BANJARMASIN — Fakta terbaru terkait tragedi KMP Virgo Transport 8 di Laut Jawa mengubah informasi awal mengenai kondisi kapal. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan kapal yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak tersebut ternyata ditemukan dalam kondisi terbalik dan masih mengapung di permukaan laut.
Pernyataan itu disampaikan Dudy saat meninjau Posko SAR di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026).
“Berdasarkan laporan dari helikopter yang turut melakukan pencarian, kapal belum dalam posisi tenggelam,” ujar Dudy dalam konferensi pers di Posko SAR Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Temuan dari udara tersebut menjadi perkembangan penting dalam operasi pencarian karena membuka kemungkinan masih adanya korban yang dapat ditemukan di sekitar badan kapal.
136 Orang Masih Dalam Pencarian
Dudy menyebut tim SAR masih melakukan pencarian terhadap 136 orang yang keberadaannya belum diketahui.
artikel terkait: MT Mauhau Jadi Penolong Pertama, 16 Korban KMP Virgo Transport 08 Berhasil Dievakuasi, Ratusan Masih Dicari
Area pencarian kini difokuskan di sekitar lokasi KMP Virgo Transport 8 ditemukan dalam keadaan terbalik.
Data tersebut merupakan perkembangan setelah sebelumnya sejumlah penumpang berhasil dievakuasi oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Laporan terbaru menyebut dari total 243 orang yang berada dalam manifes kapal, sebanyak 107 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara enam orang dilaporkan meninggal dunia. Dengan demikian, 136 orang masih dalam pencarian.
Angka ini berbeda dengan laporan pada tahap awal operasi yang masih mencatat 103 orang berhasil dievakuasi. Perubahan tersebut terjadi setelah tim SAR dan kapal-kapal yang berada di lokasi kembali menemukan serta mengevakuasi korban.
Kapal Ditemukan Terbalik dari Udara
Informasi mengenai posisi kapal menjadi titik balik dalam operasi SAR.
Sebelumnya, KMP Virgo Transport 8 sempat diberitakan hilang kontak dan disebut tenggelam. Namun, hasil pemantauan dari helikopter menunjukkan kapal ternyata terbalik tetapi masih mengapung.
Temuan tersebut membuat tim SAR memusatkan pencarian di sekitar badan kapal.
Reuters juga melaporkan otoritas Indonesia kemudian mengklarifikasi bahwa kapal terbalik, bukan sepenuhnya tenggelam, setelah sebelumnya muncul laporan mengenai kapal yang tenggelam di tengah cuaca buruk.
Kondisi kapal yang masih mengapung menjadi faktor penting dalam pencarian karena lokasi badan kapal dapat menjadi titik konsentrasi operasi penyelamatan.
Berangkat dari Surabaya Menuju Banjarmasin
KMP Virgo Transport 8 berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kapal dilaporkan membawa total 243 orang, terdiri dari penumpang dan awak kapal.
Informasi awal yang diterima Kantor SAR Banjarmasin menyebut kapal kehilangan kontak sekitar pukul 02.00 WITA pada Minggu dini hari.
Laporan mengenai insiden kemudian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin sekitar pukul 04.10 WITA. Pada saat itu kapal diketahui berada di wilayah Laut Jawa, sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.
Sebelum kehilangan kontak, kapal disebut menghadapi kondisi cuaca buruk dalam perjalanan.
Enam Orang Meninggal Dunia
Dalam perkembangan terbaru, jumlah korban meninggal dunia telah mencapai enam orang.
Sementara itu, 107 orang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Operasi penyelamatan masih berlangsung untuk menemukan 136 orang lainnya.
Reuters juga melaporkan bahwa kapal tersebut mengalami kecelakaan di tengah kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Dengan operasi yang masih berlangsung, jumlah korban dapat berubah seiring proses identifikasi dan pencarian.
Kapal Pertamina Ikut Selamatkan Korban
Salah satu unsur yang turut berperan dalam operasi penyelamatan adalah kapal tanker MT Mauhau milik PT Pertamina Patra Niaga.
Kapal tersebut sedang berlayar dari Banjarmasin menuju Tuban ketika menerima informasi melalui radio VHF mengenai insiden Virgo Transport 8.
MT Mauhau kemudian mengubah arah untuk membantu pencarian dan berhasil mengevakuasi sejumlah korban.
ANTARA melaporkan kapal tanker tersebut turut menyelamatkan korban dari KMP Virgo Transport 08 setelah menerima informasi mengenai kecelakaan kapal di Laut Jawa.
Unsur SAR Dikerahkan
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur.
Di antaranya KN SAR Laksmana, KRI Nala, KM Kunyit, TB TCP, MV Haida, serta kapal-kapal lain yang berada di sekitar lokasi.
Helikopter Basarnas juga dikerahkan untuk melakukan pencarian dari udara.
Pada perkembangan sebelumnya, tiga kapal telah mengevakuasi 103 orang. TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang, TB TCP 38 orang dan MV Haida 49 orang.
Setelah itu, jumlah korban yang berhasil ditemukan dan dievakuasi kembali bertambah sehingga data terbaru yang disampaikan Menhub mencapai 107 orang selamat.
Cuaca Buruk Diduga Jadi Tantangan Utama
Cuaca menjadi salah satu tantangan terbesar dalam operasi pencarian.
KMP Virgo Transport 8 dilaporkan menghadapi kondisi laut yang buruk sebelum kehilangan kontak.
Gelombang tinggi juga menyulitkan proses pencarian dan penyelamatan. AP melaporkan kapal tersebut terbalik di tengah kondisi laut yang buruk ketika melakukan pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Namun, penyebab pasti kecelakaan masih harus menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang.
Karena itu, kondisi cuaca belum dapat disebut sebagai satu-satunya penyebab kapal terbalik.
Posisi Kapal Jadi Harapan Baru
Temuan bahwa Virgo Transport 8 masih mengapung meski dalam keadaan terbalik memberikan harapan baru bagi operasi SAR.
Tim kini memiliki titik pencarian yang lebih jelas.
Pencarian difokuskan di sekitar lokasi kapal ditemukan, sementara unsur udara dan laut terus menyisir wilayah sekitarnya.
Bagi keluarga korban yang menunggu di Posko SAR Pelabuhan Trisakti, setiap informasi dari lokasi kejadian menjadi sangat berarti.
Mereka masih menanti kepastian mengenai keberadaan anggota keluarga yang hingga kini belum ditemukan.
Operasi SAR Masih Berlangsung
Hingga Minggu, 13 September 2026, operasi SAR belum dihentikan.
Total manifes: 243 orang
Selamat dan telah dievakuasi: 107 orang
Meninggal dunia: 6 orang
Masih dalam pencarian: 136 orang
Kondisi kapal: terbalik dan masih mengapung
Rute: Surabaya–Banjarmasin
Angka tersebut merupakan pembaruan yang disampaikan pemerintah dalam perkembangan operasi pada Minggu dan masih dapat berubah seiring ditemukannya korban berikutnya.
Fakta Baru di Balik Tragedi Virgo Transport 8
Kabar bahwa kapal belum tenggelam sepenuhnya menjadi salah satu perkembangan paling penting dalam tragedi ini.
Sebelumnya, informasi awal mengenai kapal yang hilang kontak menimbulkan kekhawatiran bahwa Virgo Transport 8 telah tenggelam di Laut Jawa.
Kini, berdasarkan laporan helikopter dan keterangan Menteri Perhubungan, kapal justru ditemukan terbalik dan mengapung.
Pertanyaan terbesar saat ini bukan lagi hanya soal di mana kapal berada.
Pertanyaannya adalah berapa banyak korban yang masih dapat ditemukan dan diselamatkan.
Dengan 136 orang masih dalam pencarian, operasi SAR menjadi berpacu dengan waktu.
Tim gabungan terus bergerak di laut dan udara, sementara keluarga korban masih menunggu satu kabar yang paling mereka harapkan: orang-orang yang mereka cintai ditemukan dalam keadaan selamat.











