Rubrik

Yos Yoyo Ungkap Sejarah Paguyuban Sunda di Bontang

×

Yos Yoyo Ungkap Sejarah Paguyuban Sunda di Bontang

Sebarkan artikel ini
Penasehat PWSB Yos Yoyo Susanto, saat menghadiri acara Milad PWSB ke-5 / ist
Penasehat PWSB Yos Yoyo Susanto, saat menghadiri acara Milad PWSB ke-5 / ist

Pada kesempatan ini media kami berbincang dengan sosok yang pernah dijuluki “Raja Air”. Ia menceritakan tentang seluk beluk orang Sunda hingga terbentuknya Paguyuban Sunda di Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.


Baca Juga: Berlangsung Meriah Milad PWSB ke-5 Menampilkan Seni Budaya Pasundan
Baca Juga: Mengenal Upacara Adat Sunda Lengser yang Sarat Makna
Baca Juga: Menegangkan ! Mengenal Rajah Sunda yang Tampil di Milad PWSB ke-5


Adalah, Yos Yoyo Susanto pria Kelahiran 1951 asal  Tasikmalaya, Jawa Barat. Ia merupakan salah satu sesepuh atau tokoh bagi warga Bontang berasal dari Jawa Barat yang sukses usahanya dibidang pengadaan penyaluran air bersih dari rumah ke rumah (PDAM Swasta). Selain itu ia berhasil mengembangkan usahanya dengan membangun Nirwana Water Boom.

Ia menceritakan paguyuban orang Sunda di Bontang. Pada awalnya dibentuk pada tahun 1983 dengan nama IKJB (Ikatan Keluarga Besar Jawa Barat).

Kemudian kata dia, adapun tujuan mengumpulkan orang Sunda yang ada di Bontang karena pada saat itu orang sunda masih belum terdata.

“Kegiatan saat itu hanya dilakukan dengan cara silaturahmi dan arisan, saat itu kita undang saudara-saudara orang Sunda dari Pir (daerah transmigrasi asal Jawa Barat),” ungkapnya Yos Yoyo Susanto ke media ini saat menghadiri Milad ke-5 PWSB, Minggu (12/6).

Kemudian, baru pada tahun 1996 resmi dikukuhkan oleh Muhirdin saat Bontang statusnya KOTIB (pembantu bupati).

Setelah itu, pada tanggal 10 Desember 2003 baru disahkan dengan akta notaris tentang pendirian Ikatan Keluarga Besar Pasundan (IKBP). Selanjutnya pada tanggal 16 Maret 2017 IKBP diganti nama menjadi Paguyuban Wargi Sunda Bontang (PWSB) yang di ketuai Yayat Ruhiyat.

“Dan sampai sekarang dengan ketuanya Suryana,” sambungnya.

Di usianya yang ke-71 tahun, Yos Yoyo merasa bahagia dengan apa yang menjadi gagasannya dimana orang Sunda yang ada di Bontang, hingga kini masih memiliki wadah untuk silaturahmi.

“Saya secara pribadi merasa bahagia dan senang karena sampai hari ini, orang Sunda yang ada di Kota Bontang rukun dan guyub, harapan saya semoga selamanya seperti ini,” sebutnya Yos Yoyo.

Kiprah Yos Yoyo Susanto
Selain menjadi tokoh orang Sunda Bontang, Ia pernah menjabat selama 6 tahun sebagai ketua etnis yang menaungi sekira 60 ketua paguyuban-paguyuban se-Bontang, yang sekarang disebut dengan forum pembaruan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

kaje/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *