AI NewsBeritaInternasional

Bagai Adegan Kiamat: Gelombang Panas Ekstrem Picu Karhutla Mencekam di Aljazair

×

Bagai Adegan Kiamat: Gelombang Panas Ekstrem Picu Karhutla Mencekam di Aljazair

Sebarkan artikel ini

Kebakaran hutan dan lahan dahsyat melanda kawasan timur laut Aljazair akibat gelombang panas ekstrem yang memicu puluhan titik api tak terkendali. Puluhan orang dilaporkan tewas

Bencana yang digambarkan warga setempat sangat mencekam ini memaksa evakuasi massal setelah api dengan cepat merembet di tengah tiupan angin kencang.

baca juga: Netizen Desak Presiden Prabowo Stop MBG Sehari untuk Borong Pesawat Pemadam Karhutla Canadair CL-415

Berdasarkan keterangan resmi dari pemerintah setempat, bencana ini merenggut nyawa belasan jiwa serta melukai puluhan orang lainnya.

Rincian Korban dan Wilayah Terdampak

Menteri Dalam Negeri Aljazair, Said Sayoud, menyampaikan dalam pernyataan resminya bahwa korban jiwa tercatat di tiga provinsi di wilayah timur laut:

  • Provinsi Jijel: 5 orang meninggal dunia.

 

  • Provinsi Bejaia: 4 orang meninggal dunia (termasuk seorang anak laki-laki berusia delapan tahun dan seorang wanita berusia 22 tahun).

 

  • Provinsi Tizi Ouzou: 3 orang meninggal dunia.

 

Selain korban jiwa, Mendagri Said Sayoud melaporkan sedikitnya 54 orang menderita luka bakar dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit, di mana enam di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Penanganan Darurat dan Situasi Lapangan

Layanan Perlindungan Sipil Aljazair (Civil Protection) mencatat ratusan titik api vegetasi membara secara serentak di berbagai wilayah utara negara tersebut.

Provinsi Bejaia tercatat sebagai salah satu wilayah yang paling parah dilanda api dengan puluhan titik kebakaran terdeteksi.

Petugas pemadam kebakaran bersama tim darurat dikerahkan secara maksimal untuk menjinakkan puluhan titik api yang diperparah oleh cuaca kering dan angin kencang.

Guna mengantisipasi bahaya susulan, otoritas keamanan (Gendarmerie) juga terpaksa menutup sejumlah jalan tol utama nasional yang menghubungkan wilayah-wilayah di bagian timur akibat jarak pandang yang buruk dan kepulan asap tebal.

Situasi darurat ini kembali memicu kekhawatiran mendalam akan kerentanan kawasan pesisir Mediterania terhadap bencana musiman yang kian diperburuk oleh dampak perubahan iklim global.

Pemerintah Aljazair terus mengimbau warga di zona merah untuk tetap waspada dan mematuhi instruksi evakuasi demi keselamatan jiwa.

kaje/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *