InternasionalNews

Jet Tempur F-4 Phantom Jatuh di Air Show Yunani, Dua Pilot Tewas di Depan Ribuan Penonton

×

Jet Tempur F-4 Phantom Jatuh di Air Show Yunani, Dua Pilot Tewas di Depan Ribuan Penonton

Sebarkan artikel ini
Jet tempur yunani jatuh
Ilustrasi: Jet temput saat mengudara / Pexels

ATHENA — Suasana meriah Athens Flying Week 2026 berubah menjadi duka setelah sebuah jet tempur F-4 Phantom milik Angkatan Udara Yunani jatuh saat mengikuti kegiatan penerbangan di Tanagra Air Base, sekitar 60 kilometer sebelah utara Athena.

baca juga: Pesawat Kargo Amazon Boeing 767 Kecelakaan di Miami, Lima Orang Tewas

Kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu, 5 September 2026, ketika ribuan penonton menyaksikan pertunjukan udara. Dua pilot yang berada di dalam pesawat dinyatakan meninggal dunia.

Jet Kehilangan Ketinggian Saat Manuver

Menurut laporan awal, pesawat F-4 Phantom bermesin ganda dan berawak dua orang itu mengalami masalah ketika melakukan manuver pada ketinggian rendah.

Pesawat kemudian kehilangan ketinggian sebelum menghantam tanah. Sesaat setelah benturan, pesawat terbakar dan menghasilkan kepulan asap hitam yang terlihat jelas dari area pertunjukan.

Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik ketika pesawat jatuh dan kemudian disusul kobaran api serta asap tebal.

Ribuan Penonton Menyaksikan Kecelakaan

Kecelakaan terjadi di hadapan ribuan orang yang datang untuk menyaksikan Athens Flying Week, salah satu ajang pertunjukan udara terbesar di kawasan Eropa Tenggara.

Beruntung, lokasi jatuhnya pesawat berada jauh dari area utama penonton. Laporan Reuters dan AP menyebutkan tidak ada korban dari kalangan penonton yang dilaporkan dalam insiden tersebut.

Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan setelah pesawat jatuh dan memicu kebakaran di sekitar lokasi. Api juga sempat menjalar ke area vegetasi di sekitar pangkalan udara.

Dua Pilot Dinyatakan Meninggal

Tim penyelamat kemudian menemukan kedua pilot yang berada di dalam pesawat. Angkatan Udara Yunani selanjutnya mengidentifikasi keduanya sebagai Mayor Ioannis Blesias, 40 tahun, dan Kapten Dimitrios Petrou, 37 tahun.

Kementerian Pertahanan Yunani menetapkan masa berkabung selama tiga hari di lingkungan angkatan bersenjata sebagai bentuk penghormatan kepada kedua penerbang tersebut.

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga kedua pilot dan menyoroti risiko yang dihadapi para penerbang militer dalam menjalankan tugas.

Pertunjukan Udara Dihentikan

Setelah kecelakaan terjadi, rangkaian acara Athens Flying Week yang tersisa dibatalkan. Aparat juga melakukan pengamanan serta penanganan kebakaran di sekitar lokasi.

Operasi pemadaman melibatkan puluhan petugas dan sejumlah armada udara. Kondisi kebakaran yang muncul setelah kecelakaan sempat membuat proses evakuasi dan penyelamatan menjadi lebih sulit.

Penyebab Kecelakaan Masih Diselidiki

Hingga kini, penyebab pasti jatuhnya F-4 Phantom tersebut belum diumumkan.

Angkatan Udara Yunani telah membentuk tim investigasi untuk mengungkap faktor yang menyebabkan pesawat kehilangan ketinggian dan jatuh.

Informasi awal dari penyelenggara menyebutkan pesawat telah menjalani pemeriksaan dan perawatan yang diwajibkan sebelum kecelakaan. Namun, hasil penyelidikan resmi tetap diperlukan untuk mengetahui penyebab sebenarnya.

Kecelakaan ini menjadi pukulan berat bagi Angkatan Udara Yunani sekaligus meninggalkan duka mendalam bagi keluarga kedua pilot dan ribuan orang yang menyaksikan tragedi tersebut secara langsung.

Athens Flying Week yang seharusnya menjadi perayaan dunia penerbangan berubah menjadi momen berkabung setelah dua penerbang kehilangan nyawa dalam kecelakaan F-4 Phantom.

kaje/rd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *