Paragraf News – Belum selesai dengan kesedihan atas tragedi Kanjuruhan, dunia kembali diselimuti awan berkabung setelah digemparkan oleh berita yang datang dari Korea Selatan. Sebuah kronologi tragedi Halloween yang merenggut banyak nyawa.
Dikutip dari laman CNN, sebanyak 151 orang tewas dan tidak sedikit korban luka-luka atas tragedi yang terjadi di Itaewon. Bagaimana kronologinya? Berikut adalah pemaparan kronologi yang terjadi di Itaewon pada malam itu.
Kronologi Tragedi Halloween di Itaewon
Diadakan pada 29 Oktober 2022, Itaewon Halloween 2022 menjadi festival pertama dalam 3 tahun setelah pencabutan aturan pembatasan akibat Covid-19. Bagaimana tragedi ini bermula, berikut adalah pembahasannya.
1. Ledakan Pengunjung
Berdasarkan keterangan saksi (Ju-Young, 21 tahun), kerumunan semakin membludak mendekati tengah malam. Ratusan bahkan ribuan orang memenuhi satu jalan gang sempit dan tidak bisa bergerak sama sekali.
Saksi menambahkan bahwa sebelum lonjakan pengunjung terjadi, sebenarnya kondisi kerumunan sudah tidak dapat dikendalikan. Petugas yang turun tangan untuk mengamankan pagelaran festival itu juga kewalahan dengan situasi di sana.
2. Kondisi Menjelang Tengah Malam
Seorang saksi menyatakan bahwa sekitar pukul 10 malam waktu Korea Selatan, kondisi trotoar dan jalan-jalan di Itaewon sudah dipenuhi oleh korban-korban yang bergeletakan dan sedang mendapatkan pertolongan dari pihak medis.
Jung-hoon, 21 tahun mengatakan dalam kronologi tragedi Halloween, ia seperti melihat adegan film perang. Dimana banyak orang melakukan CPR dan berlarian mengamankan diri serta kondisi kerumunan yang sudah tidak terkendalikan.
3. Henti Jantung
Kerumunan yang berdesakan di sebuah gang dan tidak ada ruang untuk bergerak sama sekali menyebabkan banyak pengunjung yang mengalami Henti Jantung atau Cardiac Arrest. Merupakan kondisi dimana jantung berhenti disertai hilangnya kesadaran.
Banyak pengunjung tergeletak akibat kondisi satu ini. Sejumlah perawat dan pengunjung lainnya bahu-membahu melakukan pertolongan pertama pada korban dengan melakukan tindakan Cardiopulmonary Resuscitation atau CPR.
4. Korban Terinjak-injak
Kronologi tragedi Halloween selanjutnya, banyak saksi yang menyatakan bahwa banyak pengunjung terjatuh saat berdesakan di gang yang kemudian terinjak-injak oleh pengunjung lainnya.
Akibat insiden ini, banyaknya korban luka-luka tidak bisa dihindari. Selain itu, hal ini juga yang menjadi salah satu faktor mengapa banyak korban jiwa berjatuhan dalam tragedi mengerikan di daerah Itaewon pada malam Halloween.
5. Kerusuhan Antar Pengguna Narkoba
Selain ledakan pengunjung dan banyaknya orang yang terkena kondisi Henti Jantung, penyebab kekacauan di Itaewon lainnya adalah kerusuhan yang diakibatkan oleh para pengunjung yang terindikasi menggunakan narkoba saat festival berlangsung.
Menurut keterangan saksi, banyak dari peserta malam itu yang terlihat menggunakan narkoba. Keterangan saksi ini juga diperkuat dengan banyaknya barang bukti terkait narkoba yang diamankan oleh pihak kepolisian ketikan insiden ini terjadi.
Perkembangan Kasus Tragedi Malam Halloween Itaewon
Hingga saat ini dikabarkan bahwa jumlah korban tewas tragedi mencekam ini telah mencapai 151 jiwa yang sebagian besarnya didominasi oleh remaja. Selain itu, sebanyak 355 orang dinyatakan hilang dan tercatat sebanyak 82 orang luka-luka.
Pihak berwenang di Korea Selatan masih terus berupaya melakukan penyidikan untuk mengusut penyebab pasti dari tragedi mengenaskan pada malam halloween di Itaewon yang telah merenggut banyak jiwa.
Ditetapkannya Masa Berkabung Nasional
Setelah menghadiri pertemuan darurat pada 30 Oktober 2022, kronologi tragedi Halloween membuat Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol memberi pengumuman kondisi berkabung skala nasional yang waktunya tidak ditentukan hingga kapan.
Kini tragedi malam halloween di Itaewon menjadi fokus pemerintah Korea Selatan saat ini. Presiden Yoon juga mengungkapkan rasa belasungkawanya terhadap seluruh korban dan orang-orang yang terkena dampak dari tragedi ini.