BNPB dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menetapkan korban meninggal akibat gempa Cianjur sebanyak 602 orang, data tersebut diperoleh di setiap Rumah Sakit di Cianjur dan Bandung, serta survei lapangan untuk memberikan santunan kerohiman.
Bupati Cianjur Herman Suherman, mengatakan ketimpangan data korban meninggal gempa Cianjur telah diselesaikan dengan BNPB, ujarnya saat menggelar jumpa pers di Pendopo Cianjur, Rabu (14/12/2022).
Ia pun berharap tidak perlu untuk dipersoalkan lagi terkait hal tersebut. Bahkan website BNPB menurutnya akan dirubah untuk mencantumkan data korban meninggal dari Pemkab Cianjur.
“Kami sepakat dengan BNPB dan itu sudah clear tidak dipermasalahkan,” katanya.
Mengenai rincian data tersebut, kata Herman, diambil dari 13 Kecamatan yang terdampak, diantaranya Kecamatan Cianjur 78, Cibeber 2, Cikalongkulon 1, Cilaku 27, Cugenang 397, Haurwangi 1, Karangtengah 13, Mande 1, Pacet 23, Sukaluyu 2, Sukaresmi 1, Warungkondang 50 dan Gekbrong 6.
Diberitakan sebelumnya, BNPB awalnya bersikukuh data itu sebanyak 335 jiwa yang benar serta akurat, lantaran diambil melalui proses identifikasi jenazah. Baca juga di Google News klik di sini >>
sumber: radarcianjur











