TANGERANG — Warga Kampung Babakan Tangkil, Desa Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan lanjut usia berinisial EW (60) dalam kondisi kritis di sebuah lahan kosong, Kamis, 17 September 2026 pagi.
Korban ditemukan warga sekitar pukul 05.30 WIB dengan sejumlah luka pada bagian kepala. Saat ditemukan, korban masih dalam kondisi hidup dan kemudian dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.
Artikel terkait:
Viral Pasutri Siram Warga Hendak Salat, Rumah di Pasar Kemis Tangerang Digeruduk Massa
Geger! Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong Pasar Kemis Tangerang, Ada HP dan Sandal di Lokasi
Namun, nyawa korban tidak tertolong. EW akhirnya meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan.
Kasus tersebut kemudian ditangani kepolisian. Penyidik melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menimpa korban.
Ditemukan Luka di Bagian Depan dan Belakang Kepala
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan mengatakan, dari pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah luka pada bagian kepala korban.
Luka tersebut terdapat di bagian depan dan belakang kepala. Polisi menduga luka itu akibat hantaman benda tumpul.
Temuan tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengungkap penyebab luka serta rangkaian kejadian hingga korban akhirnya meninggal dunia.
Polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kondisi korban dan mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan dalam proses penyidikan.
Terduga Pelaku Diamankan Tak Jauh dari Lokasi
Dalam penanganan awal kasus tersebut, polisi mengamankan seorang pria yang diduga berkaitan dengan kejadian.
Terduga pelaku diamankan tidak jauh dari lokasi kejadian. Polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi setelah tiba di tempat kejadian perkara (TKP).
Wira mengatakan, pria tersebut langsung diamankan ketika polisi berada di lokasi.
“Untuk terduga pelaku langsung diamankan di lokasi karena pada saat di lokasi langsung kita melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” ujar Wira.
Kecurigaan penyidik terhadap pria tersebut juga diperkuat dengan ditemukannya luka pada bagian tangannya.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, penyidik menduga pria tersebut berkaitan dengan penganiayaan terhadap korban.
“Kita curigai dikarenakan ada luka di tangannya. Setelah kita lakukan pemeriksaan mendalam, ternyata yang bersangkutan melakukan perbuatan tersebut,” kata Wira.
Polisi Masih Dalami Motif
Meski telah mengamankan terduga pelaku, polisi masih mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian.
Wira mengatakan, penyidik masih melakukan proses penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap latar belakang peristiwa tersebut.
“Untuk motif dan lain-lain, kita masih lakukan penyelidikan dan penyidikan,” ujar Wira.
Karena proses hukum masih berlangsung, informasi mengenai motif maupun detail kejadian belum dapat disimpulkan secara menyeluruh.
Warga Dikejutkan Penemuan Korban di Lahan Kosong
Peristiwa tersebut bermula ketika warga menemukan EW dalam kondisi kritis di sebuah lahan kosong di kawasan Babakan Tangkil, Bojong Nangka.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas yang datang ke lokasi melakukan pemeriksaan awal, mengamankan terduga pelaku serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Korban selanjutnya dibawa untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, kondisi luka yang dialaminya membuat nyawa EW tidak dapat diselamatkan.
Polisi kini masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk memastikan secara utuh bagaimana peristiwa tersebut terjadi.
Anak Kandung Korban Diamankan Polisi
Berdasarkan informasi dalam penanganan perkara, pria yang diamankan polisi diketahui merupakan anak kandung korban.
Namun, status hukum dan proses terhadap yang bersangkutan tetap mengikuti tahapan penyidikan yang dilakukan kepolisian.
Polisi belum mengungkap secara rinci motif yang diduga melatarbelakangi kejadian tersebut.
Dengan adanya luka pada korban dan temuan luka pada tangan pria yang diamankan, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap seluruh bukti serta keterangan saksi.
Polisi Belum Ungkap Motif Penganiayaan
Hingga Jumat, 18 September 2026, polisi masih mendalami kasus tersebut.
Belum ada keterangan resmi mengenai motif yang melatarbelakangi dugaan penganiayaan terhadap korban.
Polisi juga masih memastikan seluruh rangkaian kejadian, termasuk hubungan antara terduga pelaku, korban, lokasi kejadian, serta barang bukti yang ditemukan. (**)