PAREPARE — Drama enam gol tersaji dalam duel PSM Makassar kontra Arema FC pada pekan kedua Super League 2026/2027. Juku Eja menunjukkan mental luar biasa setelah tertinggal tiga gol dan akhirnya memaksa Singo Edan pulang membawa satu poin lewat skor 3-3.
Pertandingan PSM Makassar vs Arema FC berlangsung di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (13/9/2026) sore. Arema FC sempat berada di atas angin setelah mencetak tiga gol, tetapi PSM bangkit dengan agresivitas tinggi hingga menciptakan comeback dramatis di penghujung laga.
baca: Dramatis! Persib Tumbang di Menit Akhir, Ivan Mamut Bikin SUGBK Bergemuruh
Arema FC Menggila di Awal Laga
Singo Edan tampil agresif sejak pertandingan dimulai.
Arema FC mampu mencetak dua gol lebih dahulu melalui Gabi dan Gustavo Franca. Keunggulan 2-0 membuat PSM harus bekerja keras mengejar ketertinggalan.
PSM kemudian meningkatkan tekanan. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika tuan rumah mendapatkan hadiah penalti.
Stefan Jevtoski yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Juku Eja bahkan sempat mencetak gol tambahan pada penghujung babak pertama melalui Fahrul Aditia.
Namun, gol tersebut dianulir setelah VAR menemukan Kodai Tanaka berada dalam posisi offside dalam proses terjadinya gol. Skor 1-2 bertahan hingga turun minum.
Careca Bikin PSM Makin Terjepit
Memasuki babak kedua, PSM mencoba mengambil alih permainan.
Arema FC justru mampu memanfaatkan celah pertahanan tuan rumah.
Pada menit ke-61, Careca mencetak gol spektakuler dari jarak jauh setelah melihat kiper PSM, Hilmansyah, meninggalkan area gawang.
Gol tersebut membuat Arema FC kembali menjauh dengan skor 3-1.
PSM berada dalam situasi sulit.
Tertinggal dua gol dan waktu pertandingan semakin menipis, Juku Eja harus bermain lebih agresif untuk menjaga peluang mendapatkan poin di kandang.
Luka Čumić Jadi Pembeda
Perubahan permainan PSM mulai terlihat beberapa menit kemudian.
Pada menit ke-66, Luka Čumić berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3.
Gol tersebut menjadi suntikan energi bagi PSM yang terus menggempur pertahanan Arema FC.
Arema kemudian mencoba bertahan untuk mempertahankan keunggulan.
Namun, tekanan PSM tidak berhenti.
Dan ketika pertandingan memasuki masa injury time, drama besar terjadi.
Luka Čumić kembali mencetak gol.
Brace pemain tersebut membuat PSM menyamakan kedudukan menjadi 3-3 sekaligus menyelamatkan Juku Eja dari kekalahan di kandang sendiri.
Comeback dari 0-3 yang Nyaris Sempurna
Hasil imbang tersebut terasa seperti kemenangan moral bagi PSM.
Bagaimana tidak, Juku Eja sempat tertinggal tiga gol dari Arema FC sebelum akhirnya mampu menyamakan kedudukan.
Sebaliknya, bagi Arema FC, keunggulan tiga gol yang sudah berada dalam genggaman berubah menjadi satu poin.
Pertandingan ini sekaligus memperlihatkan betapa sulitnya mempertahankan keunggulan ketika lawan terus memberikan tekanan hingga menit-menit terakhir.
Posisi PSM dan Arema di Klasemen
Tambahan satu poin membuat PSM Makassar kini mengoleksi 1 poin dan berada di posisi ke-13 klasemen sementara Super League 2026/2027.
Sementara itu, Arema FC mengantongi 4 poin dan menempati posisi keempat sementara.
Hasil ini membuat persaingan awal musim semakin menarik.
PSM mendapatkan modal penting berupa mental comeback, sementara Arema harus mengevaluasi bagaimana keunggulan besar bisa terlepas pada penghujung pertandingan.
Statistik yang Membuat Laga Ini Sulit Dilupakan
PSM Makassar 3-3 Arema FC
Pencetak gol PSM:
- Stefan Jevtoski — penalti
- Luka Čumić
- Luka Čumić
Pencetak gol Arema FC:
- Gabi
- Gustavo Franca
- Careca
Stadion: Gelora B.J. Habibie, Parepare
Kompetisi: Super League 2026/2027
Pekan: 2
Tanggal: Minggu, 13 September 2026
Laga tersebut juga menjadi salah satu pertandingan paling dramatis pada pekan kedua karena PSM mampu membalikkan momentum setelah berada dalam posisi tertinggal 0-3.
Kesimpulan
PSM Makassar menunjukkan mental pantang menyerah.
Tertinggal 0-3 tidak membuat Juku Eja menyerah. Tiga gol balasan menjadi bukti bahwa pertandingan belum selesai sebelum peluit panjang berbunyi.
Bagi Arema FC, hasil ini menjadi pelajaran mahal. Keunggulan tiga gol yang tampak aman ternyata belum cukup untuk memastikan tiga poin.
Dan bagi pecinta sepak bola Indonesia, PSM Makassar vs Arema FC 3-3 menjadi salah satu drama paling menarik pada awal Super League 2026/2027.
Tertinggal tiga gol, bangkit, lalu menyamakan skor di menit akhir—Juku Eja benar-benar menolak kalah.











