Ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, mendadak dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan setelah mengalami gejala mual, muntah, dan pusing. Insiden ini diduga kuat terjadi akibat keracunan massal usai mengonsumsi menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
baca juga: Karhutla Kalimantan Dipantau Dunia: Model Copernicus Deteksi Lonjakan Emisi Karbon dan Sebaran Asap
Informasi dari Radio Andika, para santri mulai merasakan gejala mual, muntah, dan pusing sekitar pukul 17.00 WIB. Gejala tersebut muncul beberapa jam setelah mereka menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada pukul 12.00 WIB. Sejumlah santri bahkan sempat mengeluhkan bahwa makanan yang mereka konsumsi terasa agak kecut.
Hingga malam hari, penanganan medis dilakukan secara intensif baik di lokasi pesantren maupun di sejumlah fasilitas kesehatan.
Berdasarkan data sementara, ada 267 santri yang harus ditangani di 7 rumah sakit berbeda. Pihak PMI Sidoarjo bersama tenaga kesehatan juga menyiagakan ambulans di area pondok pesantren untuk mempercepat proses evakuasi.
kaje/red











