NasionalNews

Semeru Erupsi Beruntun, Kolom Abu Tembus 1.000 Meter! Status Masih Siaga

×

Semeru Erupsi Beruntun, Kolom Abu Tembus 1.000 Meter! Status Masih Siaga

Sebarkan artikel ini
gunung semeru erupsi hari ini
Gunung Semeru mengalami erupsi pada Minggu (11/10/2026), dengan kolom abu mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak. Status aktivitas gunung masih Level III atau Siaga. (Foto: Dokumentasi aktivitas Gunung Semeru)

LUMAJANG, PARAGRAFNEWS.CO – Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi beruntun pada Minggu (11/10/2026). Kolom abu vulkanik teramati membubung hingga sekitar 1.000 meter di atas puncak. Di tengah aktivitas tersebut, status Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga.

Dilansir detikJatim, berdasarkan laporan pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi pada pukul 05.34 WIB. Kolom abu mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut.

Baca juga: Anak Krakatau Erupsi Beruntun, Status Naik Siaga Level III, Radius Bahaya 5 Kilometer

Abu vulkanik teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah timur. Aktivitas tersebut terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 25 milimeter dan durasi 131 detik.

Informasi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Semeru masih perlu diwaspadai, terutama oleh masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan rawan bencana.

Erupsi Kembali Terjadi Pukul 08.31 WIB

Aktivitas vulkanik Semeru berlanjut pada pagi hari. Mengutip pemberitaan Okezone, erupsi kembali terjadi pada pukul 08.31 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 800 meter di atas puncak atau 4.476 meter di atas permukaan laut.

Pada erupsi tersebut, kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur laut. Erupsi terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 23 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 59 detik.

Perbedaan tinggi kolom abu dalam dua laporan tersebut memperlihatkan adanya aktivitas erupsi yang berulang pada Minggu pagi. Meski demikian, perkembangan aktivitas gunung tetap harus dinilai berdasarkan pengamatan resmi dan evaluasi petugas vulkanologi.

Status Semeru Masih Level III Siaga

Berdasarkan rekomendasi PVMBG yang diberitakan detikJatim dan Okezone, Gunung Semeru masih berstatus Level III atau Siaga. Masyarakat diminta mematuhi batas zona bahaya dan tidak melakukan aktivitas di kawasan yang telah ditetapkan sebagai area terlarang.

Dalam rekomendasi yang dikutip kedua media tersebut, masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Di luar jarak tersebut, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.

Selain itu, aktivitas masyarakat dilarang dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Semeru karena kawasan tersebut rawan lontaran batu pijar.

Warga Diminta Waspadai Awan Panas dan Lahar

PVMBG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas guguran, guguran lava, serta aliran lahar di sepanjang sungai dan lembah yang berhulu di puncak Semeru.

Sejumlah aliran sungai yang perlu diwaspadai meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, termasuk anak sungai yang terhubung dengan Besuk Kobokan.

Masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan rawan bencana diminta mengikuti perkembangan informasi dari PVMBG, Badan Geologi, dan pemerintah daerah. Warga juga diimbau menjauhi zona larangan serta tidak mendekati aliran sungai berhulu di puncak ketika terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.

Erupsi berulang pada Minggu pagi menjadi pengingat bahwa aktivitas Gunung Semeru masih memerlukan pemantauan berkelanjutan. Masyarakat di sekitar kawasan gunung diharapkan tetap tenang, tetapi tidak mengabaikan peringatan dan rekomendasi keselamatan dari petugas. (**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *