DPRD Bontang

Marak PKL Berjualan di Tugu Selamat Datang Membuat Kesan Kumuh, Dewan Minta Ditata Ulang

×

Marak PKL Berjualan di Tugu Selamat Datang Membuat Kesan Kumuh, Dewan Minta Ditata Ulang

Sebarkan artikel ini
berjualan di Tugu Selamat Datang Kota Bontang
PKL yang berjualan di Tugu Selamat Datang Kota Bontang

Maraknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Tugu Selamat Datang Kota Bontang mendapat sorotan dewan.

Menurut, Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina pada PKL tersebut menempati ruang publik yang bukan peruntukannya, sehingga dinilai membuat kesan kumuh.

Baca juga: DPRD Bontang Kembali Suarakan Soal Kemandirian Fiskal di Tiap OPD

“Kurang bagus aja di liatnya,” ujarnya, Rabu (9/8/2023).

Atos sapaan akrabnya ini pun meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk melakukan penataan ulang para PKL tersebut yang kian ramai memadati Tugu Selamat Datang.

“Mungkin bisa dibuatkan tempat tersendiri jadi lebih rapi, jangan jualannya di trotoar jalan,” timpalnya.

Selain itu, dikarenakan wilayah tersebut berbatasan langsung dengan wilayah Kutai Timur, maka Politisi Partai Gerindra ini menyarankan agar Pemkot Bontang berkordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur soal penataan ruang tersebut.

“Jadi saling koordinasi soal pembenahan ini,” tandasnya.

Diketahui, beberapa tahun belakangan ini para PKL semakin memadati Tugu Selamat Datang. Hal itu dimungkinkan lantaran Tugu Selamat Datang kerap menjadi tempat tongkrongan bagi warga Bontang. Baik individu, keluarga, maupun komunitas-komunitas otomotif.

Pemkot Bontang juga telah menganggarkan dana sebesar Rp 1,3 miliar untuk perbaikan tugu menggunakan APBD 2023 ini.

Perbaikan tersebut meliputi penambahan ornamen kuntul perak dan tiang, juga penataan kawasan di sekitar akses masuk dan lahan di bagian kiri tugu sebelah arah dari pusat kota.

(adv/kaje/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *