BANJARMASIN, PARAGRAFNEWS.CO – Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 memasuki fase baru setelah Basarnas memutuskan memperpanjang operasi SAR selama tujuh hari. Hingga perkembangan terbaru, 126 orang masih dalam pencarian, sementara 117 orang telah ditemukan dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes.
baca juga: KM Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, 115 Orang Dievakuasi, 125 Masih Dicari
Di tengah pencarian tersebut, proses identifikasi korban juga terus dilakukan. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menyatakan sembilan korban meninggal dunia telah berhasil diidentifikasi dan seluruhnya sudah diserahkan kepada keluarga.
Sembilan Korban Telah Teridentifikasi
Berdasarkan rekap DVI Polri hingga 19 September 2026, sembilan korban meninggal yang telah teridentifikasi berasal dari Jawa Timur, Jawa Barat, dan Kalimantan Selatan.
Mereka adalah:
- Reyner Fausta Yosilianto, 22 tahun, laki-laki, Jawa Timur.
- Nurul Rian Hidayat, 33 tahun, laki-laki, Jawa Timur.
- Imam Soeparno, 66 tahun, laki-laki, Jawa Timur.
- Denny Ridzal Saputra, 30 tahun, laki-laki, Jawa Timur.
- Erik Maousul Latip, 37 tahun, laki-laki, Jawa Barat.
- Risyan Kurnia Putra, 28 tahun, laki-laki, Jawa Barat.
- Muhammad Abdianoor, 30 tahun, laki-laki, Kalimantan Selatan.
- Surya, 59 tahun, laki-laki, Kalimantan Selatan.
- Yuli, 29 tahun, perempuan, Kalimantan Selatan.
Polri menyebut proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data ante mortem yang diperoleh dari keluarga dengan data post mortem hasil pemeriksaan terhadap korban.
117 Orang Sudah Ditemukan
Dari total 243 orang dalam manifes, sebanyak 117 orang telah ditemukan hingga 19 September.
Rinciannya terdiri dari:
- 108 orang ditemukan dalam kondisi hidup
- 9 orang meninggal dunia dan telah teridentifikasi
- 126 orang masih dalam pencarian
Polri menyebut seluruh 108 korban yang selamat telah dipulangkan dan tidak ada korban hidup yang masih menjalani perawatan di rumah sakit berdasarkan rekap tersebut.
Dengan demikian, pencarian terhadap 126 orang yang belum ditemukan masih menjadi fokus utama operasi SAR gabungan.
Operasi SAR Diperpanjang Tujuh Hari
Basarnas memutuskan memperpanjang operasi pencarian selama tujuh hari setelah operasi memasuki hari ketujuh.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan keputusan tersebut diambil setelah koordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam operasi SAR, termasuk tim salvage yang menangani rencana pengangkatan bangkai kapal.
Perpanjangan operasi sekaligus membuka kesempatan bagi tim SAR untuk mengoptimalkan pencarian menggunakan metode bawah air.
Penyelam Masuk ke Badan Kapal
Pada Minggu (20/9/2026), operasi pencarian memasuki tahap penyelaman. Tim Basarnas Special Group diterjunkan untuk menyisir bagian dalam bangkai KM Virgo Transport 8.
Dalam operasi tersebut, penyelam kembali menemukan satu korban di bagian dalam badan kapal sekitar pukul 14.14 WITA. Korban kemudian dievakuasi menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Basarnas juga menyiapkan personel penyelam berpengalaman untuk mendukung pencarian di sekitar bangkai kapal yang berada di dasar laut.
Tahap penyelaman menjadi bagian penting dalam operasi lanjutan karena sebagian korban yang masih belum ditemukan diduga dapat berada di sekitar maupun di dalam kapal.
Data Ante Mortem Terus Dikumpulkan
Untuk membantu proses identifikasi, Polri masih mengumpulkan data ante mortem dari keluarga korban.
Hingga 19 September, tercatat 153 data ante mortem telah dikumpulkan. Setelah memperhitungkan 18 data yang terduplikasi, terdapat 135 data yang dapat digunakan sebagai bahan pembanding.
Dari jumlah tersebut, sembilan data telah direkonsiliasi, sedangkan 126 lainnya masih belum direkonsiliasi.
Polri juga menyiapkan 140 personel DVI, yang terdiri dari tim DVI Polda Kalimantan Selatan, Polda Jawa Timur, dan Pusdokkes Polri untuk mendukung proses identifikasi.
Pencarian Memasuki Tahap Penting
Perpanjangan operasi selama tujuh hari memberikan ruang bagi tim SAR untuk melanjutkan pencarian terhadap 126 orang yang masih belum ditemukan.
Selain pencarian di permukaan laut, operasi kini semakin diarahkan pada lokasi bangkai kapal dengan melibatkan penyelam.
Basarnas dan unsur SAR gabungan masih harus menghadapi tantangan kondisi bawah laut serta proses evakuasi korban dari bangkai kapal.
Hingga Minggu (20/9/2026), proses pencarian dan identifikasi masih berlangsung. Jumlah korban yang ditemukan maupun teridentifikasi dapat berubah seiring perkembangan operasi di lapangan.
Paragrafnews.co akan terus memperbarui informasi ini berdasarkan keterangan resmi Basarnas, Polri, dan sumber berwenang lainnya.
Data Terbaru KM Virgo Transport 8
| Keterangan | Jumlah |
|---|---|
| Total manifes | 243 orang |
| Ditemukan | 117 orang |
| Korban selamat | 108 orang |
| Meninggal | 9 orang |
| Masih dalam pencarian | 126 orang |
| Operasi SAR tambahan | 7 hari |
Sumber: DVI Polri, Basarnas, RRI, detikNews/ANTARA, dan AP.





