NasionalNews

KM Virgo Transport 8: 65 Penyelam Dikerahkan, 83 Korban Masih Dicari

×

KM Virgo Transport 8: 65 Penyelam Dikerahkan, 83 Korban Masih Dicari

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian korban KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. (Dok. Basarnas)

PARAGRAFNEWS.CO – Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa memasuki hari ke-14 pada Sabtu, 26 September 2026. Basarnas menambah kekuatan penyelam gabungan untuk melanjutkan pencarian korban yang masih berada di dalam maupun sekitar bangkai kapal.

Sebanyak 65 penyelam gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut. Mereka berasal dari Basarnas, TNI Angkatan Laut, Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI), serta unsur potensi SAR lainnya. Penyelaman dilakukan secara bergiliran dengan mempertimbangkan kondisi bangkai kapal dan keselamatan personel.

160 Korban Telah Ditemukan

Berdasarkan pembaruan Basarnas hingga Jumat, 25 September 2026 pukul 22.00 WITA, sebanyak 160 korban dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8 telah ditemukan.

Rinciannya, 108 orang ditemukan dalam keadaan selamat, sementara 52 orang meninggal dunia. Dengan demikian, masih terdapat 83 korban yang dalam proses pencarian.

Sebelumnya pada Jumat siang, tim SAR gabungan menemukan 10 korban meninggal dunia. Lima korban ditemukan oleh penyelam dari dalam bangkai kapal, sedangkan lima lainnya ditemukan di wilayah Kalimantan Tengah.

Penemuan tersebut menjadi bagian dari operasi pencarian yang terus diperluas. Basarnas menyatakan penyisiran dilakukan melalui penyelaman, pencarian di permukaan, serta dukungan udara.

Kondisi Bangkai Kapal Jadi Tantangan

Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan penyelam tidak dapat memasuki seluruh bagian kapal karena posisi bangkai KM Virgo Transport 8 masih dalam kondisi miring.

Area yang memiliki tingkat kestabilan rendah dihindari karena dapat membahayakan penyelam maupun personel penyelamat. Karena itu, pencarian dilakukan pada bagian kapal yang dinilai aman untuk dimasuki.

Kondisi tersebut membuat operasi bawah air membutuhkan kehati-hatian. Tim SAR juga menggunakan informasi dari hasil pemantauan bawah air untuk menentukan area pencarian berikutnya.

Pencarian Masih Berlanjut

Basarnas menegaskan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan masih terus dilakukan. Fokus operasi mencakup bangkai kapal serta wilayah perairan yang memungkinkan korban terbawa arus.

Dalam perkembangan sebelumnya, Basarnas menyebut posisi kapal yang masih miring menjadi salah satu faktor yang memengaruhi proses penyelaman. Keselamatan penyelam tetap menjadi pertimbangan utama selama operasi berlangsung.

Pantauan Paragrafnews.co: hingga pembaruan terakhir yang disampaikan Basarnas Jumat malam, jumlah korban yang telah ditemukan mencapai 160 orang dari 243 orang dalam manifes. Sebanyak 83 korban lainnya masih dalam proses pencarian.

Sumber:

  • Basarnas
  • ANTARA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *