NasionalNews

Purbaya Cuma Bicara 57 Kata, Lalu Mau Mancing Sambil Melamun: Kenapa Saya Dipecat?

×

Purbaya Cuma Bicara 57 Kata, Lalu Mau Mancing Sambil Melamun: Kenapa Saya Dipecat?

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, PARAGRAFNEWS.CO – Ada yang berbeda dari Purbaya Yudhi Sadewa pada hari terakhirnya sebagai Menteri Keuangan. Dalam acara serah terima jabatan (sertijab) kepada Suahasil Nazara di Kementerian Keuangan, Selasa (15/9/2026), Purbaya justru memilih berbicara sangat singkat.

Bukan pidato panjang seperti yang biasa disampaikan seorang pejabat ketika mengakhiri masa tugas, Purbaya hanya menyampaikan sambutan sekitar 57 kata.

baca juga: Siapa Suahasil Nazara yang Gantikan Purbaya? Profil Menkeu Baru dan Sorotan Pergantian Mendadak

Momen tersebut menjadi salah satu sorotan dalam sertijab Menkeu yang berlangsung di Aula Djuanda, Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta.

Purbaya Tak Banyak Bicara

Di hadapan jajaran Kementerian Keuangan, Purbaya mengawali sambutannya dengan kalimat yang langsung menarik perhatian.

Ia mengatakan tidak ingin berbicara terlalu panjang dan memilih menyerahkan tongkat kepemimpinan Kementerian Keuangan kepada Suahasil Nazara.

Purbaya kemudian menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kemenkeu yang telah bekerja bersamanya selama sekitar satu tahun.

baca juga: Prabowo Reshuffle Kabinet, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan

Singkatnya pidato tersebut membuat momen sertijab terasa berbeda.

Sejumlah laporan media bahkan menghitung sambutan Purbaya hanya sekitar 57 kata.

Setelah itu, panggung utama beralih kepada Suahasil Nazara yang kini resmi memegang kendali Kementerian Keuangan.

Suahasil sebelumnya merupakan Wakil Menteri Keuangan dan dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026), menggantikan Purbaya.

Dari Menkeu ke Kolam Ikan

Namun, justru setelah acara selesai, pernyataan Purbaya kepada wartawan menjadi perhatian.

Ketika ditanya mengenai rencananya setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya menjawab dengan gaya santai.

Ia mengatakan ingin menikmati waktu di rumah dan memancing ikan.

Purbaya menyebut ikan mujair dan nila sebagai targetnya.

Tidak ada agenda politik besar yang ia sampaikan. Tidak pula ada pernyataan bahwa dirinya sedang mencari jabatan baru.

Sebaliknya, Purbaya mengatakan ingin menjalani masa setelah menjadi menteri dengan lebih santai.

Bahkan, muncul pernyataan yang kemudian ramai diberitakan: ia ingin memancing sambil merenung mengenai alasan dirinya dicopot dari jabatan Menteri Keuangan.

Pernyataan tersebut membuat suasana setelah sertijab menjadi lebih personal.

Sebab, pencopotan Purbaya memang berlangsung relatif mendadak.

Sehari Sebelumnya Masih Ikut Rapat DPD

Sehari sebelum sertijab, Purbaya masih menjalankan agenda sebagai Menteri Keuangan.

Pada Senin (14/9/2026), ia mengikuti rapat bersama Komite IV DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Rapat tersebut membahas Rancangan APBN 2027 dan Nota Keuangan.

Namun, ketika rapat berlangsung, Purbaya menerima telepon dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Ia kemudian meninggalkan ruang rapat dan tidak kembali hingga rapat selesai.

Tidak lama setelah itu, Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru.

Purbaya kemudian mengetahui dirinya tidak lagi menjadi bendahara negara.

Purbaya Mengaku Lega

Dalam keterangannya setelah pencopotan, Purbaya juga menyampaikan bahwa dirinya tidak keberatan dengan keputusan tersebut.

Ia bahkan mengaku ingin beristirahat dan tidak berminat kembali menjadi pejabat negara.

Keinginannya sederhana: pulang, beristirahat, kemudian menikmati waktu dengan memancing di rumah.

Purbaya juga mengatakan dirinya bersyukur dapat melepas jabatan tersebut.

Sikap itu membuat publik melihat sisi lain Purbaya setelah hampir satu tahun berada di kursi Menteri Keuangan.

Apa Alasan Purbaya Dicopot?

Pertanyaan terbesar yang masih tersisa adalah alasan sebenarnya Presiden Prabowo mengganti Purbaya dengan Suahasil.

Sampai laporan terbaru, pemerintah belum memberikan penjelasan resmi secara spesifik mengenai alasan pencopotan Purbaya.

Karena itu, berbagai spekulasi yang muncul di ruang publik belum dapat diperlakukan sebagai alasan resmi.

Reuters melaporkan pergantian tersebut terjadi ketika pemerintahan Prabowo menghadapi perhatian terhadap kondisi fiskal dan kepercayaan investor. Namun, tidak ada alasan spesifik dari pemerintah yang diumumkan terkait pemberhentian Purbaya.

Purbaya sendiri memilih tidak memperpanjang polemik.

Ia justru membawa suasana ke arah yang lebih ringan.

Mancing.

Di belakang rumah.

Mencari mujair dan nila.

Sambil melamun.

Dan, sebagaimana pernyataannya kepada wartawan, sambil memikirkan satu pertanyaan yang mungkin juga masih ada di kepala banyak orang:

Kenapa dirinya dicopot?

Kini kursi Menteri Keuangan telah resmi berpindah kepada Suahasil Nazara. Sementara Purbaya memilih meninggalkan hiruk-pikuk pemerintahan dengan cara yang sangat sederhana: pulang dan memancing.

Sumber:

  • Bisnis.com, laporan sertijab Purbaya Yudhi Sadewa dan Suahasil Nazara, 15 September 2026.
  • IDN Times, pernyataan Purbaya mengenai rencana memancing dan masa setelah menjadi Menkeu.
  • Reuters, pergantian Purbaya oleh Suahasil Nazara dan konteks pergantian Menteri Keuangan.
  • Suara.com, kronologi Purbaya meninggalkan rapat DPD setelah menerima telepon Mensesneg.

red/kaje

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *