DPRD Bontang

Proyek Jalan Tol dan Kilang Minyak Dihapus dari PSN, Amir Tosina: Ini Kabar Pahit dan Menyakitkan

×

Proyek Jalan Tol dan Kilang Minyak Dihapus dari PSN, Amir Tosina: Ini Kabar Pahit dan Menyakitkan

Sebarkan artikel ini
Amir Tosina soal PSN
Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang Amir Tosina / ist

Tak terelakkan rasa kecewa bercampur marah dari nada suara Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang Amir Tosina.

Amir Tosina kecewa lantaran dua mega proyek yang lama dinantikan warga Bontang, yakni proyek Jalan Tol Samarinda-Bontang dan kilang minyak dihapus dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Penghapusan dua proyek tersebut sontak membuat kecewa tidak hanya Amir Tosina dan DPRD Bontang secara umum, tapi juga warga Bontang merasaka hal serupa sebab dua proyek itu sangat dinantikan masyarakat.

“ jelas saja Informasi ini sangat pahit bagi kami sebagai warga Bontang,” ujarnya.” kata Amir Tosina kepada wartawan, Selasa (08/09/).

Amir Tosina menceritakan pihaknya sudah kerap kali memohon langsung ke pemerintah pusat maupun provinsi agar bisa mengalokasikan anggarannya untuk pembangunan jalan tersebut.

“Kami cuma dijanji nanti diusahakan katanya, Tapi buktinya sekarang malah dihapus. Ini sangat menyakitkan,” kata Amir Tosina.

Sama halnya dengan Kilang Minyak Bontang yang di perjuangkan pemerintah sebelumnya dan dijanjikan akan terealisasi namun ujung-ujungnya dihapus juga dari PSN.

Menyikapi informasi tersebut, Amir Tosina mengatakan menerima informasi bahwa beberapa organisasi masyarakat bakal melakukan protesnya kepada Pemerintah Provinsi Kaltim dan pemerintah pusat.

“ Bakal ada usulan dari lembaga-lembaga LSM dan pemerhati masyarakat. Dan kita dukung itu. Bahkan kami dari DPRD akan ikut menyuarakan hal itu,” terangnya.

Dia pun berharap, pemangku kepentingan baik di pusat mampu berinisiatif mengembalikan kembali kedua proyek tersebut ke daftar PSN dan bisa kembali berjalan.

“Itu yang kami tekankan. Pemangku kepentingan yang ada dipusat coba kembali berusaha agar kedua proyek ini kembali ke PSN. Karena tidak hanya untuk negara namun untuk kepentingan ekonomi masyarakat juga,” tegasnya.

kaje/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *