NEW DELHI — Angka populasi India kembali menjadi perhatian publik setelah sebuah papan reklame elektronik (live electronic display board) di fasilitas All India Institute of Medical Sciences (AIIMS) menampilkan jumlah penduduk India yang telah menembus 1,47 miliar jiwa.
Dalam tampilan yang beredar, papan digital tersebut menunjukkan angka 1.47.92.39.018 pada 4 September 2026 sekitar pukul 15.59 waktu setempat. Format angka tersebut mengikuti sistem penulisan angka yang lazim digunakan di India.
Jika dikonversi ke sistem penomoran internasional, angka tersebut setara dengan sekitar 1,479 miliar jiwa.
Dalam tampilan yang beredar, papan digital tersebut menunjukkan angka 1.47.92.39.018 pada 4 September 2026 sekitar pukul 15.59 waktu setempat. Format angka tersebut mengikuti sistem penulisan angka yang lazim digunakan di India.
Jika dikonversi ke sistem penomoran internasional, angka tersebut setara dengan sekitar 1,479 miliar jiwa.
Angka yang muncul di papan digital itu sontak menarik perhatian karena menggambarkan besarnya populasi India yang kini menjadi negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia.
Bukan Hasil Sensus Real-Time
Meski terlihat seperti penghitung populasi secara langsung, angka pada papan tersebut perlu dipahami sebagai estimasi, bukan hasil sensus penduduk yang dihitung secara real-time.
Proyeksi berbasis data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan populasi India pada 1 Juli 2026 berada di kisaran 1,476,6 juta jiwa. Estimasi yang diperbarui kemudian berada di kisaran 1,478 miliar jiwa pada Agustus 2026.
Dengan demikian, angka sekitar 1,479 miliar yang ditampilkan pada papan elektronik masih berada dalam kisaran proyeksi demografi yang tersedia.
India Masih Negara Terpadat di Dunia
India saat ini masih menempati posisi sebagai negara dengan populasi terbesar di dunia, setelah melampaui China dalam beberapa tahun terakhir.
Besarnya populasi tersebut membuat perubahan demografi India menjadi perhatian dunia, terutama terkait kebutuhan pangan, lapangan kerja, kesehatan, pendidikan, perumahan hingga pembangunan infrastruktur.
Sensus India Baru Akan Menghasilkan Data Resmi Terbaru
Penting dicatat, India sedang menjalankan rangkaian Census 2027, yang menjadi sensus nasional setelah sensus terakhir pada 2011.
Pemerintah India menyatakan sensus tersebut akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa House Listing and Housing Census berlangsung sepanjang 2026, sedangkan Population Enumeration dijadwalkan pada Februari 2027 untuk sebagian besar wilayah India.
Pemerintah juga akan menggunakan sistem digital dan melibatkan lebih dari tiga juta petugas dalam pelaksanaan sensus tersebut.
Bahkan, pemberitahuan pemerintah India tertanggal 5 September 2026 kembali menetapkan bahwa sensus penduduk nasional akan dilaksanakan pada 2027 dengan tanggal referensi umum 1 Maret 2027, dengan beberapa wilayah memiliki ketentuan tanggal referensi berbeda.
Artinya, angka yang muncul pada papan digital AIIMS belum dapat disebut sebagai angka resmi hasil sensus India. Angka tersebut lebih tepat dipahami sebagai gambaran estimasi jumlah penduduk berdasarkan model dan proyeksi demografi.
Populasi India yang mendekati 1,48 miliar jiwa sekaligus menjadi gambaran betapa besarnya tantangan yang dihadapi negara tersebut dalam mengelola kebutuhan penduduknya di tengah pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi yang terus berlangsung.
kaje/red











