Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menggelontorkan anggaran sebesar Rp2,2 Miliar yang diperuntukkan bagi 2.233 tenaga honorer di Kota Taman, sebagai bentuk penilaian karya.
Prestasi kerja tersebut akan diberikan kepada masing-masing pegawai honorer di lingkup Pemkot Bontang senilai Rp1 juta sebelum idulfitri 1444 Hijriah mendatang.
Akan tetapi, Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Agus Haris menyebutkan nominal tersebut masih terbilang kecil. Terlebih menurutnya tenaga honorer pun bekerja secara maksimal membantu berjalannya roda pemerintahan.
“Sudah sepatutnya mendapat tambahan apresiasi kerja”, sebutnya saat dikonfirmasi, Rabu (5/4/2023).
Selain itu, politisi yang sudah menjabat dua periode ini menilai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bontang 2023 mencapai Rp1,8 Miliar. Artinya mengalami kenaikan sejumlah Rp6 Miliar dari 2022 lalu..
Sehingga ia mengusulkan ada penambahan prestasi kerja bagi para tenaga honorer ini. Hal tersebut pun masih wajar sebagai apresiasi terhadap kinerja tenaga honorer. Penambahan tersebut juga bakal memicu semangat Tenaga Kontrak Daerah (TKD).
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang, Aji Erlynawati mengatakan, prestasi kerja tersebut bakal cair sepekan sebelum idulfitri sesuai petunjuk teknis yang sudah ditetapkan.
Adapun nominalnya masih sama dengan 2022 lalu, yakni tiap tenaga honorer di wilayah kota yang di kelilingi lautan ini akan mendapatkan prestasi kerja sebesar Rp1 juta.
“Bukan THR yah, kami menyebutnya prestasi kerja atau penilaian karya. Kalau Pegawai Negeri Sipil (PNS) kita belum bisa menentukan nominalnya tapi biasanya 1 kali gaji”, terangnya.
(kaje/red)











