DPRD Bontang

Gelar Reses, Amir Tosina Tampung Aspirasi Warga

×

Gelar Reses, Amir Tosina Tampung Aspirasi Warga

Sebarkan artikel ini
Amir Tosina GELAR RESES
Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina saat gelar reses / ist

Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina menampung aspirasi dari masyarakat pada saat reses yang berlangsung dikediamannya di Jalan Petran, Kelurahan Berbas Tengah, Bontang Kalimantan Timur, Rabu (17/8/2022) malam.

baca juga: Lebihi Target, Maming Apresiasi Capaian Serapan Anggaran DPPKB Bontang

Pembangunan rumat adat hingga kapal penyebarangan Bontang-Mamuju menjadi usulan warga.

Mengawali dialog Amir Tosina menyampaikan, bahwa dirinya saat ini menduduki sebagai Ketua Komisi III DPRD Bontang yang membidangi infrastruktur. Sehingga, seluruh pembangunan di Kota Bontang masuk dalam pengawasannya yang merupakan tugas DPRD.

baca juga: Tanggapi Usulan Dishub Tentang Terminal Tipe C, Sutarmin: Memang Wajib Ada

“Saat ini saya di Komisi III, tugas saya adalah pengawasan,  Legislasi dan Anggaran,” ujarnya Amir Tosina.

Mengingat beberapa kelurahan sudah masuk zona merah, saat reses berlangsung Amir Tosina mengingatkan agar konstituennya selalu menjaga prokes meski sudah disuntik vaksin agar tidak muda tertular Covid 19.

Amir Tosina merinci aspirasi yang disampaikan warga saat reses. Dari perbaikan jalan hingga kapal penyeberangan.

“Banyak aspirasi masyarakat yang disampaikan, mulai dari perbaikan jalan, pembangunan rumah adat Mamuju, banjir rob, kapal penyebrangan Bontang-Mamuju hingga tempat untuk pemberdayaan UMKM khususnya bagi warga Mamuju,” ungkapnya.

Ia mengatakan, semua aspirasi itu akan disampaikan kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti.

“Perbaikan jalan, banjir rob dan pemberdayaan UMKM akan saya sampaikan aspirasi dari masyarakat kepada pemerintah untuk ditindak lanjuti,” kata Amir Tosina.

Lanjutnya, Amir Tosina, sementara rumah adat Mamuju sudah saya anggarkan melalui aspirasi saya untuk anggaran perubahan tahun ini.

Sementara itu, kata Amir Tosina, untuk kapal penyebrangan Bontang-Mamuju, kata Amir, pihaknya sudah memperjuangkan sejak dua tahun lalu dan sudah melakukan kunjungan kerja hingga Kekementerian untuk meminta ditambah satu kapal untuk rute tersebut.

Terangnya, tinggal menunggu survei dari PT Pelni Pusat. “Semoga penyeberangan Bontang-Mamuju bisa direalisasikan,” tukasnya.

Baca juga di Google News disini >>
kaje/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *