Mobil listrik dan hybrid adalah dua jenis mobil yang menggunakan teknologi yang lebih ramah lingkungan daripada mobil bensin atau diesel biasa.
Mobil listrik menggunakan listrik sebagai sumber daya utama dan tidak mengeluarkan emisi gas rumah kaca saat beroperasi. Biaya operasionalnya biasanya lebih rendah dan suaranya lebih tenang daripada mobil bensin atau diesel.
Jenis mobil hybrid menggunakan gabungan mesin bensin dan motor listrik untuk mencapai efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi dan mengeluarkan lebih sedikit emisi gas rumah kaca.
Mereka juga fleksibel dalam hal bahan bakar yang digunakan, karena dapat menggunakan bahan bakar fosil atau listrik.
Daftar Mobil Listrik dan Hybrid
Mobil listrik dan hybrid semakin populer di Indonesia karena telah menjadi tren di dunia otomotif, serta karena pemerintah Indonesia memberikan subsidi hingga Rp 80 juta untuk mobil ramah lingkungan yang diproduksi di dalam negeri.
Berikut adalah daftar mobil listrik dan hybrid yang telah diproduksi di Indonesia:
1. Wuling Air EV
Wuling Motors Indonesia telah memproduksi mobil listrik Wuling Air EV. Ini dilakukan di fasilitas pabrik mereka yang berlokasi di Greendland International Industrial Center, Deltamas, Cikarang, Jawa Barat.
Mobil ini pertama kali diperkenalkan di pasar domestik pada Agustus 2022 dan diharapkan bisa diproduksi 10.000 unit per tahun di pabrik tersebut.
Wuling Air EV mengusung motor listrik berdaya maksimal 30 kW dan menggunakan baterai lithium ferro-phosphate (LFP) berkapasitas 17,3 kWh untuk tipe Standard Range dengan jarak tempuh hingga 200 kilometer.
Dan 26,7 kWh untuk jenis atau tipe Long Range yang memiliki jarak tempuh hingga 300 kilometer saat terisi penuh. Mobil ini dipasarkan dengan harga Rp238 juta (varian Standard Range) dan Rp295 juta (varian Long Range) untuk on-the-road Jakarta.
2. Hyundai Ioniq 5
Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 diproduksi massal oleh PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) di pabrik mereka di Cikarang, Jawa Barat, yang memiliki kapasitas produksi 150 ribu unit per tahun.
Mobil listrik dan hybrid ini diluncurkan di Indonesia pada Maret 2022 dan menjadi mobil pertama Hyundai yang menggunakan platform Hyundai Electric Global Modular Platform (E-GMP).
Ioniq 5 tersedia dalam pilihan baterai 72,6 kWh dan 77,4 kWh yang mampu menempuh perjalanan 423 km hingga 490 km dalam sekali pengisian daya baterai.
Ioniq 5 terdiri dari empat varian dengan harga berbeda, yaitu Ioniq 5 Prime Standard Range seharga Rp718.000.000, Long Range Rp759.000.000, Premium Long Range Rp792.000.000, dan Launch Edition Rp879.000.000.
3. Honda CR-V Hybrid
Honda CR-V Hybrid diproduksi oleh PT Honda Prospect Motor (HPM) di pabrik mereka di Karawang, Jawa Barat. Mobil ini pertama kali diperkenalkan di pasar Indonesia pada November 2022.
CR-V Hybrid mengusung mesin bensin 2.0L dengan transmisi Electronically Controlled Continuously Variable Transmission (ECVT), yang dikombinasikan dengan motor listrik sebagai sistem hybrid.
Kombinasi tersebut membuat mobil ini dapat menempuh jarak tempuh hingga 50 km/liter. CR-V Hybrid tersedia dalam tiga varian dengan harga yang berbeda, yaitu CR-V Hybrid S seharga Rp550.000.000, CR-V Hybrid E seharga Rp575.000.000, dan CR-V Hybrid Prestige seharga Rp610.000.000.
4. Suzuki Ertiga Hybrid
Suzuki Ertiga Hybrid diproduksi oleh PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) di pabrik mereka di Cikarang, Jawa Barat. Mobil ini pertama kali diperkenalkan di pasar Indonesia pada Januari 2023.
Mobil listrik dan hybrid, Ertiga mengusung mesin bensin 1.5L dengan transmisi manual atau otomatis, yang dikombinasikan dengan motor listrik sebagai sistem hybrid.
Kombinasi tersebut membuat mobil ini dapat menempuh jarak tempuh hingga 40 km/liter. Ertiga Hybrid tersedia dalam dua varian dengan harga yang berbeda, yaitu Ertiga Hybrid GA seharga Rp220.000.000 dan Ertiga Hybrid GL seharga Rp230.000.000.
5. Nissan Leaf
Nissan Leaf diproduksi oleh PT Nissan Motor Indonesia (NMI) di pabrik mereka di Purwakarta, Jawa Barat. Mobil ini pertama kali diperkenalkan di pasar Indonesia pada April 2023.
Leaf mengusung motor listrik berdaya maksimal 110 kW yang dihantarkan melalui transmisi single reduction gear ke roda belakang. Leaf menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 40 kWh yang mampu menempuh jarak tempuh hingga 270 km saat terisi penuh.
Leaf tersedia dalam dua varian dengan harga yang berbeda, yaitu Leaf S seharga Rp700.000.000 dan Leaf SV seharga Rp750.000.000.
6. Toyota Camry Hybrid
Toyota Camry Hybrid diproduksi oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di pabrik mereka di Karawang, Jawa Barat. Mobil ini pertama kali diperkenalkan di pasar Indonesia pada Agustus 2022.
Camry Hybrid mengusung mesin bensin 2.5L dengan transmisi Electronically Controlled Continuously Variable Transmission (ECVT), yang dikombinasikan dengan motor listrik sebagai sistem hybrid.
Kombinasi tersebut membuat mobil ini dapat menempuh jarak tempuh hingga 40 km/liter. Camry Hybrid tersedia dalam tiga varian dengan harga yang berbeda, yaitu Camry Hybrid G seharga Rp650.000.000, Camry Hybrid V seharga Rp750.000.000, dan Camry Hybrid A seharga Rp850.000.000.
Kelebihan Mobil Listrik dan Hybrid
Pabrikan-pabrikan tersebut menawarkan beragam pilihan mobil yang sesuai dengan kebutuhan dan budget konsumen, serta memberikan keuntungan lebih melalui subsidi yang diberikan pemerintah Indonesia untuk mobil ramah lingkungan.
Berikut adalah kelebihan mobil listrik adalah:
- Mengurangi emisi gas rumah kaca
Mobil listrik tidak mengeluarkan emisi gas rumah kaca saat beroperasi, sehingga lebih ramah lingkungan daripada mobil bensin atau diesel.
- Biaya operasional lebih rendah
Biaya operasional mobil listrik biasanya lebih rendah daripada mobil bensin atau diesel, karena listrik lebih murah daripada bahan bakar fosil dan mobil listrik tidak memerlukan perawatan mesin yang sama seperti mobil bensin atau diesel.
- Suara lebih rendah
Mobil listrik lebih tenang daripada mobil bensin atau diesel, karena tidak ada mesin yang berisik. Ini dapat menjadi keuntungan bagi seseorang yang tinggal di daerah dengan banyak kebisingan.
Berikut kelebihan mobil hybrid adalah:
- Efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi
Mobil hybrid menggunakan gabungan mesin bensin dan motor listrik untuk mencapai efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi daripada mobil bensin atau diesel biasa.
- Kurangi emisi gas rumah kaca
Mobil hybrid mengeluarkan lebih sedikit emisi gas rumah kaca daripada mobil bensin atau diesel biasa, karena sebagian besar waktu mereka menggunakan motor listrik yang tidak mengeluarkan emisi.
- Fleksibilitas bahan bakar
Mobil hybrid dapat menggunakan bahan bakar fosil atau listrik, sehingga Anda dapat memilih sumber daya yang paling efisien dan terjangkau sesuai dengan kebutuhan Anda.
Penutup
Itu dia beberapa kelebihan dari mobil listrik dan hybrid. Keduanya menawarkan keuntungan yang signifikan dalam hal efisiensi bahan bakar, emisi gas rumah kaca, dan biaya operasional.
Namun, mobil listrik dan hybrid masih terbatas oleh jangkauan dan biaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan mobil bensin atau diesel biasa.
Jadi, jika Anda tertarik untuk membeli salah satu dari kedua jenis mobil ini, pastikan untuk melakukan penelitian terlebih dahulu dan mempertimbangkan kebutuhan dan anggaran Anda.











