Viral sebuah video perundungan terhadap seorang siswa yang diduga terjadi di Sumedang, Jawa Barat. Dalam video tersebut, siswa tersebut mendapat perundungan dari belasan anak-anak lain yang seusianya.
Baca juga: Polisi : Lesti Kejora Terluka di Leher dan Tangan Akibat Kekerasan
Baca juga: Lesty Kejora Laporkan KDRT Suaminya Rizky Billar : Dicekik Dibanting
Dari seragam yang dipakai oleh mereka, terlihat bahwa mereka adalah siswa-siswa SMP. Pengeroyokan itu dilakukan di sebuah jalan yang dikelilingi banyak tanaman bambu. Siswa tersebut dihimpit hingga tak berkutik di tanah karena terus dipukuli hingga ditendang-tendang. Sekujur tubuhnya tak ada yang luput dari serangan anak-anak lain.
Tonton video di bawah ini
Nekat Ngelus Kepala Monster Muara di Kalimantan
Parahnya, selain dipukuli dan ditendang, ia pun hampir dilindas dengan ban depan sepeda motor yang dibawa oleh salah satu anak yang mengeroyoknya.
BACA TERUS
• 1 WN China Tewas Usai Ribut dengan Warga di Kukar Kaltim, Begini Kronologinya
• Korban Tragedi Kapal Karam Migran Libanon Bertambah 89 Tewas
Anak yang merekam video tersebut pun termasuk salah satu siswa yang melakukan pengeroyokan tersebut sambil mengucapkan kata-kata kasar dengan bahasa Sunda.
Video itu kemudian menunjukkan saat ketika korban tak lagi dikepung, ia menganggap bahwa anak-anak yang menyerangnya hanya berani jika keroyokan.
Setelah korban mengatakan hal tersebut, satu orang dari penyerangnya maju kembali dan memukulnya lagi.
Video ini diunggah oleh akun @banjarnahor di Instagram pada Kamis, 29 September 2022.
“Stop perundungan, bagaimana belajar di sekolah bisa kondusif kalau sikap-sikap seperti ini masih terus terjadi,” katanya.
Selain itu, ia pun juga memberikan informasi lain terkait di mana kejadian perundungan dan pengeroyokan ini terjadi.
“Dari info di dapat korban merupakan siswa di MTS dan pelakunya dari sekolah SMP negeri di Sumedang,” katanya.
Warganet pun mengecam keras aksi perundungan ini dan mendesak pihak-pihak terkait untuk segera mengusutnya.
Baca berita lainnya di Google News klik di sini >>
red/*
sumber: pikiranrakyat