Korban jiwa gempa Cianjur terus bertambah. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyatakan, hingga Rabu (23/11/2022) sore, jumlah korban meninggal dunia mencapai 2/1 orang.
Baca juga: Nyaris Kelaparan ! Pengungsi Kampung Sarampad Cianjur Memprihatinkan, Dua Hari Belum Ada Bantuan
“271 sudah terkonfirmasi di puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Cianjur,” kata Suharyanto dalam konferensi pers, Rabu (23/11/2022). Selain korban jiwa, BNPB juga mencatat korban luka-luka sebanyak 2.043 orang,” katanya melansir Instragram @visitcianjur.
Suharyanto menyebut sampai sore ini terdapat 40 orang masih dalam pencarian. Menurutnya, tim SAR gabungan pada hari ini berhasil menemukan tiga jenazah.
“Yang hilang 40 orang, 39 di Cugenang, satu di Warung Kondang. Kami akan telusuri apakah yang sudah dimakamkan oleh keluarga ini ada tambahan atau tidak,” ujarnya.
Sebanyak 2.043 orang mengalami luka-luka dan sekitar 61 ribu orang lainnya mengungsi.
Gempa berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11) siang. Getaran gempa tersebut terasa hingga Jakarta dan sekitarnya.











