Kesehatan

10 Manfaat Ikan Belida untuk Kesehatan, Kaya Protein dan Omega-3 tapi Ternyata Dilindungi

×

10 Manfaat Ikan Belida untuk Kesehatan, Kaya Protein dan Omega-3 tapi Ternyata Dilindungi

Sebarkan artikel ini
Ikan belida Chitala lopis ikan air tawar Indonesia
Ikan Belida / net

PARAGRAFNEWS.CO — Ikan belida dikenal sebagai salah satu ikan air tawar khas Indonesia yang memiliki bentuk tubuh unik dan nilai ekonomi tinggi. Dagingnya juga telah lama dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan pangan, termasuk untuk berbagai olahan tradisional seperti pempek dan kerupuk.

Di balik kepopulerannya sebagai bahan makanan, ikan belida juga menarik perhatian dari sisi kesehatan. Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang penting, sementara beberapa jenis ikan juga menyediakan asam lemak omega-3 dan berbagai mikronutrien.

baca juga: Wajib Tau Ini Sederet Mamfaat Gurita bagi Tubuh

Namun ada fakta penting yang tidak boleh dilewatkan. Ikan belida bukan sekadar ikan konsumsi biasa. Sejumlah jenis belida termasuk ikan yang mendapat perlindungan pemerintah karena populasinya di alam menghadapi berbagai ancaman. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebut belida sebagai ikan asli Indonesia yang bernilai ekonomi sekaligus membutuhkan upaya pelestarian.

Apa Itu Ikan Belida?

Ikan belida merupakan kelompok ikan air tawar dari famili Notopteridae. Salah satu spesies yang dikenal di Indonesia adalah Chitala lopis, yang secara lokal dikenal sebagai belida atau lopis.

Ikan ini memiliki tubuh pipih memanjang dengan sirip yang khas. Habitatnya berkaitan dengan ekosistem perairan tawar seperti sungai, rawa, dan danau.

Belida juga memiliki nilai budaya dan ekonomi di sejumlah daerah karena dagingnya digunakan sebagai bahan pangan dan produk olahan.

KKP mencatat ikan belida merupakan ikan asli Indonesia dan memiliki nilai ekonomi, terutama sebagai bahan baku makanan khas seperti kerupuk dan pempek.

10 Manfaat Ikan Belida untuk Kesehatan

Berikut sejumlah manfaat yang dapat dikaitkan dengan konsumsi ikan sebagai bagian dari pola makan bergizi. Namun, manfaat spesifik ikan belida tetap bergantung pada kandungan nutrisi aktual, ukuran ikan, habitat, serta cara pengolahannya.

1. Sumber Protein Hewani

Ikan merupakan sumber protein hewani yang penting bagi tubuh.

Protein diperlukan untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, mempertahankan massa otot serta mendukung berbagai fungsi biologis.

Karena itu, ikan dapat menjadi salah satu pilihan sumber protein dalam pola makan seimbang.

2. Berpotensi Menyumbang Asam Lemak Omega-3

Sejumlah ikan mengandung asam lemak omega-3 yang berperan dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk kesehatan jantung dan otak.

Namun, kadar omega-3 ikan belida tidak sebaiknya disamaratakan tanpa data analisis laboratorium spesifik, sehingga klaim bahwa ikan belida pasti memiliki kadar omega-3 tinggi perlu dilakukan dengan hati-hati.

3. Mendukung Kesehatan Otot

Protein dari ikan dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh terhadap asam amino yang diperlukan untuk mempertahankan dan membangun jaringan otot.

Manfaat ini menjadi semakin penting bagi anak-anak yang sedang tumbuh, orang dewasa yang aktif, maupun lansia yang perlu mempertahankan massa otot.

4. Membantu Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Harian

Selain protein, ikan secara umum dapat menjadi sumber berbagai vitamin dan mineral.

Kandungan nutrisi tersebut dapat berbeda tergantung spesies, lingkungan hidup, ukuran ikan, pakan, serta metode pengolahan.

Karena itu, ikan sebaiknya dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang beragam, bukan sebagai satu-satunya sumber nutrisi.

5. Mendukung Kesehatan Jantung

Pola makan yang mengganti sebagian sumber protein tinggi lemak jenuh dengan ikan dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan jantung.

Jika ikan diolah dengan cara yang lebih sehat, seperti dikukus atau dipanggang, manfaatnya dapat lebih optimal dibandingkan makanan ikan yang digoreng berlebihan.

6. Mendukung Fungsi Otak

Asam lemak omega-3, khususnya DHA, dikenal memiliki peran dalam fungsi dan perkembangan sistem saraf.

Namun, kembali perlu ditekankan bahwa kandungan DHA ikan belida perlu dibuktikan melalui analisis komposisi gizi, sehingga tidak tepat jika semua manfaat DHA pada ikan secara otomatis diklaim sebagai manfaat khusus ikan belida.

7. Dapat Menjadi Pilihan Protein dalam Pola Makan Seimbang

Ikan dapat menjadi alternatif protein selain daging merah, unggas, telur, dan sumber protein nabati.

Mengombinasikan berbagai sumber makanan membantu tubuh mendapatkan lebih banyak variasi zat gizi.

8. Mendukung Pola Makan untuk Anak

Protein merupakan nutrisi penting selama masa pertumbuhan anak.

Ikan yang diolah dengan baik dapat menjadi bagian dari menu anak, dengan memperhatikan tekstur, tulang ikan, porsi, serta kebutuhan gizi anak.

Untuk anak kecil, ikan harus disiapkan dengan hati-hati agar tidak menyebabkan tersedak akibat tulang.

9. Dapat Diolah Menjadi Berbagai Makanan

Salah satu keunggulan ikan belida adalah pemanfaatannya dalam berbagai makanan tradisional.

Daging belida dikenal digunakan sebagai bahan pembuatan pempek, kerupuk, dan sejumlah produk olahan ikan.

Nilai ekonomi tersebut membuat keberadaan ikan belida memiliki hubungan erat dengan kehidupan masyarakat di sejumlah daerah.

10. Mengingatkan Pentingnya Konsumsi Ikan yang Berkelanjutan

Ini mungkin bukan manfaat kesehatan secara langsung, tetapi sangat penting.

Masyarakat perlu memahami bahwa tidak semua ikan yang bernilai ekonomi dapat diambil dari alam tanpa batas.

Sejumlah jenis belida mendapatkan perlindungan karena tekanan terhadap populasinya. KKP sebelumnya mencatat ancaman terhadap belida antara lain eksploitasi dan perubahan kondisi lingkungan perairan.

Ikan Belida Ternyata Dilindungi

Di sinilah artikel lama perlu diperbarui.

KKP menyebut beberapa jenis ikan belida mendapatkan perlindungan di Indonesia. Dalam informasi KKP, belida Borneo (Chitala borneensis), belida Sumatera (Chitala hypselonotus), belida lopis (Chitala lopis), dan belida Jawa (Notopterus notopterus) pernah tercantum dalam daftar jenis ikan yang dilindungi berdasarkan regulasi sebelumnya.

Regulasi tersebut kemudian diperbarui.

Kepmen Kelautan dan Perikanan Nomor 66 Tahun 2025 tentang Jenis Ikan yang Dilindungi berstatus berlaku dan mencabut Kepmen KP Nomor 1 Tahun 2021. Karena itu, informasi mengenai status perlindungan ikan belida sebaiknya selalu mengacu pada regulasi terbaru sebelum masyarakat menangkap, memperdagangkan, atau memanfaatkannya.

Populasi Belida Menghadapi Ancaman

Persoalan ikan belida bukan hanya mengenai konsumsi.

Penelitian perikanan Indonesia mencatat berbagai ancaman terhadap populasi belida, termasuk penangkapan berlebihan, penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, dan perubahan kondisi habitat perairan.

Penelitian lain mengenai belida di Riau juga menunjukkan adanya tekanan terhadap populasi dan pentingnya strategi pengelolaan berkelanjutan.

KKP juga melakukan pendataan populasi dan sebaran belida sebagai bagian dari upaya perlindungan serta pelestarian ikan asli Indonesia.

Jangan Sembarangan Menangkap Ikan Belida dari Alam

Fakta mengenai kandungan gizi ikan belida memang menarik. Tetapi ada satu hal yang lebih penting: status perlindungannya.

Artinya, masyarakat tidak boleh langsung menyimpulkan bahwa karena ikan belida memiliki nilai gizi dan ekonomi, ikan tersebut bebas ditangkap dari alam.

Pemanfaatan ikan yang masuk dalam kategori dilindungi harus mengikuti ketentuan hukum yang berlaku.

Upaya menjaga populasi belida juga penting agar ikan asli Indonesia tersebut tidak hanya menjadi cerita dalam buku atau bahan makanan tradisional, tetapi tetap dapat ditemukan di habitat alaminya.

Kesimpulan

Ikan belida merupakan ikan air tawar asli Indonesia yang memiliki nilai ekonomi, budaya dan ekologis.

Sebagai ikan, belida dapat menjadi sumber protein dan berpotensi menyumbang berbagai zat gizi. Namun, sejumlah klaim spesifik dalam artikel lama mengenai kadar omega-3, vitamin D, zat besi, kalsium, serta manfaat medis tertentu tidak sebaiknya dipastikan tanpa data komposisi gizi spesifik Chitala lopis.

Yang tidak kalah penting, sejumlah jenis belida memiliki status perlindungan sehingga pemanfaatannya harus mengikuti aturan pemerintah yang berlaku.

Jadi, sebelum menikmati atau membeli ikan belida, kenali terlebih dahulu jenisnya dan pastikan sumber serta peredarannya sesuai ketentuan.

Menjaga belida bukan hanya soal melindungi seekor ikan, tetapi juga menjaga kekayaan hayati perairan Indonesia untuk generasi mendatang.

Sumber: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia.

Catatan redaksi: Artikel ini merupakan pembaruan dari artikel yang pertama kali diterbitkan pada 18 Januari 2025. Sejumlah informasi mengenai kandungan nutrisi dan status perlindungan diperbarui agar sesuai dengan sumber dan regulasi yang lebih relevan.

Diperbarui: 13 September 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *