Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris mengapresiasi peresmian pujasera NPK Pelangi Pos 7, di Kelurahan Loktuan.
Menurutnya upaya tersebut merupakan bentuk tanggungjawab penuh perusahaan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat yang berada di wilayah bufferzone.
“Kami sangat apresiasi ini. Karena memang sudah jadi tanggung jawab penuh perusahaan, terhadap perkembangan ekonomi yang ada di sekitar perusahaan itu. Salah satunya dengan memberi tempat gratis bagi mereka untuk usaha,” ujarnya, Selasa (13/9/2022).
Meski demikian, AH sapaan akrabnya meminta agar perusahaan memastikan bahwa tempat tersebut ditempati oleh pedagang di Pos 7 yang terdampak pasca penutupan jalan.
“Harus dipastikan bahwa mereka yang dapat tempat di situ adalah pedagang yang kena dampak di pos 7. Jadi jumlahnya sesuai jumlah pedagang yang ada di pos 7. Jangan sampe ada yang baru masuk tapi yang lama tidak dapat,” timpalnya.
Selain itu, politisi Partai Gerindra ini juga menyarankan agar perusahaan bisa lebih meningkatkan sarana dan prasarana di pujasera tersebut. Seperti tempat parkir dan desain tempat yang lebih menarik.
“Itu juga perlu supaya masyarakat baik yang di Bontang dan luar Bontang bisa tertarik kesana. Apalagi kalau harga makanannya terjangkau pasti mereka kembali lagi untuk berbelanja di sana,” tandasnya.
Di ketahui, PT Pupuk Kalimantan Timur bersama Pemerintah Kota Bontang telah meresmikan pujasera NPK Pelangi Pos 7, di Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara pada Senin (12/9/2022) lalu.
SVP Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Teguh Ismartono mengatakan, peresmian pujasera tersebut diperuntukkan bagi pelaku UMKM di Kelurahan Loktuan, mulai dari pelaku usaha makanan dan minuman hingga kebutuhan sembako.
Sarana ini juga merupakan bentuk perhatian Pupuk Kaltim terhadap pengembangan UMKM agar lebih berdaya dan mandiri, sekaligus realisasi komitmen pemberdayaan dan pembinaan bagi masyarakat sekitar perusahaan.
“Selain difasilitasi lokasi berjualan, Pupuk Kaltim juga melakukan pembinaan langsung bagi 12 pelaku UMKM di pujasera NPK Pelangi untuk penguatan kapasitas pelaku usaha. Ditunjang sarana prasarana pendukung bagi pedagang untuk berjualan,” ujarnya.
Baca artikel berita lainnya di Google News klik di sini >>
kaje/red











