Aichi-Nagoya, Jepang — Kontingen Indonesia terus menambah koleksi medali pada hari kedua persaingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hingga Senin (21/9/2026), Merah Putih telah mengamankan tujuh medali, terdiri dari satu perak dan enam perunggu.
Tambahan terbaru datang dari dua cabang olahraga. Atlet wushu Eugenia Diva Widodo meraih perunggu nomor changquan putri, sementara atlet Mixed Martial Arts (MMA) Vallensia Fahira Hotmauli finis di posisi ketiga kelas -54 kilogram putri.
baca juga: Seraf Naro Siregar, Atlet yang Buka Medali Indonesia di Asian Games 2026
Berdasarkan pembaruan klasemen yang mengacu pada data Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Indonesia berada di peringkat ke-12 dengan satu medali perak dan enam perunggu.
Eugenia Diva Tambah Medali dari Wushu
Eugenia Diva Widodo menjadi salah satu penyumbang terbaru bagi Indonesia. Ia meraih medali perunggu pada nomor changquan putri setelah mencatatkan nilai 9,706 pada babak final di Aichi Prefectural Martial Arts Hall.
Emas nomor tersebut diraih atlet Hong Kong, Sham Hui Yu Lydia, sedangkan perak menjadi milik atlet Makau, Sou Cho Man.
Hasil tersebut menambah koleksi medali Indonesia menjadi enam perunggu dan satu perak.
Eugenia melengkapi perolehan perunggu Indonesia dari cabang wushu setelah sebelumnya Seraf Naro Siregar meraih perunggu nomor changquan putra dengan nilai 9,720.
Vallensia Fahira Sumbang Perunggu dari MMA
Medali berikutnya datang dari cabang Mixed Martial Arts (MMA) melalui Vallensia Fahira Hotmauli.
Vallensia meraih perunggu kelas modern MMA -54 kilogram putri setelah perjalanannya terhenti di semifinal. Ia menghadapi wakil Thailand, Kanjutha Phattaraboonsorn, di Inae Sports Center, Nagoya.
Dalam pertandingan tersebut, Vallensia kalah dengan skor 0-3. Kekalahan di semifinal membuatnya finis di posisi ketiga dan berhak membawa pulang medali perunggu.
Bagi Indonesia, perunggu Vallensia merupakan medali keenam dari seluruh cabang olahraga yang telah menyumbang podium.
Daftar 7 Medali Indonesia
Hingga pembaruan Senin (21/9/2026), koleksi Indonesia terdiri dari:
- Perak
- Sumaya — teqball tunggal putri
- Perunggu
- Seraf Naro Siregar — wushu changquan putra
- Yoga Ardika Putra — teqball tunggal putra
- Tim beregu putra — soft tenis
- Leica Al-Humaira Lubis — karate kumite +68 kg putri
- Eugenia Diva Widodo — wushu changquan putri
- Vallensia Fahira Hotmauli — MMA modern -54 kg putri
Dengan demikian, Indonesia telah meraih 1 perak dan 6 perunggu atau total 7 medali.
Bulu Tangkis Indonesia Siap Hadapi Taiwan dan Malaysia
Selain perolehan medali, peluang Indonesia untuk menambah podium masih terbuka dari sejumlah cabang olahraga.
Tim bulu tangkis beregu putri Indonesia akan menghadapi Taiwan pada babak perempat final, Selasa (22/9). Sementara tim putra dijadwalkan menghadapi Malaysia pada fase yang sama.
Babak perempat final tersebut penting karena para pemenang akan melanjutkan perjalanan menuju semifinal, sementara semifinalis yang kalah tetap mendapatkan medali perunggu.
Voli Putri Indonesia Lanjut Perebutan Posisi Kelima
Dari bola voli putri, Indonesia berhasil bangkit dengan mengalahkan Vietnam 3-0, dengan skor 25-20, 25-21 dan 25-18.
Hasil tersebut membawa Indonesia menuju pertandingan perebutan posisi kelima Asian Games 2026.
Sementara itu, sejumlah cabang lain masih menjalani pertandingan pada hari kedua Asian Games Aichi-Nagoya.
Indonesia Masih Memburu Emas
Indonesia belum memperoleh medali emas hingga pembaruan Senin (21/9). Namun, persaingan Asian Games 2026 masih panjang karena pertandingan berlangsung hingga 4 Oktober 2026.
Pemerintah sebelumnya menetapkan sasaran minimal empat medali emas bagi kontingen Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Perolehan medali dan posisi klasemen masih dapat berubah seiring berlangsungnya pertandingan di berbagai cabang olahraga.
Sumber
ANTARA, Kemenpora, detikSport, dan data klasemen Asian Games Aichi-Nagoya 2026.





