Faktor cuaca yang cukup ekstrem di Bontang Kalimantan Timur dirasa oleh pelari dunia asal Jerman Thimo Kilbert, akibatnya Thimo sempat di evakuasi hingga tak bisa mencapai finish di Ultra Trail Bontang 2022 kategori 60 K.
Kendati demikian, Thimo menyebut dipastikan akan datang kembali apabila ada event lagi. Tak hanya faktor cuaca, Thimo mengaku fisiknya kelelahan setelah dalam satu bulan terakhir mengikuti trail selama tiga kali.
“Kemungkinan besar saya bulan ini race ke tiga kali, awal bulan saya marathon di Jerman kemudian 100 kilo di Malaysia, pasti ada efeknya. Pasti fisiknya tidak seratus persen soal cuaca memang panas, tapi bisa diatur dengan ambil air es. Sayangnya saya harus stop karena kena kram,” ungkap Thimo ke media ini, Minggu (16/10) malam.
Terangnya, kejadian kram disaat siang hari. Menurutnya soal cuaca di pagi hari matahari tidak begitu kuat.
“Pagi pagi di hutan, jadi sinar matahari tidak begitu kuat. Tapi saat jam 11 memasuki gunung gunung dan jalan aspal juga, jadi tidak ada pelindung dari sengatan matahari,” kata Thimo.
Soal lintasan, Thimo menambahkan, tidak ada kendala. Lintasan trail standar dan biasa serta rute sangat unik masuk ke gua dan tidak pernah ia temui selama trail di daerah lain.
“Rute cukup menarik, tapi ya Bontang cukup hati hati dengan terik mataharinya,” sebutnya.
Selain itu, ia mengapresiasi panitia Bontang Ultra Trail yang dirasa sangat luar biasa. Hal itu ia rasakan saat keluar jalur tak lama ada yang datang untuk membantunya.
“Marking luar biasa bagus. Saya sempat di evakuasi tapi waktu itu sudah bisa jalan sendiri, tadi evakuasi diantar kesini dan kondisi tidak begitu parah,” ujarnya.
Di katakan Thimo selama mengikuti Ultra Trail cuaca di Bontang cukup terik dibandingkan dengan daerah lainnya di Indonesia seperti di Jawa dan Bali.
“Kalau di Jawa dan Bali matahari teriknya beda, disini lumayan unik tapi ada es bisa tahan. Saya tidak sampai garis finish, jadi kalau tahun depan ada event lagi wajib datang,” tukasnya.

Senada dengan peraih juara satu di kategori 60 K dari Bandung, Sobari, ia merasakan di Bontang sangat panas berbeda dengan daerah lain hingga dua kali lipat panasnya.
Namun ia turut memuji pelaksanaan Ultra Trail Bontang sangat bagus dan rapih, ia berharap terus ditingkatkan agar lebih baik lagi di event event berikutnya. Baca juga Sukses Gelar Event Bertaraf Internasional, Berikut Para Juara Ultra Trail Bontang 2022
kaje/red