NasionalNews

Update KM Virgo Transport 8: 130 Orang Masih Dicari, 107 Selamat dan 6 Meninggal

×

Update KM Virgo Transport 8: 130 Orang Masih Dicari, 107 Selamat dan 6 Meninggal

Sebarkan artikel ini
KM Virgo Transport Tenggelam
Menhub Dudy, saat memberikan keterangan pers pada awak media di Banjarmasin, terkait hasil evakuasi tenggelamnya KMP Virgo Transport 08 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026) /Sc

BANJARMASIN, paragrafnews.co – Tragedi KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, kawasan Masalembo, memasuki fase pencarian besar-besaran. Dari total 243 orang yang berada di kapal, sebanyak 107 orang dilaporkan selamat, enam orang meninggal dunia, sementara 130 orang lainnya masih dalam pencarian.

Tim SAR gabungan terus menyisir kawasan sekitar lokasi kecelakaan untuk menemukan penumpang dan awak kapal yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

artikel terkait: MV Haida Tiba di Banjarmasin Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Transport 8

Kapal Virgo Transport 8 Ternyata Belum Tenggelam, Terbalik dan Mengapung: 136 Orang Masih Dicari

 

Angka tersebut menjadi perkembangan penting dalam operasi pencarian yang berlangsung sepanjang Minggu (13/9/2026). Data korban masih dapat berubah karena proses evakuasi, identifikasi dan pendataan di lapangan terus berjalan.

KM Virgo Transport 8 Bawa 243 Orang

Berdasarkan data manifest, KM Virgo Transport 8 membawa 243 orang dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Komposisinya terdiri dari 30 kru kapal, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, serta 126 sopir dan kernet.

Kapal tersebut juga mengangkut 89 unit kendaraan sebagai bagian dari muatan pelayaran.

Sebelum kecelakaan, KM Virgo Transport 8 dilaporkan menghadapi kondisi cuaca buruk. Kapal kemudian mengalami kondisi listing atau miring dan kehilangan kontak sekitar pukul 02.00 WITA, Minggu (13/9/2026).

Kantor SAR Banjarmasin menerima laporan hilang kontak sekitar pukul 04.10 WITA. Sebelumnya, posisi terakhir kapal diketahui berada sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.

107 Selamat, 6 Meninggal, 130 Masih Dicari

Dalam perkembangan terbaru yang disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, tim SAR telah berhasil menyelamatkan 107 orang.

Selain itu, enam korban ditemukan meninggal dunia.

Dengan total manifest 243 orang, angka tersebut berarti masih ada 130 orang yang belum ditemukan dan menjadi sasaran utama operasi pencarian.

Menhub Dudy menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia.

Ia juga mendoakan agar seluruh korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

Untuk keluarga korban yang hingga kini belum mendapatkan kepastian mengenai keberadaan kerabatnya, pemerintah meminta agar tetap bersabar karena operasi SAR masih terus dilakukan.

MV Haida dan Kapal Lain Bantu Evakuasi

Operasi penyelamatan melibatkan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Di antaranya MV Haida, MT Mauhau, dan TB TCP. Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin juga mengerahkan KN Kunyit untuk membantu proses pencarian dan evakuasi.

Sebelumnya, laporan operasi SAR menyebut MV Haida mengevakuasi puluhan korban selamat dan membawa mereka menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Pada pembaruan berikutnya, jumlah korban yang dibawa MV Haida ke Banjarmasin dilaporkan mencapai 69 orang.

Kedatangan para penyintas di Banjarmasin menjadi salah satu titik penting dalam penanganan tragedi ini. Korban yang tiba kemudian mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan penanganan medis.

Sementara itu, sejumlah ambulans disiagakan di Pelabuhan Trisakti untuk mengantisipasi korban yang membutuhkan perawatan lebih lanjut. Pada perkembangan siang hari, sekitar 30 ambulans relawan dilaporkan disiapkan untuk mendukung proses penanganan korban.

Tim SAR Sisir Laut Jawa

Pencarian korban masih menjadi prioritas utama.

Tim SAR gabungan mengerahkan sejumlah unsur laut, termasuk KN SAR Laksmana, KRI Nala, KN Kunyit, MV Haida, TB TCP dan kapal lainnya.

Basarnas juga mengerahkan helikopter untuk memperluas pencarian dari udara. Helikopter tersebut diberangkatkan dari Surabaya dan kemudian melanjutkan operasi pencarian dari wilayah Kalimantan Selatan menuju lokasi kejadian.

Operasi dilakukan untuk menemukan 130 orang yang hingga kini masih belum diketahui keberadaannya.

Penyebab Kecelakaan Masih Diinvestigasi

Mengenai penyebab kecelakaan, pihak KSOP menyatakan belum menarik kesimpulan.

Sejumlah kemungkinan masih menjadi bagian dari pemeriksaan, termasuk faktor cuaca atau alam, kondisi teknis kapal, maupun faktor manusia.

Dampak kecelakaan terhadap muatan kendaraan, potensi pencemaran lingkungan serta kerugian lainnya juga masih dalam proses pendataan dan investigasi.

KSOP Utama Tanjung Perak dan KSOP Kelas I Banjarmasin menyatakan akan terus memantau perkembangan penanganan insiden serta menyampaikan informasi resmi kepada masyarakat.

Pencarian Belum Berakhir

Tragedi KM Virgo Transport 8 masih menyisakan pekerjaan besar bagi tim SAR. Sebanyak 107 orang telah ditemukan dalam kondisi selamat dan enam orang meninggal dunia, tetapi 130 orang lainnya masih dalam pencarian.

Di tengah operasi penyisiran laut dan udara, keluarga korban terus menunggu kabar dari tim penyelamat.

Setiap kapal yang bergerak di sekitar lokasi kejadian menjadi bagian dari upaya untuk menemukan para korban.

Operasi SAR masih berlangsung dan data korban dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti hasil pencarian dan proses identifikasi di lapangan.

Paragrafnews.co akan terus memperbarui perkembangan tragedi KM Virgo Transport 8 berdasarkan keterangan resmi Basarnas, Kementerian Perhubungan, KSOP dan unsur terkait lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *