News

Sungai Mahakam Kalimantan Timur, Hadirkan Pesona Luar Biasa

×

Sungai Mahakam Kalimantan Timur, Hadirkan Pesona Luar Biasa

Sebarkan artikel ini
Sungai Mahakam Kalimantan Timur
Pixabay.com

Sungai Mahakam Kalimantan Timur menjadi salah satu destinasi wisata unik yang wajib Anda kunjungi. Sungai terbesar di Kalimantan Timur ini bermuara di Selat Makassar, dengan panjang kurang lebih 920 KM.

Lintasannya meliputi Kabupaten Kutai Barat sebagai hulu, dan Kota Samarinda bagian hilirnya. Hal paling menarik dari sungai ini adalah menjadi tempat hidup mamalia air tawar yang hampir punah, yaitu ikan Pesut Mahakam.

Sekitar kawasan Sungai Mahakam juga menjadi habitat sekitar 298 spesies burung. Terdapat 5 spesies endemik yang masuk perlindungan seperti Borneo Dusky Mannikin, Borneo Whistler, Borneo Whistler, Bornean Blue-flycatcher dan Bornean Bristlehead.

Sungai Mahakam Kalimantan Timur
Pixabay.com

Pesona Sungai Mahakam Kalimantan Timur

Sejak zaman dahulu, Sungai Mahakam memiliki peranan penting bagi kehidupan masyarakat setempat. Selain sebagai akses menuju kawasan atau daerah lain, sungai ini menghadirkan potensi perikanan yang luar biasa.

Beberapa tahun lalu, pemerintah Kalimantan Timur mulai mengembangkan sejumlah objek wisata di kawasan ini. Salah satunya yaitu wisata susur Sungai Mahakam dengan menaiki kapal khusus. Pertama kali pemerintah resmikan pada 10 Mei 2018, membuat masyarakat begitu gembira menyambutnya.

Tak hanya mampu menarik minat wisatawan masyarakat Indonesia. Objek wisata susur sungai di Mahakam juga begitu digemari turis-turis asing. Banyak dari mereka yang sengaja datang ke Kalimantan Timur hanya untuk menyusuri Sungai Mahakam.

Hingga kini sudah ada sebanyak 5 kapal yang beroperasi untuk melayani para wisatawan. Semua kapal memiliki identitas unik, dengan menyertakan istilah “Pesut” untuk nama depannya. Sebut saja Pesut Mahakam, Pesut Mahkota, Pesut kita, Pesut Etam, dan Pesut Bentong.

Rute Perjalanan Selama Susur Sungai

Untuk memanjakan para penumpang, pihak pengelola objek wisata susur Sungai Mahakam Kalimantan Timur menghadirkan rute khusus. Mulai dari dermaga Pasar Pagi, ke Tenggarong, Kutai Lama dan kawasan Samarinda. Penumpang leluasa memilih rute yang ingin mereka lewati.

Perjalanan ke Daerah Tenggarong membutuhkan waktu tempuh sekitar 5 jam pulang pergi. Para penumpang juga bisa menikmati keindahan Pulau Kumala selama 2 jam. Sementara rute menuju Desa Kutai Lama membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam.

Pihak pengelola akan membawa penumpang menghabiskan waktu untuk rekreasi di desa tersebut selama 2 jam. Berbeda dengan kedua rute di atas, perjalanan menuju Samarinda membutuhkan waktu sekitar 3 jam.

Namun, rute seputar Samarinda ini hanya tersedia di jam 5 sore sampai 7 malam setiap akhir pekan. Para wisatawan yang menyukai sunset tentunya harus mencoba kesempatan tersebut. Tak tanggung-tanggung, kapal yang digunakan untuk susur Sungai Mahakam Kalimantan Timur memiliki fasilitas super lengkap.

Setiap kapal terdiri atas 2 lantai. Di dalamnya terdapat meja kursi, mushola, ruang karaoke pribadi, hingga kantin sekaligus jamuan makan. Tak perlu cemas, transportasi khusus wisata ini juga sudah memiliki sejumlah piranti keselamatan penumpang. Seperti jaket pelampung, Ring Buoy, kotak P3K, hingga alat pemadaman ringan.

Pemandangan Ikonik di Sekitar Sungai Mahakam

Sembari menikmati susur Sungai Mahakam Kalimantan Timur yang seru. Penumpang juga bisa melihat sejumlah pemandangan unik di sekitar sungai. Di sisi kanan dan kiri sungai tampak aktivitas masyarakat, seperti anak-anak yang sedang bermain voli.

Serta lalu lalang kapal ketinting yang melintasi sungai. Model transportasi sejenis kapal motor penyeberangan ini, masih menjadi primadona masyarakat. Terlebih bagi mereka yang enggan menempuh perjalanan jauh melalui jembatan Mahakam.

Dari kejauhan, sering terlihat beberapa kapal yang sedang bersandar di pelabuhan. Ada juga pusat perbelanjaan terbesar di Kota Samarinda. Sesekali penumpang juga akan menjumpai aktivitas tugboat yang sedang menarik tongkang batu bara.

Di sejumlah titik tertentu, penumpang kapal yang menyusuri Sungai Mahakam Kalimantan Timur bisa melihat kemegahan masjid Baitul Muttaqien. Sebuah masjid terbesar dan tertua di Kota Samarinda. Konon katanya, masjid ini sudah berdiri sejak tahun 1881 silam.

Beberapa pihak menyebut jika Baitul Muttaqien menjadi masjid termegah kedua setelah Istiqlal di Jakarta. Jika Anda melakukan penyusuran di malam hari, maka bisa menikmati keindahan Jembatan Mahkota yang terang benderang.

Pasalnya, gemerlap lampu di sekitar jembatan mampu menghadirkan pemandangan menakjubkan. Hal inilah yang menjadi daya tarik tersendiri, dan banyak masyarakat manfaatkan untuk mengabadikan foto kenang-kenangan.

Perkembangan Wisata yang Semakin Pesat

Meski belum lama buka, wisata susur Sungai Mahakam mengalami perkembangan yang cukup pesat. Bahkan mampu mengalahkan beberapa objek wisata yang sudah lama ada. Tepat di tahun 2019 lalu, wisata susur Sungai Mahakam mampu menembus urutan 10 besar.

Tepatnya di Ajang Anugerah Pesona Indonesia, sebagai Nominasi Wisata Air. Biaya untuk melakukan susur sungai relatif terjangkau, mulai dari Rp 50 ribu untuk orang dewasa, Rp 25 ribu usia anak-anak. Sementara bagi balita gratis.

Nah, bagi Anda yang ingin mencicipi wisata susur Sungai Mahakam Kalimantan Timur, bisa langsung datang ke Kota Samarinda.  Sekian, semoga informasi ini bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *