Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam kembali menyoalkan Rumah Sakit Taman Sehat Type D yang hingga saat ini belum juga difungsikan sesuai tujuan awal pembangunan infrastruktur gedung tersebut
Padahal, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pusat sudah sejak lama telah menginstruksikan agar rumah sakit tersebut segera difungsikan sesuai peruntukannya untuk pelayanan kesehatan masyarakat.
Hal ini diungkapkan langsung Andi Faiz saat rapat kerja penyampaian tanggapan atau jawaban Wali Kota Bontang terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Bontang atas Raperda Kota Bontang tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2022 di Gedung Sekretariat DPRD Bontang, Selasa (6/6/2023).
“Ini yang selalu jadi pertanyaan saya, gedung itu sudah jadi bahkan sudah ada instruksi BPKP untuk segera memfungsikan rumah sakit itu, tapi pemerintah belum juga merespon. Saya bingung niatnya pemerintah ini seperti apa,” ujar Andi Faiz.
Selain itu, menurut Andi Faiz proses pembangunan rumah sakit type D sudah dilakukan sesuai tahapan, baik mulai tahapan kajian, pendampingan dari berbagai dinas terkait, seperti dari dinas kesehatan.
“Artinya semua proses tahapan sudah berjalan dan sudah memiliki legal statement yang jelas dari BPK, BPKP, dan Kejaksaan,” timpalnya.
Maka, ia sangat menyayangkan jika rumah sakit itu tidak difungsikan hanya karena berdasarkan pernyataan Tenaga Ahli Utama Kedeputian II Bidang Pembangunan Manusia Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Brigjen TNI (Purn) dr. Noch Tiranduk Malissa terkait Rumah Sakit Type D Taman Sehat yang mengatakan, bahwa RS tersebut tidak layak karena UGD berada di atas, tidak strategis karena berdekatan dengan sekolah, pemukiman, dan Lab Kesda.
“Pernyataan KSP itu tidak bisa jadi dasar, karena tidak memiliki standar hukum yang jelas dan tentu itu justru jadi polemik. Apalagi itu bukan tugas KSP menyoal rumah sakit ini tidak layak. Dan lucunya itu diikuti pemerintah. Padahal banyak kok rumah sakit seperti di Jakarta yang didirikan dekat pemukiman bisa difungsikan kenapa ini (RS Taman Sehat) tidak bisa,” ungkapnya.
Politikus Partai Golkar ini pun berharap agar Pemkot Bontang kembali mempertimbangkan rumah sakit itu untuk segera difungsikan. Agar tidak membuang-buang anggaran.
“Harapannya semoga bisa segera difungsikan. Apalagi pembangunannya sudah banyak memakai anggaran,” tandasnya.
(kaje/red)











