LIVERPOOL — Everton sukses membuat kejutan dengan menyingkirkan Newcastle United dari ajang Carabao Cup 2026/2027. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Hill Dickinson Stadium, Kamis (29/10/2026) malam waktu setempat, The Toffees menang meyakinkan dengan skor 3-1.
Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Everton melangkah ke babak perempat final, sedangkan Newcastle harus mengakhiri perjuangannya lebih awal dalam kompetisi yang pernah mereka menangkan pada 2025.
Tiga gol kemenangan Everton masing-masing dicetak James Garner pada menit ke-34, Hayden Hackney pada menit ke-45, dan Thierno Barry pada menit ke-69. Sementara Newcastle hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui Dan Burn pada menit ke-88.
Mengutip laporan resmi Everton FC, kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Newcastle sempat memberikan tekanan pada awal pertandingan, tetapi efektivitas penyelesaian akhir dan organisasi permainan tuan rumah menjadi pembeda.
James Garner Buka Keunggulan Everton
Newcastle sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup agresif. Sejumlah peluang berhasil diciptakan melalui Harvey Barnes, Joe Willock, dan pemain lainnya. Namun, penjaga gawang Everton, Jordan Pickford, tampil sigap mengamankan gawangnya.
Everton kemudian memanfaatkan kesalahan lini belakang Newcastle untuk membuka keunggulan.
Memasuki menit ke-34, tekanan Tyrique George membuat Amar Dedic kehilangan penguasaan bola di area pertahanan Newcastle. Bola kemudian mengarah kepada Hayden Hackney yang meneruskannya kepada James Garner.
Garner tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Gelandang Everton itu melepaskan tembakan melengkung yang berhasil menaklukkan penjaga gawang Newcastle.
Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Hayden Hackney Gandakan Keunggulan Sebelum Turun Minum
Everton kembali menunjukkan efektivitas serangannya menjelang babak pertama berakhir.
Pada menit ke-45, serangan cepat yang dibangun dari situasi transisi menghasilkan peluang bagi Hayden Hackney. Setelah Kiernan Dewsbury-Hall dilanggar Jacob Ramsey, wasit memberikan keuntungan permainan.
Thierno Barry kemudian mengirimkan umpan dari sisi kiri yang disambut Hackney dengan penyelesaian terukur.
Bola bersarang di gawang Newcastle dan membuat Everton unggul 2-0 sebelum turun minum.
Gol tersebut menjadi momen istimewa bagi Hackney karena merupakan gol pertamanya bersama Everton sejak bergabung dari Middlesbrough.
Thierno Barry Kunci Kemenangan, Newcastle Terlambat Bangkit
Memasuki babak kedua, Newcastle mencoba mengubah keadaan dengan memasukkan Yoane Wissa, Anthony Elanga, dan Joelinton.
Pergantian tersebut membuat permainan Newcastle lebih agresif. Mereka berusaha menekan pertahanan Everton dan mencari gol untuk memperkecil ketertinggalan.
Namun, Everton mampu bertahan dengan disiplin sekaligus menunggu kesempatan melakukan serangan balik.
Strategi tersebut membuahkan hasil pada menit ke-69.
James Garner berhasil merebut bola dan mengirimkan umpan kepada Kiernan Dewsbury-Hall yang bergerak di sisi kiri. Dewsbury-Hall kemudian melepaskan umpan tarik ke dalam kotak penalti.
Thierno Barry yang berada dalam posisi menguntungkan berhasil mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang Newcastle.
Skor berubah menjadi 3-0. Gol tersebut praktis membuat langkah Newcastle semakin berat.
Newcastle baru mampu mencetak gol hiburan menjelang pertandingan berakhir. Dan Burn berhasil menyambut umpan silang Anthony Elanga dengan sundulan pada menit ke-88.
Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Newcastle dari kekalahan. Hingga peluit panjang dibunyikan, Everton tetap unggul 3-1.
Jack Grealish Absen, Everton Tetap Tampil Perkasa
Salah satu perhatian sebelum pertandingan adalah tidak masuknya Jack Grealish dalam skuad Everton.
Mengutip laporan Sky Sports dan The Guardian, Grealish tidak dimainkan karena persoalan disiplin klub. Ia dilaporkan absen dari sesi latihan tanpa izin.
Meski kehilangan pemain tersebut, Everton tetap mampu memperlihatkan permainan efektif. David Moyes berhasil membawa anak asuhnya melewati ujian penting menghadapi Newcastle.
The Guardian juga mencatat Newcastle sebenarnya lebih banyak menguasai bola dan melepaskan tembakan. Namun, dominasi statistik tersebut tidak mampu mengubah hasil pertandingan.
Hal ini memperlihatkan bahwa efektivitas penyelesaian peluang menjadi faktor penting dalam kemenangan Everton.
Everton Tantang Fleetwood Town di Perempat Final
Kemenangan atas Newcastle membawa Everton semakin dekat dengan peluang meraih gelar Carabao Cup musim ini.
Pada babak perempat final, Everton dipastikan menghadapi Fleetwood Town, klub yang sebelumnya membuat kejutan dengan menyingkirkan Arsenal melalui adu penalti.
Pertemuan tersebut membuka peluang bagi Everton untuk melangkah lebih jauh dalam kompetisi piala domestik Inggris.
Meski demikian, Fleetwood tidak bisa dipandang sebelah mata setelah mampu menyingkirkan salah satu klub besar Premier League.
Bagi Newcastle, kekalahan ini menjadi pukulan tersendiri. Status sebagai juara bertahan yang mereka raih pada 2025 tidak mampu dipertahankan setelah dihentikan Everton dengan skor 3-1.
Kini, Everton berhak melanjutkan perjalanan ke delapan besar, sementara Newcastle harus mengalihkan perhatian ke kompetisi lainnya.
Satu hal yang pasti, kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Everton. The Toffees bukan hanya menyingkirkan juara bertahan, tetapi juga mengirim pesan bahwa mereka serius memburu gelar Carabao Cup musim ini.