DPRD Bontang

Serapan Anggaran Dinkes Baru 51 Persen, Raking : Sangat Disayangkan

×

Serapan Anggaran Dinkes Baru 51 Persen, Raking : Sangat Disayangkan

Sebarkan artikel ini
Raking Anggaran Dinkes Baru 51 Persen
Anggota Komisi I DPRD Bontang Raking

Anggota Komisi I DPRD Bontang, Raking menyayangkan realisasi anggaran di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang yang masih minim.

Baca juga: Sambut IKN, Agus Haris Bahas Evaluasi Rencana Detail Tata Ruang

Ia mengatakan, serapan anggaran per Triwulan ke 3 tahun 2022 ini baru mencapai Rp 73 miliar atau sekitar 51 persen dari total anggaran sebanyak Rp 145 miliar. Anggaran tersebut bertambah dari awalnya hanya Rp 130 miliar

Hal ini ia ungkapkan usai rapat pembahasan program dan kegiatan (RKA) perubahan APBD tahun anggaran 2022 dan APBD tahun anggaran 2023, di sekretariat DPRD Bontang, Senin (19/9/2022) kemarin.

Baca juga: Nursalam Minta Walikota Tegas Tegur Kepala OPD yang Mangkir saat Paripurna

“Hingga September ini serapannya baru di angka 51 persen. Jadi sangat disayangkan masih jauh dari harapan. Padahal sebelumnya anggarannya itu hanya Rp 130 miliar. Tapi karena ada perubahan penambahan mungkin dari dana bagi hasil dan lain lain, sehingga mencapai Rp 145 m jadi cukup besar. Tapi ternyata tidak terserap maksimal,” ujarnya.

Baca juga: Agus Haris Apresiasi Peresmian Pujasera NPK Pelangi di Pos 7

Politisi Partai Berkarya ini pun meminta agar Dinkes segera melaksanakan semua pekerjaan yang sudah masuk dalam daftar perencanaan kerja. Untuk mengantisipasi terjadinya SiLPA.

Apalagi menurutnya, waktu pengerjaan fisik ini hanya tinggal beberapa bulan saja, tentu hal ini sangat berpotensi SiLPA yang bisa berimbas pada proyeksi APBD Tahun 2023.

“Makanya saya sampaikan tolong dilaksanakan dengan baik jangan karena anggaran besar sehingga muncul nanti Silpa yang besar juga,” sambungnya.

Lebih lanjut, Ia berharap agar dinas terkait (Dinkes) lebih serius dalam meningkatkan kinerjanya, agar kegiatan yang sudah direncanakan tersebut tidak terbengkalai dan selesai tepat waktu.

“Harus lebih serius lagi lah. Kinerjanya harus ditingkat agar bisa terkejar sesuai target yang diinginkan,” tandasnya.
Baca artikel berita lainnya di Google News klik di sini >>
kaje/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *