Komodo adalah kadal raksasa di bumi ini. Mereka adalah makhluk paling mengerikan menyandang predikat pemburu yang kuat, agresif dan mematikan.
Namun, seiring berjalannya waktu, sains dan penelitian telah menunjukkan kepada kita bahwa mereka bukanlah binatang pemakan manusia yang pernah kita bayangkan.
Berikut adalah 4 fakta teratas tentang komodo!
1. Komodo adalah perenang yang pintar
Ketika Anda melihat seekor komodo, dengan berat hingga 198 lbs (90kg) dan panjang 10 kaki (3 meter), penuh otot dan berjalan lamban di sekitar daratan, Anda tidak akan mengira mereka adalah perenang alami.
Namun, komodo seperti kebanyakan reptil lainnya adalah perenang yang pintar.
Habitatnya di lima pulau tenggara Indonesia, komodo harus berenang dari pulau ke pulau untuk mencari makanan.
Bahkan, mereka bisa berenang berjam-jam dan sering terlihat bermil-mil di lepas pantai.
2. Komodo bisa mencium bau bangkai dari jarak hingga 8 kilometer
Seperti reptil lainnya, komodo mencium bau mangsanya berupa bangkai melalui sistem sensorik yang berbeda dari manusia.
Menggunakan lidah bercabang yang berkedip-kedip, mereka mengambil partikel rasa mikroskopis di udara.
Ketika komodo menarik lidahnya kembali ke mulutnya, taringnya masuk ke dalam organ yang disebut Organ Jacobson di dalam mulutnya.
Organ ini memproses partikel aroma di lidah, yang memungkinkan komodo untuk menentukan dengan tepat setiap partikel itu, dan di mana letaknya.
Untuk komodo, cara mencium bau bangkai ini sangat halus sehingga bisa mencium sesuatu yang mati lebih dari 8 kilometer jauhnya dan dapat menunjukkan di mana letaknya.
Seperti yang dapat Anda bayangkan, ini sangat berguna terutama jika mereka harus berenang beberapa kilometer untuk mendapatkan makanan mereka!
3. Komodo bisa makan 80% dari berat tubuhnya dalam sekali duduk
Bobot Komodo tidak bisa ditentukan, yang berarti mereka tidak akan pernah berhenti tumbuh baik panjangnya maupun beratnya selama mereka hidup.
Ini merupakan sebagian besar mengapa mereka tidak memiliki predator alami.
Dengan nafsu makan yang besar dan selalu terburu-buru untuk makan, komodo terlihat di alam liar memakan makanan besar sekaligus.
Dengan rahang yang sangat fleksibel dan dapat membuka sangat lebar, mereka dapat dengan mudah menelan sekaligus anak babi berukuran sedang.
Oleh karena itu, tidak heran jika seekor komodo dapat dan makan sebanyak 80% dari berat tubuhnya.
Singkatnya, itu sama dengan seseorang yang memakan sekitar 260 Big Mac sekaligus!
4. Komodo sebenarnya berbisa
Pada penelitian observasional yang dilakukan pada tahun 1970-an, para ilmuwan menemukan bahwa air liur komodo mengandung campuran bakteri mematikan yang cukup ampuh untuk membunuh mangsanya hanya dengan satu gigitan.
Namun, pada tahun 2009 ahli biokimia Brian Fry dari University of Queensland menguji kembali kebeneran itu.
Tujuannya untuk menemukan dengan tepat jenis mikroba apa yang menyebabkan kematian yang begitu mengerikan, dan mampu mengumpulkan beberapa usapan dari bagian dalam mulut dari jenis komodo yang berbeda.
Apa yang ditemukan Brian Fry mengubah persepsi populer tentang komodo.
Meskipun ada banyak bakteri di dalam mulut Komodo, akan tetapi lebih rendah dari kebanyakan mulut mamalia dan tidak ada yang akan menyebabkan kematian organ yang cepat atau kehilangan darah yang disebabkan terkait gigitan komodo.
Fry menindak lanjutinya dengan melakukan penelitian MRI tengkorak komodo yang menunjukkan dua kelenjar racun kecil di rahang bawah.
Sebelumnya dianggap berlebihan, analisis ini pada hewan kebun binatang penangkaran menunjukkan bahwa mereka pasti aktif.
Racun komodo yang ditemukan di kelenjar ini mengandung beberapa jenis protein beracun, yang diketahui menyebabkan efek persis seperti yang terlihat pada hewan yang digigit komodo.
Jadi begitulah, empat fakta teratas tentang komodo. Mereka merupakan kadal pemangsa yang sangat cerdas. Baca juga Ini 3 Fakta Dunia Paling Menarik yang Mungkin Belum Anda Dengar
Sumber:Factsite
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS











