DPRD Bontang

Andi Faiz Dukung Rencana Perbaikan Peningkatan Jalan di Bonles, Naik Kelas A

×

Andi Faiz Dukung Rencana Perbaikan Peningkatan Jalan di Bonles, Naik Kelas A

Sebarkan artikel ini
Peningkatan Jalan Bonles
Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam

Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mendukung rencana perbaikan peningkatan jalan di Bontang Lestari (Bonles) dari kelas C menjadi A.

Menurutnya, peningkatan jalan tersebut memang sangat diperlukan lantaran kondisinya sudah rusak parah dan sangat memprihatikan.

“Memang kondisinya sudah sangat memprihatikan. Sudah banyak di tambal sulam, hancur lagi,” ujar Andi Faiz, Senin (17/4/2023).

Apalagi, sejak jalan di Bonles yang awalnya diperuntukkan untuk lalu lintas biasa atau perkantoran dengan kapasitas jalan K250. Kini beralih fungsi sebagai kawasan tata ruang industri, sehingga perlu peningkatan jalan dengan kapasitas menjadi K300 atau K350.

“Makanya perlu peningkatan kualitas jalan. Kalau cuman tambal sulam jalannya sering rusak, di aspal hancur lagi,” timpalnya.

Oleh sebab itu, Politikus Partai Golkar ini meminta agar perbaikan jalan di Bonles bisa menjadi skala prioritas, dengan bantuan anggaran yang ada.

Diantaranya, dana bantuan keuangan (Bankeu) senilai Rp 40 miliar dan bantuan anggaran sebanyak Rp 100 miliar dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Adapun, rencana peningkatan kelas jalan ini akan direalisasikan pada Mei 2023 mendatang.

“Alhamdulillah kita dapat Bankeu dan anggaran dari BBPJN, khusus dialokasikan untuk rehabilitasi jalan yang ada di Bonles. Tahun ini insyaallah ada banyak perbaikan, khususnya peningkatan jalan. Habis lebaran katanya sudah bisa masuk lelang, jadi bisa segera dilaksanakan pengerjaannya,” bebernya.

Meski demikian, jumlah anggaran tersebut dinilai Faiz masih belum cukup untuk memperbaiki seluruh jalan di Bonles, mulai dari RSUD Taman Husada sampai di kawasan industri PT. EUP.

Ia pun meminta agar pemerintah mengutamakan perbaikan yang menjadi skala prioritas.

“Total panjang jalan Bonles 40 kilometer, kalau anggaran Rp 100 miliar hanya cukup untuk perbaikan 20 kilometer. Tapi mungkin bisa dipilih mana skala prioritas yang mau diutamakan. Jadi ful perbaikan naik kelas. Bukan lagi tambal sulam,” tandasnya.

Baca juga: Ketua DPRD Bontang Dukung Rencana Investasi Perusahaan Hebang Group di Bontang 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *