BONTANG, PARAGRAFNEWS.CO – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Kerukunan Keluarga Kawanua Bontang (K3B) tahun 2026 menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kekompakan antarpaguyuban keluarga (PK), sekaligus menjaga nilai-nilai persaudaraan warga Kawanua di Kota Bontang.
Salah satu kegiatan yang digelar adalah lomba voli mix antarpaguyuban keluarga. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga ruang untuk membangun kebersamaan, mempererat hubungan antaranggota, serta menanamkan semangat torang samua basudara.
Ketua K3B, Jurico Charles Tumetel, menilai kegiatan seperti ini memiliki arti penting dalam menjaga hubungan kekeluargaan di tengah kesibukan masing-masing anggota.
artikel terkait:
Lurah Satimpo Apresiasi Lomba Voli K3B, Dinilai Perkuat Kerukunan Warga Bontang
Menurutnya, lomba menjadi kesempatan bagi warga Kawanua untuk kembali berkumpul, bertemu, dan saling mengenal lebih dekat.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena menjadi kesempatan bagi torang samua untuk berkumpul, bertemu, dan saling mengenal lebih dekat. Jadi, bukan hanya soal pertandingan, tetapi bagaimana kita terus menjaga dan mempererat tali persaudaraan di antara warga Kawanua,” ujar Jurico ke media ini, Rabu (14/10/2026).
Jurico Charles Tumetel: Persaudaraan Lebih Penting daripada Kemenangan
Jurico menegaskan, keberhasilan kegiatan tidak semata-mata diukur dari siapa yang menjadi juara. Menurutnya, hal yang lebih utama adalah tumbuhnya kebersamaan, rasa saling menghargai, dan kekompakan di antara keluarga besar Kawanua.

Ia mengatakan, persatuan tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui kegiatan nyata yang memungkinkan anggota saling mendukung dan bekerja sama.
“Persatuan dan kekompakan tidak cukup hanya dibicarakan, tetapi harus dibangun melalui kebersamaan dan kegiatan nyata. Perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar, tetapi jangan sampai membuat kita terpecah. Kita harus selalu ingat bahwa torang samua adalah basudara,” tuturnya.
Selain mempererat hubungan antaranggota, Jurico menilai kegiatan paguyuban juga memiliki peran penting dalam menjaga identitas budaya Kawanua dan mewariskan nilai-nilainya kepada generasi muda.
Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya dilakukan melalui acara adat, tetapi juga melalui kegiatan olahraga, seni, budaya, dan sosial yang melibatkan berbagai kalangan.
Ia berharap generasi muda semakin aktif mengambil bagian dalam kegiatan paguyuban agar mengenal asal-usul, tradisi, serta nilai persaudaraan yang diwariskan oleh generasi sebelumnya.
“Jangan sampai budaya kita hanya dikenal oleh generasi tua. Budaya ini harus terus diwariskan agar menjadi kebanggaan generasi berikutnya,” katanya.
Jurico juga berharap semangat kebersamaan tidak berhenti ketika rangkaian perlombaan berakhir. Ia mengajak warga Kawanua untuk terus menjaga komunikasi, saling mengunjungi, dan membantu saudara yang membutuhkan.
Baginya, persaudaraan sejati bukan hanya terlihat ketika seluruh anggota berkumpul dalam sebuah acara, melainkan juga ketika mereka hadir dan saling menguatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Nancy Joice Rompis: Lomba Voli Mix Pererat Hubungan Antarpaguyuban
Sejalan dengan pandangan tersebut, Ketua Panitia HUT ke-30 K3B, Nancy Joice Rompis, menjelaskan bahwa lomba voli mix diselenggarakan untuk mempererat hubungan antarpaguyuban keluarga yang berada di bawah naungan K3B.

Ia mengatakan, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi setiap PK untuk berkumpul, membangun komunikasi, dan memperkuat kekompakan melalui olahraga.
“Tujuan utamanya adalah mempererat hubungan antarpaguyuban keluarga yang berada di bawah naungan Kawanua Bontang. Di tengah kesibukan masing-masing, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kita untuk berkumpul, bertemu, dan saling mengenal lebih dekat,” ujar Nancy.
Menurut Nancy, olahraga dipilih karena dapat menghadirkan suasana santai dan penuh keakraban. Meskipun setiap tim tentu ingin meraih kemenangan, ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan bukan sekadar persaingan.
“Hal utama yang ingin kami bangun adalah kebersamaan, semangat saling mendukung, dan persaudaraan. Jangan sampai pertandingan justru membuat kita bermusuhan. Sebaliknya, setelah lomba selesai, hubungan kita harus semakin akrab,” tuturnya.
Dalam lomba voli mix tersebut, setiap tim terdiri atas tiga pemain laki-laki dan tiga pemain perempuan di lapangan, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan panitia.
Peserta berasal dari paguyuban keluarga di bawah naungan K3B. Panitia juga mengajak warga Kawanua, keluarga, dan masyarakat untuk hadir menyaksikan pertandingan serta memberikan dukungan kepada para peserta.
Nancy berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan berbagai kelompok dalam keluarga besar Kawanua di Bontang.
HUT ke-30 K3B Jadi Momentum Memperkuat Organisasi
Nancy menyebut peringatan HUT ke-30 K3B memiliki makna tersendiri karena menandai perjalanan panjang organisasi dalam membangun kebersamaan warga Kawanua di Bontang.
Menurutnya, perayaan tersebut tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarpaguyuban dan menumbuhkan semangat baru dalam mengembangkan organisasi.
“Kami ingin perayaan kali ini tidak sekadar menjadi acara ulang tahun, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan dan membangun semangat baru bagi K3B ke depan,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan kegiatan tidak bisa dilepaskan dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pengurus K3B, pengurus masing-masing PK, peserta, sponsor, donatur, hingga warga yang ikut berpartisipasi.
Nancy menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, setiap bentuk dukungan memiliki arti penting bagi kelancaran kegiatan dan penguatan kebersamaan di lingkungan K3B.
Ia juga mengingatkan bahwa K3B bukan hanya milik pengurus atau panitia, melainkan milik seluruh warga Kawanua yang memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga dan mengembangkannya.
“K3B adalah milik kita bersama. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama pula untuk menjaga, mengembangkan, dan membesarkannya,” ujarnya.
Libatkan Generasi Muda, Kembangkan Kegiatan Sosial dan Budaya
Lebih lanjut, Nancy berharap kegiatan kebersamaan di lingkungan K3B dapat terus berkembang, tidak hanya melalui olahraga, tetapi juga kegiatan sosial, seni, budaya, dan paduan suara antarpaguyuban keluarga.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi hal penting agar keberlanjutan organisasi dan nilai persaudaraan Kawanua tetap terjaga.
Ia berharap anak-anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut terlibat aktif dalam kegiatan paguyuban dan memiliki kesempatan untuk meneruskan peran generasi sebelumnya.
Sementara itu, Jurico Charles Tumetel mengajak seluruh warga Kawanua untuk terus menjaga kerukunan dan berkontribusi positif bagi masyarakat Kota Bontang.
Ia menilai semangat persaudaraan perlu diwujudkan melalui sikap saling menghormati, membantu sesama tanpa memandang perbedaan, serta mendukung pembangunan daerah sesuai kemampuan masing-masing.
Keduanya berharap peringatan HUT ke-30 K3B dapat menjadi penguat komitmen seluruh warga untuk menjaga persaudaraan, mempererat hubungan antarpaguyuban, dan membangun organisasi yang semakin aktif serta bermanfaat bagi masyarakat.
Bagi keluarga besar Kawanua, semangat torang samua basudara bukan sekadar slogan dalam perayaan, melainkan nilai yang perlu terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, lomba voli mix diharapkan tidak hanya meninggalkan kenangan pertandingan, tetapi juga memperkuat ikatan kekeluargaan yang terus terpelihara setelah perayaan HUT ke-30 K3B berakhir.
Sebagai informasi, lomba voli mix dalam rangka HUT ke-30 K3B tahun 2026 ini diikuti oleh sembilan tim dari paguyuban keluarga di bawah naungan K3B. Pertandingan telah berlangsung sejak 11 Oktober 2026 di Lapangan Voli PT Badak LNG, Kampung Baru, Bontang.
kaje/red