Nasional

Pertalite Dikabarkan Naik Jadi Rp13.500 Mulai 26 September 2026, ESDM: Hoaks

×

Pertalite Dikabarkan Naik Jadi Rp13.500 Mulai 26 September 2026, ESDM: Hoaks

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pengisian BBM Pertalite di SPBU / AI

Paragrafnews.co | Jakarta — Kabar mengenai harga Pertalite naik menjadi Rp13.500 per liter mulai 26 September 2026 ramai beredar di media sosial. Informasi tersebut menyebut harga BBM subsidi yang saat ini Rp10.000 per liter akan mengalami kenaikan.

Namun, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi membantah kabar tersebut. Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga Pertalite menjadi Rp13.500 per liter seperti yang beredar di media sosial.

ESDM Pastikan Kabar Pertalite Naik adalah Hoaks

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menyatakan konten yang mengklaim harga BBM subsidi Pertalite naik menjadi Rp13.500 per liter merupakan berita bohong atau hoaks.

Keterangan tersebut disampaikan untuk merespons informasi yang beredar di media sosial mengenai rencana kenaikan harga Pertalite mulai 26 September 2026.

Dengan demikian, informasi berupa poster atau unggahan yang mencantumkan Pertalite Rp13.500 per liter pada tanggal tersebut bukan pengumuman resmi pemerintah.

Bahlil: BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

Selain bantahan terhadap kabar tersebut, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya menegaskan bahwa harga BBM subsidi, termasuk Pertalite dan Solar, tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026.

Kebijakan tersebut disebut sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, meskipun harga minyak dunia mengalami fluktuasi.

Keterangan mengenai kebijakan tersebut diberitakan Katadata dalam laporan mengenai bantahan pemerintah terhadap isu kenaikan Pertalite.

Artinya, kabar mengenai Pertalite yang disebut akan naik menjadi Rp13.500 per liter mulai 26 September tidak sesuai dengan kebijakan yang disampaikan pemerintah tersebut.

Harga Pertalite Tetap Rp10.000 per Liter

Hingga 24 September 2026, harga Pertalite masih Rp10.000 per liter.

Masyarakat juga perlu membedakan antara BBM subsidi dan BBM nonsubsidi. Penyesuaian harga pada sejumlah produk BBM nonsubsidi tidak secara otomatis berarti harga Pertalite ikut berubah.

Karena Pertalite merupakan BBM subsidi, perubahan harganya berkaitan dengan kebijakan pemerintah dan bukan semata-mata mengikuti pergerakan harga minyak dunia.

Mengapa Kabar Pertalite Rp13.500 Ramai?

Kabar tersebut mendapat perhatian karena disebarkan dalam bentuk konten visual di media sosial dan mencantumkan angka harga serta tanggal pemberlakuan secara spesifik.

Informasi seperti ini berpotensi dianggap sebagai pengumuman resmi apabila dibagikan tanpa memeriksa sumbernya terlebih dahulu.

Padahal, berdasarkan keterangan Kementerian ESDM, tidak ada kebijakan Pertalite naik menjadi Rp13.500 per liter mulai 26 September 2026.

Masyarakat Diminta Cek Sumber Resmi

Kementerian ESDM meminta masyarakat tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi mengenai harga BBM yang belum terverifikasi.

Untuk memastikan perubahan harga maupun kebijakan BBM, masyarakat dapat mengecek informasi melalui kanal resmi pemerintah atau Pertamina.

Kesimpulan: kabar Pertalite naik menjadi Rp13.500 per liter mulai 26 September 2026 adalah hoaks. Sampai 24 September 2026, harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *