Dari sebanyak 1000 orang yang diajukan penerima program rantang kasih pemkot Bontang, namun hanya 88 orang yang terverivikasi berhak atas program tersebut, oleh sebab itu Anggota Komisi I DPRD Bontang Maming meminta Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Bontang lakukan verivikasi langsung ke lapangan.
“Rantang kasih ada 1000 an orang diajukan kedinsos dan setelah dilakukan verivikasi ternyata hanya 88 orang yang berhak, ujar Maming usai rapat kerja dengan Dinsos-PM digedung Sekretariat DPRD Bontang, Jalan Bessai Berinta, Kelurahan Bontang Lestari, Bontang, Kalimantan Timur. Senin (1/8/) kemarin.
Memang, lanjutnya Maming, kita mendorong dinsos terkait data yang diberikan dinsos melakukan verifikasi langsung.
“Jadi tidak hanya mendengar informasi tetapi dinsos sendri menurunkan tim untuk melakukan verifikasi,” sambungnya.
Lebih lanjut ia mengatkan, misalnya data yang miskin beberapa tahun lalu. Kita tidak tahu saat kehidupannya sudah berubah. Maka dinsos perlu melakukan verifikasi langsung ke lapangan.
Menurutnya, pelaksanaan rantang kasih sudah terus dilakukan perbaikan-perbaikan oleh dinsos. Seperti penyedian bahan makanan sudah baik.
“Terkait perbaikan yang dilakukan dinsos sudah sangat baik,” tukasnya.
Diketahui, Rantang Kasih merupakan salah satu program andalan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase-Najirah saat masa kampanye Pemilu 2021 lalu.
Program Rantang Kasih ini mulai diluncurkan pada Senin, 1 Maret 2022 di Pendopo Rumah Jabatan Walikota Bontang.
Program ini sebagai bentuk pemberian makanan siap santap bagi lanjut usia miskin dan terlantar di lingkungan Kota Taman.
red/kaje











