Wisata sejarah di Kalimantan Timur ini bisa Anda kunjungi ketika berlibur disini. Khususnya para pecinta wisata bersejarah untuk upgrade pengalaman langsung ke lokasi, silahkan simak lengkapnya.
Ketika berwisata sebagian orang memiliki tujuan untuk memperkaya wawasan dan pengalaman. Sebab itulah mereka sedari jauh hari akan mencari rekomendasi terbaik untuk berkunjung. Nah, apabila Anda merupakan salah satu orang yang ingin memiliki pengalaman baru di tempat kunjungan bisa mencoba ke beberapa destinasi ini.
Ke Kalimantan Timur Anda akan mendapatkan buah tangan ilmu sejarah baru. Kapan lagi jauh-jauh berwisata seperti ini? Memaksimalkan kunjungan Anda tersebut tentu saja merupakan pengalaman menarik untuk mencobanya.

Wisata Sejarah di Kalimantan Timur, Wajib Dikunjungi Langsung
Beberapa destinasi ini jangan sampai dilewatkan begitu saja. Karena tentu saja di kota lain tidak akan mendapatkan destinasi ini, secara eksklusif haru ke Kalimantan Timur langsung. Anda bisa berkunjung bersama rombongan atau bahkan sendiri tidak masalah.
Catat dan urutkan dari lokasi yang sesuai dengan rute perjalanan Anda tersebut. Jangan sampai Anda berputar di rute yang sudah dilalui, ini akan membuang waktu dan perjalanan Anda. Apalagi jika jatah liburan cukup singkat, persiapkan catatan tersebut dengan seksama agar tidak melewatkan kesempatan terbaik kesini.
Istana Sultan Kutai
Rekomendasi pertama ini adalah Istana yang berlokasi di Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Anda bisa kunjungi bangunan bergaya Indische Empire ini untuk mengenang masa lalu. Dalam kompleks ini terdapat makam raja-raja dan juga masjid yang terkenal disana.
Lokasi ini masuk dalam Cagar Budaya yang bernilai sejarah bagi Kalimantan Timur. Sempat jatuh ke tangan Belanda dan hingga akhirnya kembali ke tangan pemerintah setempat. Fakta menariknya lokasi ini menjadi bukti dari Kerajaan yang tertua di Tanah Air.
Terdapat bukti prasasti tulis yang menggunakan Bahasa Sansekerta dan Huruf Pallawa. Identifikasinya menyebutkan bahwa ini merupakan peninggalan pada abad ke 4 Masehi. Inilah kenapa akhirnya Anda harus kunjungi langsung Istana yang sering disebut-sebut dalam Buku Sejarah di sekolah ini.
Kampong Tenun
Wisata sejarah di Kalimantan Timur yang selanjutya ini secara nama sudah tertebak bahwa menjadi sebuah hal yang istimewa. Pemukiman ini memiliki mayoritas penduduk yang berprofesi sebagai penenun tradisional.
Sehingga ketika Anda penasaran bagaimana sejarah dan pembuatan kain asli dari Kalimantan bisa langsung kesini. Nilai dari kain tradisional masih terjaga dengan baik. Prosesnya membutuhkan waktu dan tidak sebentar.
Inilah yang membuatnya bernilai tinggi dan menjadi warisan yang harus dijaga di Tanah Air. Kita bisa sambil belajar dan berinteraksi dengan masyarakat setempat. Sambil berbelanja buah tangan asli dari sini.
Istana Kesultanan Gunung Tabur
Wisata sejarah di Kalimantan Timur ini merupakan bukti terpecahnya dari Kesultanan Berau yang melahirkan kesultanan baru antara Sambaliung dan Gunung Tabur. Bangunan ini sudah bukan aslinya, karena sempat terkena imbas dari Perang Dunia ke II.
Hingga akhirnya dibangun kembali menjadi Museum Batiwakkal. Jika penasaran Anda bisa kunjungi bangunan barunya tersebut yang memiliki nilai sejarah cukup tinggi dan mengenal Kesultanan ini juga.
Keraton Sambaliung
Wisata sejarah di Kalimantan Timur ini memiliki destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Pasalnya saat ini kita bisa menyaksikan berbagai benda peninggalan bersejarah yang terjaga. Mulai dari tugu prasasti berbahan kayu ulin dengan tulisan Arab dan Melayu.
Lalu ada juga yang menggunakan aksara dari Suku Bugis yang sangat cantik sekali. Koleksinya terpanjang dalam beberapa ruangan yang sangat baik terjaga. Jika kita perhatikan daya tarik bangunan keraton ini berada di arsitektur seperti bangunan China.
Tidak hanya dibangun dengan satu ruangan saja. Beberapa bagian bangunan keraton ini menjadi daya tariknya. Kita bisa mengunjungi keraton dengan beberapa ruangan tersebut secara langsung.
Lesong Batu
Berkunjung ke destinasi wisata sejarah Kaltim sama dengan membuktikan peradaban di masa lampau. Inilah kenapa kita harus memasukkannya ke Wisata sejarah di Kalimantan Timur yang jangan sampai melewatkan begitu saja. Monument ini merupakan batu yang tidak ada tulisan sama sekali di keseluruhannya.
Nilai sejarah dari batu ini yang kabarnya dahulu menjadi sebuah sarana untuk bersembahyang atau beribadah. Masyarakat pada abad ke 20 melangsungkan ibadah mereka sebagai seorang Hindu yang religious. Bahkan termasuk dalam prasasti berjenis yupa yang bermaksud dari batu tanpa tulisan tersebut.
Dahulu batu ini oleh Brahmana yang berlokasi di Muara Kaman. Dengan ukuran yang cukup besar dan panjang mencapai 2.51 meter dan tinggi 99 cm. Sebelum terletak dalam kawasan Muara Kaman, batu ini sempat mengalami beberapa kali pemindahan.
Selain itu kini letaknya memanjang secara horizontal. Padahal awalnya peletakannya dengan vertikal secara tegak seperti tugu. Ketika terpendam di tanah tersebutlah yang membuat beberapa kali perbedaan pandangan atas peletakannya tersebut.
Wisata sejarah di Kalimantan Timur tersebut akan menambah pengetahuan dan pengalaman. Selain itu juga menambah rasa bangga terhadap kekayaan sejarah Indonesia.











