JAKARTA, Dalam keterangan resmi yang disampaikan melalui akun Instagram Sekretariat Presiden, @sekretariat.presiden, Kamis (10/9) disebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sejak Senin malam langsung menginstruksikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) untuk segera melakukan pencarian terhadap lima jurnalis bersama tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau.
Instruksi Presiden tersebut langsung ditindaklanjuti TNI Angkatan Laut dengan mengerahkan sejumlah unsur kapal untuk memperluas pencarian di perairan Selat Sunda. Berdasarkan laporan KSAL, total terdapat 11 kapal gabungan yang dikerahkan dalam operasi pencarian.
11 Kapal Bergerak Menyisir Selat Sunda
Sebelas unsur yang dilibatkan dalam pencarian tersebut terdiri dari kapal perang TNI AL, kapal Angkatan Laut, unsur SAR, hingga kapal dari kepolisian.
Berikut daftar kapal yang dikerahkan:
- KRI Leuser-924
- KRI Kerambit-627
- KRI Lepu-861
- KAL Anyer I-3-64
- KAL Pohawang I-3-30
- RBB Peucang Lanal Banten
- RHIB SAR 02 Banten
- RHIB SAR 02 Lampung
- KN SAR Tetuka-247
- KN SAR Basudewa-224
- KP Sanjaya-7017
Pengerahan unsur tersebut dilakukan untuk memperkuat operasi pencarian sekaligus memperluas sektor penyisiran di sekitar perairan Selat Sunda.
Seluruh unsur pencarian bergerak secara terkoordinasi dengan membagi sektor penyisiran untuk menemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun delapan orang yang berada di dalamnya.
Lima Jurnalis dan Tiga Kru Masih Dicari
Rombongan tersebut diketahui berangkat menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
baca juga: Ini Identitas 8 Orang yang Hilang di Anak Krakatau: 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Masih Dicari
Mereka menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas vulkanik.
Salah satu anggota rombongan sempat mengirimkan titik lokasi sekitar pukul 14.42 WIB. Namun komunikasi kemudian terputus. Rombongan dilaporkan sempat berada di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau sebelum akhirnya tidak dapat dihubungi.
Lima jurnalis yang masih dalam pencarian yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews.id, Firman Daus dari Anadolu Agency, serta Donal Husni, jurnalis lepas. Tiga orang lainnya merupakan nakhoda, anak buah kapal (ABK), dan pemandu.
Operasi SAR Terus Diperluas
Pencarian terhadap rombongan terus dilakukan dengan memperluas wilayah penyisiran di perairan Selat Sunda.
Operasi tersebut melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI AL, Basarnas, kepolisian, serta unsur SAR lainnya.
Kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau menjadi salah satu tantangan bagi tim pencarian. Kondisi laut, cuaca, serta aktivitas vulkanik menjadi faktor yang harus diperhitungkan dalam pelaksanaan operasi.
Hingga perkembangan terakhir, delapan orang dalam rombongan tersebut masih dalam pencarian.
Presiden Prabowo Instruksikan Pencarian Secepatnya
Pernyataan dari akun resmi Sekretariat Presiden tersebut memperlihatkan bahwa pemerintah memberikan perhatian langsung terhadap proses pencarian rombongan yang hilang kontak.
Sejak laporan diterima pada Senin malam, Presiden Prabowo telah meminta KSAL segera mengerahkan kekuatan untuk melakukan pencarian. TNI AL kemudian mengirimkan kapal-kapalnya dan berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya.
Operasi pencarian kini terus dilakukan dengan harapan seluruh rombongan dapat segera ditemukan.
Doa dan harapan terus dipanjatkan agar lima jurnalis bersama tiga kru kapal segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Sumber: Sekretariat Presiden melalui Instagram @sekretariat.presiden, Sekretariat Kabinet RI, TNI Angkatan Laut, Basarnas, dan ANTARA.











