NewsRubrik

PRT Filipina Dapat Warisan Miliaran Rupiah dan Apartemen Mewah dari Majikan, Kisahnya Kembali Viral

×

PRT Filipina Dapat Warisan Miliaran Rupiah dan Apartemen Mewah dari Majikan, Kisahnya Kembali Viral

Sebarkan artikel ini
PRT Filipina dapat warisan
Ilustrasi - Suasana malam hari Singapura / Pexels

JAKARTA — Kisah seorang pekerja rumah tangga (PRT) asal Filipina yang memperoleh warisan dalam jumlah fantastis dari majikannya kembali menjadi perbincangan. Bukan hanya uang tunai, perempuan bernama Christine itu juga disebut mendapatkan sebuah apartemen sebagai bagian dari harta peninggalan majikannya di Singapura.

Kisah tersebut sebenarnya telah diberitakan sejak beberapa tahun lalu. Namun, cerita tentang loyalitas seorang pekerja rumah tangga yang berujung pada warisan bernilai jutaan dolar Singapura kembali beredar luas di media sosial.

Mengabdi Puluhan Tahun

Christine diketahui telah bekerja untuk Quek Kai Miew, seorang dokter sekaligus filantropis di Singapura, sejak 1986.

Selama lebih dari dua dekade, Christine tidak hanya menjalankan pekerjaan rumah tangga. Ia juga membantu merawat ibu dari Quek hingga perempuan tersebut meninggal dunia.

Hubungan antara keduanya kemudian berkembang menjadi kedekatan yang jauh melampaui hubungan antara majikan dan pekerja.

Setelah Quek meninggal dunia pada 2009, isi surat wasiatnya membuat nama Christine menjadi perhatian. Ia tercatat sebagai salah satu penerima harta peninggalan majikannya.

Warisan Capai Jutaan Dolar Singapura

Menurut laporan yang dikutip The Straits Times, Christine memperoleh warisan sekitar 6 juta dolar Singapura.

Jika dikonversikan menggunakan nilai tukar saat ini, jumlah tersebut dapat mencapai puluhan miliar rupiah, meskipun nilai rupiahnya berbeda tergantung kurs yang digunakan.

Tidak berhenti pada uang tunai, Christine juga disebut memperoleh sebuah apartemen di kawasan Leonie Hill, salah satu kawasan properti di Singapura.

Dengan demikian, warisan yang diterimanya bukan hanya berupa uang, tetapi juga aset properti bernilai tinggi.

“Beruntung dengan atau Tanpa Uang”

Yang menarik, Christine tidak menggambarkan warisan tersebut semata-mata sebagai keberuntungan finansial.

Dalam pemberitaan yang dikutip Gulf News, Christine pernah mengatakan bahwa dirinya merasa menjadi pekerja rumah tangga yang sangat beruntung, baik memiliki uang tersebut maupun tidak.

Ia juga disebut telah mengetahui sebelumnya bahwa dirinya akan mendapatkan bagian dari harta sang majikan.

Bagi Christine, hubungan yang terjalin selama puluhan tahun dengan Quek menjadi bagian penting dari kisah tersebut.

Bukan Sekadar Hubungan Majikan dan Pekerja

Kisah Christine menjadi sorotan karena menunjukkan bagaimana hubungan personal dan kepercayaan dapat terbentuk selama seseorang bekerja bertahun-tahun untuk sebuah keluarga.

Selama lebih dari 20 tahun, Christine menjadi bagian dari kehidupan keluarga Quek. Kedekatan tersebut kemudian tercermin dalam keputusan Quek memasukkannya sebagai penerima warisan.

Kasus seperti ini memang tidak umum. Namun, pekerja rumah tangga dapat menjadi penerima warisan apabila mereka secara sah dicantumkan dalam surat wasiat atau dokumen pewarisan yang berlaku.

Kisah Lama yang Kembali Viral

Kisah Christine kembali ramai diperbincangkan di tengah munculnya berbagai konten media sosial mengenai pekerja rumah tangga yang memperoleh warisan besar dari majikannya.

Namun, penting untuk dicatat bahwa peristiwa Christine menerima warisan tersebut bukan kejadian baru pada 2026. Peristiwa itu berkaitan dengan warisan dari majikannya yang meninggal pada 2009 dan telah diberitakan sejak sekitar 2010.

Cerita tersebut tetap menarik perhatian karena memperlihatkan sisi lain kehidupan pekerja migran: sebuah pengabdian panjang yang kemudian mendapatkan penghargaan luar biasa melalui keputusan sang majikan dalam surat wasiat.

Warisan miliaran rupiah dan sebuah apartemen mewah akhirnya menjadi bagian dari perjalanan hidup Christine setelah puluhan tahun mengabdi.

kaje

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *