tidak hanya Mabes Polri. Pergantian juga terjadi pada 19 posisi Kapolda di berbagai wilayah Indonesia.
Berikut daftar lengkapnya:
- Polda Metro Jaya — Irjen Pol. Dadang Hartanto
- Polda Maluku — Irjen Pol. Suwondo Nainggolan
- Polda Kepulauan Riau — Irjen Pol. Suhendri
- Polda Riau — Irjen Pol. Arman Achdiat
- Polda Nusa Tenggara Timur — Irjen Pol. Reza Arief Dewanto
- Polda Jawa Barat — Irjen Pol. Hengki
- Polda Banten — Brigjen Pol. Hendra Kurniawan
- Polda Jawa Tengah — Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan
- Polda Jawa Timur — Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono
- Polda Bali — Brigjen Pol. Pasma Royce
- Polda Sumatera Barat — Irjen Pol. Jawari
- Polda Sulawesi Selatan — Irjen Pol. M. Awal Chairuddin
- Polda Jambi — Irjen Pol. Widodo
- Polda Gorontalo — Irjen Pol. Nurworo Danang
- Polda Sumatera Utara — Brigjen Pol. Sonny Irawan
- Polda Sumatera Selatan — Brigjen Pol. Rony Samtana
- Polda Sulawesi Tengah — Irjen Pol. Rizal Irawan
- Polda Sulawesi Barat — Irjen Pol. Totok Suharyanto
- Polda Daerah Istimewa Yogyakarta — Irjen Pol. Langgeng Purnomo
Kapolda Metro Jaya Ikut Berganti
Salah satu pergantian yang mendapat perhatian adalah Polda Metro Jaya.
Irjen Pol. Dadang Hartanto mendapat penugasan sebagai Kapolda Metro Jaya.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari rotasi 19 Kapolda yang dilakukan pada awal masa jabatan Suyudi sebagai Kapolri.
Sejumlah wilayah lain yang mengalami pergantian antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, NTT, Maluku hingga sejumlah Polda di Sulawesi.
88 Perwira Dimutasi, 70 Dapat Jabatan Baru
Secara keseluruhan, keputusan tersebut mencakup 88 Pati dan Pamen Polri.
Polri menyebut 70 personel mendapatkan promosi atau menempati jabatan baru.
Artinya, angka 88 tidak dapat dibaca seluruhnya sebagai pergantian akibat pencopotan jabatan. Sebagian personel mendapatkan penugasan baru dalam rangka rotasi maupun pengembangan karier.
Polri juga menyampaikan bahwa para pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan segera menyesuaikan diri dengan tanggung jawab masing-masing dan melanjutkan program yang sudah berjalan.
Mutasi Perdana di Era Kapolri Suyudi
Mutasi ini terjadi dalam momentum penting karena Suyudi baru saja mengambil alih jabatan Kapolri.
Jabatan Kapolri resmi beralih kepada Jenderal Suyudi Ario Seto melalui prosesi penyerahan Panji-Panji Polri di Jakarta pada awal Oktober 2026.
Sehari setelah pergantian tersebut, telegram mutasi diterbitkan.
Karena itu, perubahan pada sejumlah posisi strategis Mabes Polri dan 19 Kapolda menjadi perhatian pada awal kepemimpinan baru di tubuh Korps Bhayangkara.
Namun, dari sisi penjelasan resmi, Polri menyatakan mutasi tersebut berkaitan dengan kebutuhan organisasi, pembinaan karier dan penyegaran tugas.
Dari Mabes hingga Daerah, Peta Jabatan Polri Berubah
Mutasi kali ini memperlihatkan perubahan pada berbagai lapisan strategis Polri.
Di tingkat Mabes, posisi Irwasum, Kabareskrim, Kabaintelkam dan Kabaharkam mengalami pergantian.
Di tingkat kewilayahan, 19 Kapolda mendapat penugasan baru.
Dengan jumlah keseluruhan mencapai 88 Pati dan Pamen, keputusan tersebut menjadi salah satu rotasi besar pertama pada awal kepemimpinan Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri.
Untuk saat ini, angka yang telah dikonfirmasi adalah 88 Pati dan Pamen dimutasi, 70 mendapat promosi atau jabatan baru, 14 jabatan utama Mabes Polri berganti, serta 19 Kapolda mengalami pergantian.
Sumber
ANTARA, Divisi Humas Polri, serta laporan media nasional yang mengacu pada Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026.