Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang Bakhtiar Wakkang meminta agar rencana pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di SDN 012 Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan ditunda.
Penundaan ini disebut Bakhtiar Wakkang merupakan aspirasi warga RT 29 di sekitar sekolah, yang meminta agar terlebih dahulu dilakukan pelebaran jalan sebelum pembangunan gedung sekolah itu dikerjakan.
Pasalnya, kondisi jalan yang berimpitan dengan sekolah dan rumah warga itu sangat sempit hanya memiliki lebar 1 meter. Maka itu warga meminta agar jalan tersebut diperlebar 2-3 meter.
“Tahun lalu saya sudah pernah tinjau kesana dan memang terlalu sempit susah akses masuk,” ujarnya, beberapa waktu lalu, Senin (5/6/2023).
Selain itu, pelebaran jalan tersebut disebut BW sapaan akrabnya, sangat diperlukan untuk mempermudah akses keluar masuk kendaraan mobil jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya terjadi kebakaran.
“Jadi kalau mobil Damkar bisa masuk menjangkau kalau misalnya ada kebakaran,” timpalnya.
Selain itu, Politikus Partai Nasdem ini mengatakan, aspirasi itu perlu diperjuangkan lantaran kebutuhan sekolah dan masyarakat menurutnya sama-sama menggunakan aset milik negara. Maka ia berharap pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang bisa mengakomodir permintaan tersebut.
“Harapannya semoga permintaan pelebaran jalan itu bisa diakomodir. Apalagi sama-sama aset negara itu lahannya,” tandasnya.
Menanggapi itu, Kepala Disdikbud Kota Bontang, Bambang Cipto Mulyono mengatakan kewenangan pelebaran jalan tersebut bukan merupakan kewenangan Dinas Pendidikan.
Sementara itu, jika dilakukan pelebaran jalan maka harus dilakukan pembongkaran pagar sekolah dan mau tidak mau harus mengurangi aset berupa lahan sekolah milik negara. Pun, harus melalui proses yang panjang. Sementara RKB SDN 012 Tanjung Laut Indah mulai dikerjakan dengan waktu pelaksanaan selama 7 bulan
“Kebijakan mengurangi aset bukan kewenangan kami (Disdikbud). Kalau mau dilebarkan dengan membongkar pagar prosesnya pasti lama lagi,” ungkapnya.
(kaje/red)











